Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Setelah Artidjo Pensiun

Oleh

image-gnews
Artidjo Alkostar. dok.TEMPO
Artidjo Alkostar. dok.TEMPO
Iklan

Berakhirnya pengabdian hakim agung Artidjo Alkostar membuat pegiat antikorupsi gundah. Ia sulit tergantikan. Artidjo, yang genap 70 tahun pada Mei lalu, tidak pernah berkompromi terhadap koruptor. Ia salah satu hakim agung dari jalur nonkarier yang disegani di Mahkamah Agung.

Komisi Yudisial perlu bekerja lebih keras mencari pengganti Artidjo. Dari delapan calon hakim agung yang lolos seleksi Komisi, sejauh ini belum terlihat figur yang menonjol. Mereka diproyeksikan mengisi sejumlah kursi hakim agung yang kosong, termasuk pos yang ditinggalkan Artidjo. Sejumlah kandidat yang berasal dari jalur nonkarier sudah rontok pada tahap awal. Yang tersisa semuanya berasal dari hakim karier. Mereka sangat menguasai hukum dan berpengalaman, tapi integritasnya diragukan.

Saat diusulkan pemerintah menjadi hakim agung pada 2000, Artidjo jelas memenuhi dua syarat penting sekaligus. Ia ahli hukum yang berpengalaman karena pernah menjadi advokat dan dosen hukum. Lulusan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, ini juga memiliki integritas dan keberanian yang sudah diperlihatkan saat aktif di lembaga bantuan hukum.

Selama mengabdi di Mahkamah Agung, Artidjo dikenal sebagai figur pekerja keras. Setiap tahun ia menangani seribu lebih perkara demi mengurangi tumpukan perkara di Mahkamah, yang sempat menggunung sampai belasan ribu. Bersama hakim agung Syafiuddin Kartasasmita, ia menangani perkara kasasi korupsi mantan presiden Soeharto. Perkara ini sempat hendak dihapus pengadilan negeri dengan alasan terdakwa sakit permanen. Dalam vonis kasasi, Mahkamah memutuskan Soeharto tetap berstatus terdakwa dan harus diadili setelah sembuh.

Tokoh politik di zaman reformasi pun merasakan ketegasan putusan Artidjo. Hukuman mantan Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, yang dijerat korupsi impor daging sapi, ditambah 2 tahun menjadi 18 tahun penjara. Pada Juni 2015, Artidjo juga memperberat hukuman mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menjadi 14 tahun penjara.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hanya, ada pula putusan Artidjo yang kontroversial. Ia menghukum mantan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines, Hotasi Nababan, penjara 4 tahun dan denda Rp 200 juta meski kurang bukti. Artidjo juga menolak permohonan peninjauan kembali mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, yang dihukum karena menista agama. Mahkamah Agung semestinya mengoreksi vonis Basuki, yang dibuat dalam sidang pengadilan yang penuh dengan tekanan para pendemo.

Terlepas dari beberapa putusannya yang kurang pas, integritas dan kesederhanaan Artidjo layak dijadikan contoh. Figur seperti inilah yang perlu dicari lagi oleh Komisi Yudisial untuk dicalonkan sebagai hakim agung. Ia bisa berasal dari jalur hakim karier ataupun nonkarier. Komisi sebaiknya hanya menyodorkan calon hakim agung yang benar-benar bersih ke Dewan Perwakilan Rakyat. Jika perlu, Komisi menggelar seleksi ulang untuk mendapatkan kandidat yang mumpuni dalam bidang hukum sekaligus berintegritas.

Seleksi ketat diperlukan karena peran hakim agung sungguh penting. Dialah yang menjaga benteng terakhir peradilan. Di tengah korupsi yang masih merajalela, hakim agung juga menjadi wasit terakhir dalam mengawal kasus-kasus korupsi yang dibongkar Komisi Pemberantasan Korupsi. Artidjo mampu menjalankan fungsi ini dengan baik-peran yang semestinya bisa dilakukan figur lain yang berintegritas.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

6 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

20 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

21 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

21 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

22 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

28 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

47 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

56 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024