Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Seribu Kilometer Hingga ke Pantai

image-profil

Oleh

image-gnews
Film Kulari ke Pantai. Miles Film
Film Kulari ke Pantai. Miles Film
Iklan

Seribu kilometer.

Dari Jakarta ke Banyuwangi, mereka akan menempuh seribu kilometer agar bisa menyentuh pantai G-land. Sam (kepanjangan dari Samudra Biru) telah bersepakat dengan sang ibu, Uci untuk mengadakan perjalanan panjang melalui darat, bernyanyi bersama, makan enak di setiap perhentian serta yang paling utama bertemu dengan Kailani Johnson, surfer profesional yang tubuhnya bergerak seperti ombak. Sang ayah, Irfan (Ibnu Jamil) bersetuju saja dengan acara ibu-anak ini. Mereka akan memulai perjalanan dari Jakarta sembari menghadiri hari ulang tahun eyang puteri di Jakarta (Laksmi Notokusumo).

Tapi rencana asyik itu  terganggu. Ketika keluarga Irfan yang menetap di Rote nun di Nusatenggara Timur, menjenguk keluarga besar mereka di Jakarta, sebuah insiden terjadi.

Pada hari ulang tahun Grandma—demikian para cucu menyebut beliau—ternyata sepupu Sam yang sudah lama tak ditemuinya sudah berubah menjadi anak kota yang angkuh. Sementara para orang-tua juga saling bergesek tak nyaman, anak-anak malah bertengkar dengan tema: kota versus desa.

Film Kulari ke Pantai. Miles Film

Para ibu gelisah. Solusi: Happy dipaksa ikut sepupunya menempuh seribu kilometer agar bisa dekat kembali dengan Sam. Sogokan ala ibu-ibu kota? Happy boleh nonton konser.

Sejak awal, jelas sineas film ini bercita-cita membuat dua tema: film anak dan keluarga serta film perjalanan (road-movie). Untuk yang pertama, duo sutradara Riri Riza dan produser  Mira Lesmana sudah pernah berhasil menyajikan Petualangan Sherina (2000) dan Laskar Pelangi (2008). Film perjalanan pun sudah pernah mereka produksi berjudul Tiga Hari untuk Selamanya.

Film anak-anak yang menjadi “kemudi” cerita dalam sebuah perjalanan panjang adalah satu jenis kerumitan lain.

Sam dan Happy memiliki kepribadian yang berlawanan: Sam gemar alam dan pantai, mandiri dan tomboy sementara Happy adalah anak urban yang merasa harus masuk dalam anggota ‘glam-girl’ , selalu berbahasa Inggris dan rajin berdandan. Maka konflik sepupu yang panas-dingin serta festival cemberut-cemberutan kedua cewek cantik ini sudah diselenggarakan sejak awal.

Meski ini film keluarga, tentu Riri Riza sadar penonton tak mau terus menerus mengurus dua anak yang ngambeg. Maka di antara itu, kita akan menemui serangkaian comical relief macam Dodhit Mulyanto yang berperan sebagai Mukhidi ,si penunggu hotel yang hobi berbicara kencang seolah lawan bicaranya tuli dan anak lelakinya Wahyu yang ditantang berkelahi oleh Sam (catatan: alangkah senangnya melihat ada anak perempuan yang berani dan menang melawan anak lelaki).

Comical relief lainnya adalah tokoh Dani, orang asing yang katanya lama di Papua, yang ke mana-mana membawa ukulele dan menganggap memainkannya sembari bernyanyi dan bercerita adalah solusi yang bisa mengatasi masalah dunia. Lantas ada si pencari bakat Mama Mela (Ligwina Hananto) dengan dedek-dedeknya yang juga kebetulan bertemu di jalan dan secara tak sengaja terlibat dalam salah satu puncak drama pertengkaran Sam versus Happy.

Film Kulari ke Pantai. Miles Film

Bagian ini terasa asyik, karena  babak awal film ini berjalan agak lambat dengan  perkenalan tokoh dan problem. Ritme baru terasa cepat dan gesit ketika mobil sudah mulai menyusuri berbagai titik Indonesia yang baru terasa bagi penonton Indonesia bahwa negeri ini memang terdiri dari ratusan mutiara yang indah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Film ini tetap sebuah drama. Pertengkaran demi pertengkaran dan berbagai kejadian kemudian membuat cita-cita Sam untuk mendarat di G-land –sebuah pantai yang ombaknya tertinggi di dunia—semakin punah.

Dengan musik ringan  yang dinyanyikan kelompok RAN serta kedua peran utama, perjalanan seribu kilometer itu terasa menyenangkan. Semua pemain anak, baik Maisha Kanna, Lil’li Latisha dan M.Adhiyat tampil bagus.  

Tentu saja ada beberapa hal kecil yang mengganjal saya, misalnya: pertama, ada apa sih antara Uci dan abangnya sampai harus saling dingin dan tiba-tiba kita disajikan adegan mereka saling bermaafan? Hal lain, karena tidak semua penonton jago surfing, mungkin dahsyatnya Nona Kailani Johnson perlu sedikit diberi intro (bukan sekedar satu kalimat: dia surfer idola Sam) agar kita paham mengapa penting betul si kecil Sam harus menempuh perjalanan sejauh itu.

Ketiga, saya berharap  cerita ibu-anak dibuat lebih kental karena jelas Marsha Timothy diletakkan di sana untuk ledakan berikut setelah gebrakannya dalam film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (Mouly Surya, 2017). Ledakan itu tak terjadi lebih karena skenario memutuskan fokus harus pada drama sepupu.

Tapi itu semua tak mengapa, karena menyaksikan film ini tetap asyik karena kita seolah ikut bersama mereka di kursi belakang menyusuri Indonesia yang berbeda: yang menyegarkan dan jauh dari kegilaan kota besar. 

Yang mungkin mengganggu dan menyengat  mata saya adalah serangkaian  sponsor built-in yang agak “nyata” dibanding film-film Riri Riza dan Mira Lesmana sebelumnya.  Ini agak di luar kebiasaan duo sineas yang saya kagumi ini, karena pada film-film produksi mereka, rekaman sponsor itu  biasanya lebih halus.

Selebihnya, tekad saya sesudah menyaksikan film ini: mungkin sudah saatnya kita membuang laptop, menggandeng anak  dan menyusuri seribu kilometer menuju pantai terindah milik negeri ini.

KULARI KE PANTAI

Sutradara: Riri Riza

Skenario: Gina S.Noer, Mira Lesmana, Riri Riza, Arie Keriting

Pemain: Marsha Timothy, Lukman Sardi, Maisha Kanna, Lil’li Latisha, Ibnu Jamil,

Produksi: Miles Films bekerja sama dengan Ideosource Entertainment, Base dan Go-Studio

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

11 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

25 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

26 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

26 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

27 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

33 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

52 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024