Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ancaman Hukuman Mati untuk Aman Abdurrahman

image-profil

image-gnews
Tersangka Aman Abdurrahman tiba di pengadilan negeri Jakarta Selatan, 30 Mei 2018. Sidang hari ini beragendakan pembacaan replik atau tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota pembelaan (pleidoi) terdakwa teroris Aman Abdurrahman. Tempo/Fakhri Hermansyah
Tersangka Aman Abdurrahman tiba di pengadilan negeri Jakarta Selatan, 30 Mei 2018. Sidang hari ini beragendakan pembacaan replik atau tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota pembelaan (pleidoi) terdakwa teroris Aman Abdurrahman. Tempo/Fakhri Hermansyah
Iklan

Laode Arham
Mahasiswa Pascasarjana Kriminologi Universitas Indonesia

Aman Abdurrahman, terdakwa kasus terorisme, akan menghadapi sidang vonis pada Jumat, 22 Juni, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia didakwa mengotaki lima serangan teroris, yakni bom Sarinah dan Kampung Melayu di Jakarta; bom gereja di Samarinda; penyerangan kantor Kepolisian Daerah Sumatera Utara; dan penyerangan terhadap polisi di Bima, Nusa Tenggara Barat. Jaksa telah menuntutnya dengan hukuman mati. Dalam sidang pembelaannya pada Mei lalu, Aman menolak semua dakwaan dan mengaku tidak terlibat dalam semua serangan teror yang dituduhkan, tapi ia mempersilakan hakim memberinya vonis mati.

Apakah penghukuman yang teramat berat, seperti hukuman mati, dalam kasus terorisme merupakan penghukuman yang memberi efek positif dalam penanggulangan terorisme di Indonesia? Apakah hal itu akan berdampak menurunnya aksi terorisme?

Salah satu hukuman yang dipandang paling kejam di dunia adalah hukuman mati. Eksekusi mati umumnya dilaksanakan di hadapan khalayak untuk menimbulkan efek jera bagi publik.

Studi Terance D. Miethe dan Hong Lu, yang secara khusus membuat perbandingan penologi di Amerika Serikat, Cina dan Arab Saudi, menjelaskan bahwa sanksi yang disponsori negara di berbagai konteks telah digunakan untuk memperkuat nilai, menghilangkan atau mengurangi ancaman kelompok minoritas, dan untuk mencegah perilaku kriminal. Hukuman fisik tertinggi, hukuman mati, telah berhasil mencapai beberapa tujuan ini, tapi belum terbukti memberi efek positif dalam menghalangi perilaku kriminal. Rendahnya tingkat kejahatan yang dilaporkan di Cina dan Arab Saudi paling baik dijelaskan oleh faktor-faktor yang terkait dengan dua aspek pencegahan, yaitu hukuman tertentu dan berat serta mekanisme informal yang kuat dari kontrol sosial yang meminimalkan terjadinya kejahatan dan penyimpangan (Miethe & Lu, 2005: 212).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Maka, hukuman mati untuk terdakwa teroris bukanlah penghukuman yang akan memberikan efek positif bagi penanggulangan terorisme di Indonesia. Hal itu tidak akan memberikan efek jera bagi pengikut dan simpatisannya. Hukuman mati tidak akan mencegah mereka dari rencana, niat, dan memanfaatkan peluang untuk melakukan aksi terorisme di masa yang akan datang.

Hal ini terbukti dengan dampak yang terjadi setelah eksekusi mati trio bom Bali: Imam Samudra, Muchlas, dan Amrozi. Ketiganya dieksekusi dengan ditembak di Nusakambangan pada 9 November 2008. Setelah itu, aksi teror terjadi di Hotel J.W. Marriot dan Ritz-Carlton (2009), dilanjutkan dengan berbagai serangan sejak 2010 yang kemudian memicu lahirnya kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang masih eksis hingga sekarang, dukungan kepada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2014, serangan Thamrin (2016), hingga serangan teroris di Surabaya pada 13 Mei lalu. Aksi terorisme melonjak drastis setelah 2008.

Menurut Miethe dan Lu, yang diperlukan adalah dua hal: hukuman tertentu dan berat serta kontrol sosial yang meminimalkan terjadinya kejahatan dan penyimpangan. Pertama, hukuman tertentu dan berat dapat dilakukan, misalnya, dengan menghukum pelaku dengan vonis seumur hidup, ditempatkan dalam penjara dengan standar keamanan maksimal yang memblokade secara total hubungan dan komunikasi dia dengan para pengikutnya. Terdakwa/terpidana seperti ini harus menjalani hukuman inkapasitasi secara ideologis: memutus total proses radikalisasi yang bersumber darinya, ditempatkan di bui khusus dengan dukungan manajemen khusus.

Kedua, menangkal radikalisasi dan penyebaran ideologi teroris, termasuk paham ISIS, yang biasanya dilakukan melalui media sosial atau media online dan media konvensional (tatap muka). Hal ini dapat dilakukan melalui kontrol sosial yang ketat yang melibatkan masyarakat, perusahaan media, organisasi nonpemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi massa keagamaan. Kontrol ini mencakup aspek pencegahan, kontra-radikalisasi, dan deradikalisasi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

1 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

14 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

15 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

16 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

17 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

22 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

41 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

50 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024