Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Investasi Maritim Melek Bencana

image-profil

image-gnews
Pertumbuhan Sektor Kelautan Ditargetkan 7 Persen
Pertumbuhan Sektor Kelautan Ditargetkan 7 Persen
Iklan

Yonvitner
Kepala Pusat Studi Bencana IPB

Mempertimbangkan bencana dalam investasi sektor kelautan dan perikanan menjadi penting karena negara kepulauan Indonesia termasuk surga bencana. Bencana dan investasi seperti dua sisi mata uang bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Untuk itu, pengembangan investasi kelautan dan perikanan setidaknya harus memperhatikan tiga hal utama. Pertama, pemahaman terhadap potensi risiko, intensitas, dan potensi dampak. Kedua, jaminan keberlanjutan akses dan sistem logistik barang antar-pulau. Ketiga, dukungan pemerintah, baik kebijakan, rencana tanggap darurat, maupun antisipasi bencana.

Potensi risiko bencana dari alam dapat dideteksi dari berbagai gejala alam, seperti siklus musiman curah hijau, suhu udara dan permukaan laut, perubahan tekanan, dan pengaruh siklus musiman lainnya. Potensi risiko dari teknologi terjadi karena kegagalan aplikasi teknologi yang dapat dideteksi dari umur teknologi, kegagalan operasional dan tata kelola teknologi, serta efek lingkungan terhadap teknologi kelautan. Sementara itu, potensi risiko sosial dapat diidentifikasi dari pola kondisi sosial dan respons masyarakat.

Potensi risiko sering kali tidak tunggal karena ada keterkaitan pada potensi yang digerakkan oleh gejala alam dengan kelalaian dan kegagalan teknologi serta antisipasi risiko sosial. Kasus pencemaran minyak di pesisir Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi contoh aktual bahwa bencana di pesisir terjadi secara mendadak yang berdampak secara ekologi, ekonomi, dan sosial. Kelalaian dalam antisipasi risiko bencana mengakibatkan kebocoran minyak meluas di badan air dan pesisir. Teknologi sistem peringatan dini harus diintegrasikan dalam pemantauan, sehingga semua potensi risiko dapat dimitigasi.

Paling tidak ada dua instrumen penting yang menjadi acuan tata kelola risiko bencana dalam investasi maritim. Pertama, melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pesisir, Laut, dan Pulau-pulau Kecil. Kedua instrumen ini menjadi roh bagi berkembangnya investasi kelautan dan perikanan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Walaupun dalam Pasal 14 dan penjelasan Pasal 15 Undang-Undang Perlindungan Lingkungan Hidup telah dijelaskan instrumen pencegahan pencemaran dan bentuk bencana, poin tentang risiko dan bencana belum disentuh secara mendalam. Kekuatan informasi, dari bentuk dan jenis risiko, intensitas risiko dan nilai kerugian ekonomi, belum didefinisikan. Risiko investasi dan bencana juga belum disentuh dengan baik dalam kajian lingkungan hidup strategis dan dokumen lingkungan. Begitu juga kajian dampak mengenai lingkungan hidup baru sebatas menyajikan informasi besaran dampak. Yang lebih penting adalah mensinergikan kajian dampak, risiko, dan bencana sebagai dasar investasi.

Dalam mempercepat dan memperkuat investasi ini, informasi risiko dan kebencanaan harus dipertajam dalam dokumen zonasi kawasan pesisir dan laut. Semua pemerintah provinsi harus segera mengkoordinasikan penyusunan dokumen zonasi, rencana pengelolaan, dan rencana aksi yang mengintegrasikan potensi risiko dan bencana. Zonasi itu tidak hanya membagi area konservasi, perlindungan, dan pemanfaatan, tapi juga harus mengadaptasi hak pemanfaatan yang menjabarkan risiko dan kebencanaan.

Dengan kelengkapan tersebut, sebagai negara mega-biodiversitas, kaya potensi investasi, dan surga bencana, kita akan mampu meyakinkan investor untuk berinvestasi. Kemampuan pemerintah dalam memahami pola pasokan dan permintaan, potensi investasi, pengaruh iklim, dan hazard di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil juga harus diiringi dengan insentif kebijakan. Insentif awal investasi adalah informasi risiko, hazard, dan langkah mitigasi dari wilayah yang akan dikembangkan.

Untuk itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta kementerian di lingkup koordinator kemaritiman harus melek bencana. Industri perikanan, wisata, eksplorasi, dan produksi minyak dan gas, energi laut, transportasi, dan kepelabuhan adalah sektor yang rentan bencana. Dengan skema otonomi daerah, pemerintah provinsi harus mengambil peran kepemimpinan dalam manajemen kawasan pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil dengan koordinasi Kementerian Koordinator Kemaritiman. Kemajuan investasi maritim akan sukses dengan kepedulian terhadap potensi bencana.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

8 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

22 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

23 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

23 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

24 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

30 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

49 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

58 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024