Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hormati Masa Tenang

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Petugas Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) bersama Satpol PP Aceh Selatan menertibkan alat peraga kampanye peserta pilkada serentak 2018 di Tapaktuan, Aceh Selatan, Ahad, 24 Juni. Penertiban alat peraga kampanye dilakukan Panwaslih karena pilkada memasuki tahapan masa tenang menjelang hari pencoblosan pada 27 Juni 2018. ANTARA
Petugas Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) bersama Satpol PP Aceh Selatan menertibkan alat peraga kampanye peserta pilkada serentak 2018 di Tapaktuan, Aceh Selatan, Ahad, 24 Juni. Penertiban alat peraga kampanye dilakukan Panwaslih karena pilkada memasuki tahapan masa tenang menjelang hari pencoblosan pada 27 Juni 2018. ANTARA
Iklan

Tahapan pemilihan kepala daerah yang berlangsung serentak di 171 daerah-17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten-di Indonesia memasuki masa tenang, yang dimulai Ahad kemarin hingga besok. Inilah periode ketika segala bentuk kampanye tidak lagi diperbolehkan. Pemilih diberi kesempatan untuk merenung ulang pilihan mereka sebelum memberikan suara pada hari pemilihan.

Tapi laporan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkapkan telah terjadi banyak pelanggaran oleh peserta pilkada. Pelanggaran itu misalnya berupa kampanye terselubung melalui media sosial. Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 pasal 50 mengharuskan peserta pilkada menutup akun resmi di media sosial paling lambat satu hari setelah masa kampanye berakhir. Aturan ini diakali. Kampanye dilakukan melalui akun-akun partisan untuk mempengaruhi pemilih secara personal di masa tenang.

Yang juga banyak terjadi adalah praktik politik uang. Meskipun peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mencoba mencegah praktik kotor ini, misalnya dengan melarang door prize dalam kampanye, banyak tim sukses yang di masa tenang ini bergerilya menabur janji dan "menabur" uang tunai dari pintu ke pintu.

Sudah seharusnya setiap calon kepala daerah menghormati masa tenang, demikian pula partai-partai politik dan masyarakat. Setelah setiap calon memperkenalkan diri dan mencoba merebut simpati para pemilih sejak Februari, inilah saatnya pemilih mempertimbangkan dengan jernih pilihannya. Bagi pemilih, pertimbangan ini amatlah penting. Sebab, pilihan yang keliru di kotak suara pada hari pemilihan bisa berarti penderitaan hingga lima tahun berikutnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di banyak negara, masa tenang dibutuhkan untuk meredakan ketegangan yang terjadi selama kampanye. Tidak terkecuali di Indonesia. Kita sama-sama mafhum, kampanye tak jarang berlangsung sangat kasar, bahkan sampai terjadi bentrokan antar-pendukung dan jatuhnya korban jiwa. Di Kabupaten Empat Lawang pada Selasa, 12 Juni lalu, misalnya, satu orang tewas dan tiga orang lainnya terluka akibat tembakan yang dilepaskan pendukung salah satu calon. Nah, waktu tenang sebelum hari pemilihan juga penting untuk menurunkan tensi politik.

KPU dan Bawaslu mesti tegas mengawasi dan menindak pelanggaran ketentuan masa tenang, karena ada hukuman berat yang menanti pelakunya. Kalau terbukti bersalah, pasangan calon dapat didiskualifikasi dari pilkada, dipidana penjara hingga 72 bulan, atau dikenai denda maksimal Rp 1 miliar. Pidana yang sama diterapkan pula kepada pemilih yang dengan sengaja menerima pemberian atau janji.

Di sisi lain, warga diharapkan membantu melaporkan kecurangan di lingkungannya. Tapi akan lebih baik bila partai politik, pasangan calon, dan tim kampanye mematuhi aturan. Bagaimanapun, periode tenang perlu diperjuangkan agar sungguh menjadi waktu yang berkualitas bagi pemilih untuk menimbang mana calon kepala daerah yang pantas dipilih.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

11 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

25 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

26 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

26 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

27 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

33 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

52 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024