Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gary Oldman dalam Tubuh Churchill

image-profil

Oleh

image-gnews
Darkest Hour. rogerebert.com
Darkest Hour. rogerebert.com
Iklan

We Shall Never Surrender”

Kalimat yang kini menjadi sebuah kalimat historis  yang membakar para anak-anak muda yang bergabung dengan Inggris melawan Nazi Jerman. Saat itu, tentu saja mereka tak tahu Nazi akan menemukan nasib buruknya. Pasukan militan yang mengerikan itu sudah mengalahkan  negara-negara penting di Eropa. Belgia sudah rontok dan  Nazi menguasai sebagian Prancis.  Itali  sudah menyodor-nyodorkan diri untuk menjadi penengah bagi Inggris  dan Jerman. Di bulan Mei 1940, Sekutu tampak di tepi kekalahan.

Adalah Winston Churchill yang mengucapkan kalimat itu. Di dalam film terbaru sutradara Joe Wright ini, kalimat itu tampaknya bukan hanya untuk perlawanan terhadap Nazi, tetapi justru untuk para penentang Chruchill di dalam lingkaran politik Inggris. Peperangan dalam film ini ternyata lebih menggambarkan peperangan intrik di dalam politik  Inggris yang berisik itu untuk memutuskan bagaimana caranya menghadapi orang edan bernama Hitler yang sudah merangsek seluruh Eropa.

 Sosok besar Perdana Menteri Churchill sudah puluhan kali ditampilkan melalui berbagai aktor, antara lain Brian Cox dalam film “Churchill” dan yang masih ditayangkan adalah Churchill versi John Lithgow dalam serial Netflix “The Crown”. Kali ini Gary Oldman memangku tugas berat itu.

Churchill dalam film Darkest Hour menyorot dengan intens saat-saat Churchill  diangkat menjadi Perdana Menteri sebagai ‘pilihan terpaksa’. Di dalam partainya dia dibenci, karena lidahnya yang terkenal tajam. Meski insting Churchill tentang Adolf Hitler memang tepat –bahwa Hitler adalah binatang buas yang mengancam kemanusiaan – tetapi pimpinan Churchill yang menggantikan Neville Chamberlain diterima dengan gerutuan dan ketidakrelaan.

Potongan film Darkest Hour. telegraph.co.uk

Seperti film Lincoln (Stephen Spielbirg, 2012) yang betul-betul menyorot hari-hari Lincoln memperjuangkan undang-undang anti perbudakan, film Darkest Hour juga hanya terfokus pada bagaimana Churchill harus menangkis dan melawan ‘musuh-musuh’ dalam negerinya sendiri, dan juga beberapa peragu dan pembencinya di beberapa negara Eropa lain. Setiap hari berganti, dengan menunjukan perubahan tanggal, kita melihat Gary Oldman dalam jubah dan riasan prosthetic yang telah menyulapnya menjadi Perdana Menteri tambun yang kita kenal. Musuh di dalam lingkarannya adalah Menteri Luar Negeri  Lord Halifax (Stephen Dillane) dan bekas Perdana Menteri Neville Chamberlain (Neville Chamberlain). Keduanya yakin Sekutu sudah kalah dan satu-satunya jalan keluar adalah negosiasi dengan Jerman melalui makelar Itali.

Sutradara Joe Wright sengaja tak mevisualisasikan  adegan legendaris Dunkirk bukan saja karena itu sudah digambarkan dengan luar biasa oleh Christopher Nolan dalam film Dunkirk (2017) ,tetapi karena Wright sendiri sudah menampilkan adegan panjang itu dalam karyanya sendiri, film Atonement  (2007). Yang penting bagi Wright adalah menunjukkan bagaimana Churchill harus berdebat keras untuk menyelamatan 350 ribu anggota pasukan yang terdampar dengan mengorbankan pasukan lain di Calais. Bagaimana dia mendapatkan ide agar mengirim kapal-kapal kecil milik warga sipil untuk menjemput pasukannya.

Yang paling penting di sini bukan lagi plot, karena sejarah sudah menunjukkan sekutu akhirnya memenangkan perang besar ini, melainkan bagaimana Gary Oldman menyandang dan membawa cerita ini sejak awal hingga akhir. Jika pada tubuh aktor lain Churchill lebih kita kenal sebagai pimpinan yang galak, penuh gerutu, agak manipulatif (ingat bagaimana dia menyembunyikan penyakitnya dari publik dan dari sang Ratu) , maka tampaknya sutradara Joe Wright ingin memotret sisi lain Churchill.

Pada 30 menit pertama, film ini nyaris tak berjarak dengan komedi karena Churchill selalu menyemprot kalimat yang cerkas, lucu dan menggelikan. Oldman membawa kompleksitas karakter itu dengan luar biasa.

Churchill yang penuh kasih pada isteri dan anak-anaknya (dia selalu merayu isterinya jika Clemmy –demikian dia memanggilnya—sudah mulai jengkel); memahami sekretarisnya; membentak lawan politiknya dan berpura-pura memberi izin pada Lord Halifax untuk bernegosiasi dengan Jerman melalui Italia hanya untuk mengulur waktu belaka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Potongan film Darkest Hour. windonadvertiser.co.uk

Dalam film ini, ada sebuah adegan fiktif di mana Churchill mengendarai kendaraan metro bawah tanah untuk mencari tahu apa perasaan warga sipil tentang ancaman Nazi yang sudah di hadapan gerbang mereka. Jawaban mereka adalah sebuah dorongan yang dibutuhkan (sebuah film) agar dia bisa berdiri dengan gagah perkasa di hadapan parlemen membela keputusannya untuk melawan Jerman.

Pada dasarnya, meski di permukaan Churchill memperlihatkan keraguan, sesungguhnya dia adalah perwujudan dari kalimat “we shall never surrender”.  Pidatonya pada akhir film yang kemudian menjadi salah satu pidato paling legendaris dan yang paling sering dikutip. “I have nothing to offer but blood, toil, tears, and sweat," demikian Churchill menggelegar di hadapan parlemen.

Demikian juga ketika Churchill mengucapkan “kita akan bertempur di Prancis, di samudera, lautan; kita akan bertempur dan memebla pulau-pulau milik kita, kita akan bertempur di pantai di daratan….” Tak ada lagi yang mencoba menggusur sang Perdana Menteri, karena pada saat yang kritis memang dialah yang dibutuhkan.

Gary Oldman pantas memperoleh penghargaan Golden Globe sebagai Aktor Terbaik dan tampaknya jalan sudah terbuka untuk Academy Award bulan Maret nanti.

DARKEST HOUR

Sutradara: Joe Wright

Skenario: Anthony McCarten

Pemain:  Gary Oldman, Kristin Scott Thomas, Lily James

LEILA S. CHUDORI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

22 jam lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

14 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

15 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

15 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

16 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

22 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

41 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

50 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024