Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Akhiri Intervensi Politik ke Pertamina

Oleh

image-gnews
Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants, Andria Nusa memberikan sambutan saat meluncurkan buku Catatan Emas Dunia Balap Indonesia di Pasific Place, Jumat 26 Januari 2018. Tempo/Naufal Shafly
Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants, Andria Nusa memberikan sambutan saat meluncurkan buku Catatan Emas Dunia Balap Indonesia di Pasific Place, Jumat 26 Januari 2018. Tempo/Naufal Shafly
Iklan

MENTERI Badan Usaha Milik Negara Rini Mariani Soemarno semestinya tidak lagi mengambil keputusan yang menimbulkan konflik di PT Pertamina (Persero). Intervensi politiknya membuat perseroan minyak pelat merah itu tak bisa tumbuh cepat menjadi perusahaan kelas dunia.

Rini kini berselisih dengan Elia Massa Manik, direktur utama yang ia tunjuk untuk meredam konflik di antara manajemen pada Oktober 2016. Seperti pada kisruh sebelumnya, keputusan Rini mengubah nomenklatur jabatan menjadi biang persoalan. Ia menghapus jabatan Direktorat Gas, lalu membentuk dua pos baru, yakni Direktorat Pemasaran Retail dan Direktorat Logistik, Supply Chain, Infrastruktur. Manajemen yang lebih gemuk ini tak sejalan dengan tujuan Massa merampingkan struktur perseroan demi meningkatkan efisiensi.

Sebagai wakil negara pemilik 100 persen saham Pertamina, Menteri BUMN memang berwenang mengotak-atik formasi manajemen. Namun empat kali bongkar-pasang dewan direksi dalam setahun menimbulkan pertanyaan. Rini terkesan serampangan menggunakan kewenangannya. Lebih-lebih, tak pernah ada penjelasan transparan tentang alasan bisnis yang selalu diklaim menjadi dasar perombakan tersebut.

Intervensi Kementerian BUMN kembali menjadi biang persoalan. Dalam konflik sebelumnya, yang berujung pada penunjukan Massa, Rini membentuk jabatan wakil direktur utama, yang diisi Ahmad Bambang. Posisi ini menimbulkan kepemimpinan ganda karena sebagian kewenangan Direktur Utama Dwi Soetjipto ketika itu diambil alih wakilnya. Pertentangan ini telah menggerus kinerja perusahaan. Setelah pro dan kontra, Rini menghapus jabatan wakil direktur utama, tapi ia juga mencopot Dwi dari posisi puncak perusahaan itu.

Penunjukan Massa sebagai nakhoda baru, Maret tahun lalu, sedianya menjadi ikhtiar pemerintah buat mengakhiri perpecahan di tubuh manajemen. Kenyataannya, konflik kini berulang. Kisruh yang kembali terjadi itu memperlihatkan pemerintah setengah hati membesarkan Pertamina. Intervensi politik yang tak sejalan dengan perhitungan bisnis membuat pertumbuhan perusahaan ini tak bisa kencang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rencana Rini melanjutkan perombakan di pucuk pimpinan Pertamina sebaiknya tidak diteruskan. Apalagi jika tujuannya hanya untuk menyingkirkan mereka yang tidak setuju dengan keputusannya. Konflik berkepanjangan akan makin menghambat pertumbuhan Pertamina. Alih-alih berlari agar menjadi perusahaan kelas dunia, Pertamina tidak akan bisa melanjutkan berbagai rencana besarnya jika terus didera konflik akibat intervensi.

Situasi ini sepatutnya segera diakhiri. Apalagi Pertamina kini sedang bersiap untuk bergabung dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Realisasi pembentukan induk perusahaan minyak dan gas ini tinggal menunggu keputusan Menteri Keuangan. Secara teknis, langkah ini sedang menunggu penghitungan nilai saham PGN yang akan menjadi tambahan penyertaan modal negara ke Pertamina.

Jika terwujud, potensi suntikan kapasitas investasi ke Pertamina sebesar US$ 32 miliar atau sekitar Rp 416 triliun dalam 15 tahun ke depan harus dikelola oleh manajemen yang mumpuni dan solid. Pertikaian berkepanjangan akibat intervensi politik jelas akan merugikan Pertamina-dan pada akhirnya negara. Karena itu, Presiden Joko Widodo semestinya memerintahkan Rini secepatnya menghentikan kisruh ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

15 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

16 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

17 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

18 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

23 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

42 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

51 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024