Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Petaka Proyek Infrastruktur

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Crane proyek  pembangunan kontruksi Double Double Track (DDT) yang roboh di jalan Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta, 4 Februari 2018. PT Hutama Karya (Persero) selaku pelaksana proyek menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf atas insiden tersebut. TEMPO/Ilham Fikri
Crane proyek pembangunan kontruksi Double Double Track (DDT) yang roboh di jalan Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta, 4 Februari 2018. PT Hutama Karya (Persero) selaku pelaksana proyek menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf atas insiden tersebut. TEMPO/Ilham Fikri
Iklan

Ambruknya kepala pilar jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), kemarin, merupakan "lampu kuning" bagi pemerintah yang serba terburu-buru dalam membangun infrastruktur. Tak cukup hanya mengaudit sistem keselamatan kerja, pemerintah juga perlu menguji kelayakan seluruh proyek infrastruktur agar kelak tidak membahayakan publik.

Petaka yang melukai tujuh pekerja itu disebabkan oleh tidak kuatnya perancah gantung untuk membuat kepala pilar (pier head). Setelah pengecoran, kepala pilar yang masih basah itu ambruk. Petaka ini menambah panjang daftar kecelakaan dalam proyek infrastruktur. Dalam enam bulan terakhir, setidaknya terjadi 12 kecelakaan dalam berbagai proyek infrastruktur.

Setelah kecelakaan proyek jalan tol Becakayu, pemerintah langsung menyetop sementara seluruh proyek infrastruktur dan mengauditnya. Langkah ini sebaiknya dilakukan secara sungguh-sungguh dan bukan sekadar basa-basi untuk meredakan kecaman publik. Pemerintah harus mengevaluasi total proyek infrastruktur di Tanah Air. Banyak proyek yang dikerjakan terburu-buru, seperti mengejar setoran, sehingga ada kemungkinan mengabaikan kualitas konstruksi dan daya tahan bangunan.

Presiden Joko Widodo memang tengah gencar membangun ratusan proyek infrastruktur hingga ke pelosok daerah. Terbagi dalam proyek strategis nasional dan proyek prioritas, seluruh pembangunan infrastruktur pada kurun waktu 2015-2019 menelan biaya hingga Rp 4.197 triliun. Sekitar 42 persen dari total biaya menggunakan anggaran negara dan sisanya mengandalkan peran swasta.

Mencanangkan target penyelesaian proyek-proyek itu boleh-boleh saja. Hanya, pemerintah harus tetap cermat. Keselamatan pekerja harus diutamakan. Pemerintah juga perlu memastikan para kontraktor tetap menjaga mutu konstruksi. Ambruknya beton dinding underpass Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 20 meter pada awal Februari lalu menjadi contoh konkret pengabaian audit kualitas konstruksi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pembangunan infrastruktur juga perlu mempertimbangkan bahwa Indonesia termasuk negara yang rawan bencana alam. Audit rutin Bank Dunia terhadap infrastruktur di Indonesia selalu mencantumkan masalah yang penting itu.

Jangankan memikirkan konstruksi anti-bencana alam, yang biasa kita lakukan hanya sebatas menilai dan menguji tingkat biaya serta waktu penyelesaian proyek. Penekanan pada efisiensi dan tenggat penyelesaian ini menyebabkan pembangunan infrastruktur kerap dikerjakan asal-asalan. Kontraktor juga sering mengabaikan pedoman standar keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja. Akibatnya, banyak pekerja menjadi korban kecelakaan.

Presiden Jokowi boleh-boleh saja mendorong agar semua proyek infrastruktur kelar pada 2019 ketika masa kerja pemerintahannya selesai. Tapi jangan abaikan kelayakan dan mutu konstruksi. Pemerintah harus memastikan semua proyek dikerjakan secara cermat dan tidak membahayakan masyarakat.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

7 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

20 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

22 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

23 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

29 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

47 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

57 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024