Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Darurat Ibadah Umrah

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Seorang Muslim memanjatkan doa di depan Kakbah saat Laylatul Qadar, di malam ke-27 bulan suci Ramadan, saat menjalankan ibadah umrah di Kota suci Muslim Mekkah, Arab Saudi, 22 Juni 2017. Laylatul Qadar merupakan malam turunnya Al Quran. AP Photo
Seorang Muslim memanjatkan doa di depan Kakbah saat Laylatul Qadar, di malam ke-27 bulan suci Ramadan, saat menjalankan ibadah umrah di Kota suci Muslim Mekkah, Arab Saudi, 22 Juni 2017. Laylatul Qadar merupakan malam turunnya Al Quran. AP Photo
Iklan

Kementerian Agama harus segera memperbaiki kinerjanya agar tak ada lagi korban penipuan baru oleh biro perjalanan ibadah umrah di seluruh Indonesia. Insiden puluhan ribu orang dikelabui sampai gagal beribadah ke Tanah Suci tak boleh terulang. Ke depan, pemerintah jangan hanya memperbaiki regulasi, tapi juga harus menerapkan mekanisme pengawasan yang ketat.

Penipuan ibadah umrah terbaru terungkap di Makassar, Sulawesi Selatan, pekan lalu. Polisi menggerebek sebuah biro perjalanan bernama PT Amanah Bersama Ummat (ABU) Tours dan menangkap pemiliknya, Muhammad Hamzah Mamba. Dia diduga menipu 86.720 calon anggota jemaah umrah dengan total duit yang digelapkan mencapai Rp 1,8 triliun.

Sebelumnya, kasus penipuan serupa dilakukan oleh First Travel, Solusi Balad Lumampah, dan Hannien Tour. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menerima 22.600 aduan yang menyangkut biro umrah setiap tahun. Terus bermunculannya kasus penipuan umrah semacam ini tentu amat memprihatinkan. Satu-satunya solusi untuk menghentikan skandal itu adalah membenahi dua hal yang menjadi titik lemah penyelenggaraan bisnis umrah selama ini: perizinan dan pengawasan.

Karena itu, inisiatif Kementerian Agama dua pekan lalu menerbitkan peraturan baru soal bisnis perjalanan ibadah umrah patut diapresiasi. Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2018, ditegaskan bahwa setiap calon peserta ibadah umrah harus melapor via sebuah aplikasi begitu terdaftar pada biro perjalanan. Aplikasi bernama Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SIPATUH) itu akan memantau setiap anggota jemaah yang sudah terdaftar sampai mereka kembali dari umrah.

Peraturan ini juga menegaskan bahwa seorang calon anggota jemaah hanya boleh diminta menunggu enam bulan, sebelum diberangkatkan. Jika lewat enam bulan, patut dicurigai biro perjalanan itu memutar dana jemaahnya dengan skema Ponzi atau multilevel marketing.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, peraturan baru ini melarang penyelenggara ibadah umrah memanfaatkan setoran biaya umrah dari anggota jemaah untuk keperluan selain perjalanan jemaah ke Mekah. Harga yang wajar untuk sebuah perjalanan umrah ditetapkan pemerintah sekitar Rp 20 juta. Biro perjalanan yang melanggar ketentuan ini terancam dicabut izinnya.

Namun peraturan sebaik apa pun bakal percuma tanpa penegakan hukum. Pembenahan pemantauan jemaah dengan aplikasi digital dan perbaikan sistem perizinan harus diikuti dengan pengawasan. Semua upaya perbaikan tersebut bakal sia-sia jika Kementerian Agama tak menerjunkan tim untuk memastikan seluruh regulasi baru ini dipatuhi dan dijalankan.

Dengan jumlah anggota jemaah umrah dari Indonesia rata-rata mencapai 1 juta orang per tahun, pembenahan bisnis perjalanan umrah jelas merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan partisipasi semua pihak. Tugas Kementerian Agama adalah memastikan semua biro perjalanan umrah bekerja sesuai dengan pedoman agar skandal penipuan jemaah umrah tak terjadi lagi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

7 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

22 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

23 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

29 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

57 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024