Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aksi Kerdil Pendukung Kaus

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Sejumlah masyarakat mengenakan kaus #2019GantiPresiden saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta, 29 April 2018. Masyarakat yang mengikuti aksi ini mengaku membeli kaos dan atribut lainnya tersebut secara mandiri. TEMPO/Muhammad Hidayat
Sejumlah masyarakat mengenakan kaus #2019GantiPresiden saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta, 29 April 2018. Masyarakat yang mengikuti aksi ini mengaku membeli kaos dan atribut lainnya tersebut secara mandiri. TEMPO/Muhammad Hidayat
Iklan

Intimidasi dan persekusi karena perbedaan pilihan politik tak perlu terjadi. Hal itu menunjukkan kedangkalan dalam berpolitik. Gesekan yang melibatkan kelompok berkaus #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja di arena car-free day (CFD) pada Ahad lalu hanya mempertontonkan ketidakdewasaan.

Baik kelompok #2019GantiPresiden maupun #DiaSibukKerja, yang muncul belakangan sebagai reaksi, wajib dipersoalkan karena melanggar aturan CFD. Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor tegas melarang kegiatan politis.

Kubu yang masing-masing merepresentasikan sikap anti dan mendukung Presiden Joko Widodo tersebut menggelar acara dalam kegiatan CFD di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, menggunakan atribut yang provokatif. Aksi dukung-mendukung dan tolak-menolak tokoh menjelang pemilihan umum jelas merupakan tindakan bermotif politik.

Sudah melanggar aturan, mereka masih bikin rusuh dengan aksi brutal yang tersebar viral di media sosial. Kegiatan CFD sejatinya diciptakan untuk mendorong masyarakat mencintai udara bersih yang bebas polusi. Namun kedua kelompok itu justru sudah menjadi "polutan" dalam CFD.

Petugas penegak aturan daerah, yakni Satuan Polisi Pamong Praja, mesti tegas membubarkan kegiatan politis di arena CFD. Pilihan lainnya adalah para peserta aksi politis itu harus melepas atribut kalau ingin melanjutkan acara di arena CFD.

Satpol PP DKI Jakarta bisa meminta bantuan kepolisian untuk menertibkan pengunjung yang anarkistis atau mengganggu kegiatan CFD. Berbeda dengan Satpol PP, kepolisian akan mengusut kasus di CFD jika memenuhi unsur tindak pidana. Demikian pula Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang langkahnya diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bawaslu akan menindak kontestan pemilu atau pendukungnya kalau mereka melanggar batas waktu kampanye yang telah ditetapkan. Sementara itu, saat ini Komisi Pemilihan Umum belum menetapkan tahapan pemilu dan pemilihan presiden 2019. Pendaftaran calon presiden pun baru akan dihelat pada Agustus mendatang. Celah inilah yang dimanfaatkan oleh kelompok pemakai kaus #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja.

Perbedaan pendapat bukanlah alasan pembenar konflik. Dukungan pun tak perlu ditampilkan secara provokatif tanpa mempedulikan ongkos sosialnya. Bergaya mengenakan kaus bertema politik tentu tak dilarang. Pebisnis atribut kampanye dan partai juga bebas menuai untung di tengah hangatnya tensi pada tahun politik ini.

Dukungan politik secara riil lebih dari sekadar mengenakan kaus seragam sambil berhura-hura di jalan raya. Dukungan mesti ditampilkan secara cerdas demi meraih simpati publik yang lebih luas. Tindakan melanggar aturan bukanlah prestasi yang bisa dibanggakan dari kedua kubu.

Perbedaan di negeri ini harus dilihat sebagai kekayaan dan tantangan, bukan halangan yang mesti dienyahkan. Apalagi cuma beda tulisan di kaus oblong.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

17 jam lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

14 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

15 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

15 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

16 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

22 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

41 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

50 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024