Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Euforia Zohri

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri mencatatkan waktu 10,18 detik pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu, 11 Juli 2018. Ia mengalahkan dua atlet unggulan dari Amerika Serikat. REUTERS/Lehtikuva
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri mencatatkan waktu 10,18 detik pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu, 11 Juli 2018. Ia mengalahkan dua atlet unggulan dari Amerika Serikat. REUTERS/Lehtikuva
Iklan

Keberhasilan Lalu Muhammad Zohri menjuarai nomor lari 100 meter dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia jelas membanggakan. Ia merupakan atlet pertama Indonesia yang menjadi juara dunia kejuaraan atletik junior itu. Namun pujian kepadanya semestinya tak berlebihan.

Kejuaraan yang diikuti Zohri merupakan kompetisi tingkat junior. Catatan waktunya, 10,18 detik, belum melewati rekor nasional milik Suryo Agung Wibowo (10,17 detik) yang dibuat di SEA Games 2009. Catatan waktu Zohri juga masih jauh untuk bersaing di tingkat elite Asia. Juara Asian Games 2014, Femi Ogunade asal Qatar, merebut medali emas dengan torehan waktu di bawah 10 detik. Sprinter Cina, Su Bingtian, juga mengukir waktu yang sama. Zohri bakal menghadapi persaingan berat di Asian Games. Belum lagi pesaing dari Jepang, Korea, dan kawasan Asia Tenggara.

Zohri sebaiknya terus mempertajam catatan waktu pribadinya. Dalam satu tahun terakhir, torehan waktunya memang menajam. Program yang sudah berjalan dengan baik ini jangan sampai buyar gara-gara sanjungan berlebihan. Euforia yang terjadi pada saat ini dikhawatirkan malah akan menjadi bumerang bagi pemuda kelahiran Nusa Tenggara Barat ini dalam persiapan menuju pesta olahraga empat tahunan itu. Tak perlu menjadikan Zohri selebritas dadakan dengan mengundangnya ke berbagai acara seremoni ataupun talk show yang tak penting.

Gangguan terbesar datang dari para politikus, yang berusaha mengambil panggung. Semua berlomba-lomba menunjukkan diri seolah-olah mereka memiliki peran dalam keberhasilan Zohri. Sikap konyol seperti itu akan membuyarkan konsentrasi sang atlet. Kita sudah sering melihat atlet junior yang layu sebelum berkembang gara-gara direcoki berbagai kegiatan non-olahraga.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemberian apresiasi kepada Zohri sebaiknya ditunda. Apalagi Asian Games tinggal sebulan. Ia tetap harus berfokus pada lomba. Penghargaan berupa uang bonus Rp 250 juta dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, bantuan renovasi rumah dari Presiden Joko Widodo, atau tawaran menjadi pegawai negeri sipil maupun militer tanpa syarat, boleh-boleh saja diberikan. Hanya, kurang pas bila diserahkan saat ini.

Belum lagi, timbul ekspektasi tinggi terhadap Zohri untuk merebut medali di Asian Games. Padahal persaingan sangatlah ketat. Sebaiknya Zohri tidak dibebani apa pun. Biarkan dia berkembang secara alami. Usianya masih muda. Publik harus bersabar untuk membentuknya menjadi atlet dengan teknik berlari sempurna. Zohri masih dalam proses menjadi bintang, jangan sampai langkahnya terhenti sebelum mencapai kematangan.

Yang perlu diperhatikan justru adalah bagaimana menjaga kesinambungan prestasi Zohri dalam jangka panjang. Prestasinya tak datang dalam semalam. Capaian Zohri merupakan buah pembinaan jangka panjang Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia sejak 2014 terhadap atlet muda. Program inilah yang harus dilihat pemerintah dan dijadikan sebagai model pembinaan jangka panjang untuk cabang olahraga lain.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

8 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

23 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

24 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

30 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

58 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024