Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Parsel

image-profil

Oleh

image-gnews
Pedagang tengah merangkai parsel lebaran di kawasan Pasar Cikini, Jakarta, 4 Juni 2018. Para pedagang biasa menjual parcel mulai harga Rp 150 ribu sampai dengan Rp 1 juta. TEMPO/M Taufan Rengganis
Pedagang tengah merangkai parsel lebaran di kawasan Pasar Cikini, Jakarta, 4 Juni 2018. Para pedagang biasa menjual parcel mulai harga Rp 150 ribu sampai dengan Rp 1 juta. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

Manusia tidak sepenuhnya punya rasa puas, demikian menurut orang bijak. Betapa pun tingginya tingkat spiritual itu, tetap ada sifat tak puas menyelimuti dirinya. Sifat ini salah satu yang dibawa manusia lahir ke dunia.

Saya punya teman seorang pegawai negeri yang bekerja di Jakarta. Dia mau membawa mudik keluarganya ke Lumajang, Jawa Timur. Dia menyebutkan tahun ini pemerintah sangat memanjakan pegawai negeri dan dia sungguh merasa bersyukur. Tunjangan hari raya sudah diterimanya dan jumlahnya lebih besar dari tahun-tahun lalu karena saat ini dihitung berdasarkan tunjangan gaji, bukan hanya berpatokan pada gaji pokok.

Dia membayangkan perjalanannya akan lancar. Jalan tol di Jawa sudah sambung-menyambung. Kalaupun banyak istirahat di jalan dan tak harus buru-buru sampai kampungnya di Senduro, tidak menjadi persoalan. Pemerintah sudah menambah cuti bersama yang lebih dari cukup untuk merayakan Lebaran. Dia sering mengutip istilah yang sudah amat populer: nikmat apalagi yang kau dustakan?

Ketika saya bertanya apakah kenikmatan yang diberikan pemerintah ini membuat dia puas? "Ada yang saya anggap kurang tepat yang membuat saya kurang puas," katanya. Apakah itu? Dia menyebutkan larangan pegawai negeri menerima parsel berkaitan dengan Lebaran.

Hanya soal parsel? Bukankah itu sudah diberlakukan tahun-tahun lalu? Bukankah parsel yang dia terima beberapa tahun lalu–menurut pengakuannya–tak lebih dari Rp 200 ribu? Apalah artinya dibanding tunjangan hari raya yang dia terima berlipat-lipat tahun ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ternyata urusan parsel bukan hal sepele. Dia mengatakan dalam parsel ada filsafat untuk menjalin kekerabatan. Tak melulu parsel sebagai simbol suap. Juga tak semua parsel diberikan kepada orang yang punya jabatan. Dengan kriteria itu, dia menganggap larangan menerima parsel bagi pegawai negeri justru menghilangkan simbol guyub antarsahabat. "Apalagi sahabat lintas agama, sangat terasa itu. Di Senduro kan ada pura Hindu yang besar, dulu saya suka membagi-bagikan parsel ke teman-teman di pura itu kalau ada hari raya Hindu. Kalau Lebaran, mereka mengirim parsel ke saya. Isinya buah-buahan dan jajan yang tidak mahal," kata teman saya. "Repot kalau hal ini harus dilaporkan. Lebih repot lagi karena bisa menyinggung perasaan orang yang memberi parsel kalau kemudian bawaan itu dioper ke panti asuhan. Ada cara lain untuk bersedekah ke panti asuhan, bukan dengan meneruskan isi parsel dari para sahabat."

Saya jadi ingat tradisi komunitas muslim di Bali yang selalu menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat non-muslim di sekitarnya. Apakah itu di Desa Kepaon, Denpasar, atau di Desa Pegayaman, Bali Utara, atau di banyak tempat lagi. Pada hari raya Hindu, warga muslim membawa buah dan masakan ke tetangga non-muslim. Jika Lebaran, gantian warga muslim mendapat kiriman. Tradisi itu disebut dengan ngejot. Di era modern, tradisi ngejot berkembang. Jajanan dan buah-buahan itu dikemas rapi, bahkan banyak dipesan di pasar swalayan. Bukankah itu oleh orang modern disebut parsel?

Saya setuju kalau parsel jenis ini tidak dilarang karena semua agama tidak melarang umatnya saling berbagi makanan. Dan parsel jenis ini jauh dari gratifikasi yang harus dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Mungkin perlu dibuat aturan dengan batasan nilai. Kalau nilainya Rp 100-200 ribu, tak usah dilaporkan. Dengan begitu, tradisi kekerabatan yang diwariskan leluhur kita tetap lestari, termasuk bersama sahabat yang kebetulan tugasnya sebagai abdi negara.

PUTU SETIA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

1 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

15 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

16 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

16 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

17 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

23 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

42 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

51 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024