Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polemik Kali Item

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Kali Sentiong Sunter atau kali item yang berada di belakang wisma atlet Asian Games, Kemayoran, Jakarta,dipenuhi sampah dan menebar bau busuk.
Kali Sentiong Sunter atau kali item yang berada di belakang wisma atlet Asian Games, Kemayoran, Jakarta,dipenuhi sampah dan menebar bau busuk.
Iklan

Pemerintah DKI Jakarta sudah tak punya waktu untuk membersihkan Kali Sentiong di Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum perhelatan Asian Games dimulai pada awal Agustus nanti. Pekerjaan besar mengeruk, menjernihkan, dan menghilangkan bau busuk dari sungai yang melintas di depan permukiman atlet di Wisma Kemayoran itu jelas tak akan selesai sebelum Ibu Kota kedatangan tamu-tamu istimewa dari mancanegara.

Karena itu, perdebatan soal langkah Gubernur Anies Baswedan memasang jaring hitam untuk menutup sungai yang, lantaran saking kotornya, lebih dikenal dengan nama "Kali Item" ini juga tak banyak gunanya. Lepas dari pro dan kontra di media, apa pun yang bisa dilakukan untuk mengurangi aroma tak sedap dari kali itu harus dicoba demi kenyamanan para atlet Asian Games setelah bertanding membela negaranya.

Mau tak mau, mengingat waktu yang kian pendek, solusi temporer memang harus diupayakan. Kita berharap pemasangan nano bubble dan aerator untuk menyaring air kotor di Kali Sentiong juga bisa mengurangi kejorokan sungai itu.

Keterlambatan pemerintah mengantisipasi kotornya Kali Sentiong, yang apesnya melintas persis di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, tentu tetap harus dikritik. Kondisi ini lagi-lagi mencerminkan ketaksiapan pemerintah Jakarta menyambut pesta olahraga akbar se-Asia yang akan dibuka kurang dari sebulan lagi.

Apalagi kondisi suram Kali Item bukan satu-satunya persoalan. Sebelumnya, kita tahu, trotoar di jalan protokol Sudirman-Thamrin juga masih amburadul serta bendera-bendera negara peserta Asian Games dikibarkan di batang-batang bambu yang terkesan seadanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ke depan, Gubernur Anies harus mencari solusi jangka panjang untuk membersihkan semua sungai di Jakarta. Pasalnya, tantangan dalam pembersihan sungai bukan main-main. Survei Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pada Maret-April lalu menemukan konsentrasi bakteri E. coli yang sangat tinggi pada 20 sungai di Jakarta. Di Sungai Mookervart-yang menghubungkan Kali Angke dengan Sungai Cisadane di Tangerang-misalnya, ditemukan kandungan E. coli jauh di atas standar yang diizinkan pemerintah.

Limbah detergen juga memperburuk polusi sungai. Air di Kali Buaran saja mengandung methylene blue active substance (MBAS) sebesar 11.550 mikrogram per liter, lagi-lagi jauh di atas ambang baku mutu air yang sehat. Kondisi ini sudah terjadi bertahun-tahun tanpa solusi yang memadai.

Pembersihan sungai di Jakarta juga harus melibatkan masyarakat. Survei Japan International Cooperation Agency beberapa tahun lalu menemukan bahwa penyumbang limbah sungai terbesar di Jakarta adalah rumah tangga. Itulah sebabnya instalasi penanganan limbah cair yang terpadu amat mendesak dibangun di Ibu Kota.

Publik menanti langkah nyata Gubernur Anies Baswedan menangani masalah kebersihan sungai ini. Lepas dari hiruk-pikuknya di media sosial, polemik jaring hitam di atas Kali Item mengirim pesan bahwa warga benar-benar merindukan sungai-sungai di Jakarta bersih, jernih, dan tak berbau busuk. Tentu bukan hanya selama Asian Games, melainkan untuk seterusnya, demi kenyamanan bersama warga Ibu Kota.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

15 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

16 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

17 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

18 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

24 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

42 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

52 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024