Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tragedi Selayar yang Memilukan

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Kapal KM Lestari Maju karam di perairan Selayar, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 Juli 2018, pukul 14.30 WITA. ISTIMEWA
Kapal KM Lestari Maju karam di perairan Selayar, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 Juli 2018, pukul 14.30 WITA. ISTIMEWA
Iklan

Hanya dalam hitungan hari, tragedi kapal tenggelam bersama penumpangnya kembali terjadi. Ini memprihatinkan. Transportasi laut sebagai salah satu andalan belum dikelola dengan baik. Pemerintah semestinya cermat mengawasi kapal-kapal yang tidak layak beroperasi dan menata kembali sistem transportasinya.

Peristiwa kapal karam yang terakhir menimpa KM Lestari Maju pada 3 Juli lalu. Sebanyak 33 dari 164 penumpangnya meninggal. Kapal yang juga membawa bahan makanan serta kendaraan roda dua dan roda empat ini tenggelam di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Pemicu kecelakaan diduga adalah kondisi kapal yang sudah rapuh, kerusakan mesin, dan kebocoran pada lambung.

Dalam sebulan terakhir sedikitnya terjadi lima kecelakaan kapal di perairan Indonesia. Pada 12 Juni lalu, KM Cikal tenggelam di perairan Banggai, Sulawesi Tengah, dan KM Arista karam di perairan Selat Makassar. Dari dua peristiwa ini, korban meninggal 18 orang. Sehari kemudian, KM Albert juga masuk ke dasar laut di perairan Pulau Maspari, Sumatera Selatan. Sebanyak 25 orang dapat diselamatkan, tapi dua orang lainnya meninggal.

Kecelakaan tragis berikutnya menimpa KM Sinar Bangun, yang tenggelam di Danau Toba pada 18 Juni lalu. Dari 190 penumpangnya, belum seluruhnya ditemukan. Terus berulangnya tragedi yang umumnya disebabkan oleh kerusakan kapal ini memperlihatkan minimnya perawatan kapal dan pengawasan kelaikan sarana angkutan tersebut.

Kabupaten Selayar merupakan satu-satunya daerah yang daratannya terpisah dari Provinsi Sulawesi Selatan. Ada dua cara menuju Selayar: lewat udara dan laut. Di Selayar sudah ada bandara perintis Aropala. Sampai saat ini baru dua kali dalam seminggu ada penerbangan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Minimnya jadwal penerbangan dan mahalnya harga tiket pesawat membuat masyarakat memilih jalur laut, berangkat dari Pelabuhan Bira, Bulukumba.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pilihan kapal pun tidak banyak. Jumlahnya hanya dua, salah satunya KM Lestari Maju dengan frekuensi pelayaran dua kali sehari. Waktu tempuh dari Pelabuhan Bira ke Selayar sekitar 2,5 jam. Karena hanya ada dua kapal, jumlah penumpang nyaris tak dibatasi dan berapa pun volume barang akan diangkut. Tidak ada tiket ataupun manifes. Intinya, standar keselamatan transportasi ini cenderung diabaikan oleh kapten kapal serta pengawas dan petugas pelabuhan.

Perairan Indonesia sangat luas, tapi transportasi air belum diurus secara serius. Sarana yang tersedia masih jauh dari memadai. Bukan hanya kapal-kapal yang dibiarkan beroperasi apa adanya, fasilitas pelabuhan pun-terutama yang tradisional-dalam kondisinya ala kadarnya. Akibatnya, ketika terjadi kecelakaan, jatuh banyak korban jiwa.

Kementerian Perhubungan harus segera menata kembali sistem keselamatan transportasi laut ini. Kementerian jangan hanya mencari siapa yang bersalah. Harus ada evaluasi menyeluruh, dari pucuk pimpinan sampai petugas lapangan. Jika tidak dievaluasi, tragedi di laut akan terus terulang.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

7 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

22 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

23 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

29 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

57 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024