Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gaduh Dana 'Panas' Paspampres

Oleh

image-gnews
Para Paspampres mengenakan pakaian bergaya kasual, sementara Presiden Jokowi berpakaian jas saat bertolak ke Bandung, Senin, 18 Desember 2017. Foto-foto: Biro Pers Kepresidenan
Para Paspampres mengenakan pakaian bergaya kasual, sementara Presiden Jokowi berpakaian jas saat bertolak ke Bandung, Senin, 18 Desember 2017. Foto-foto: Biro Pers Kepresidenan
Iklan

Sudah tepat keputusan Tentara Nasional Indonesia mengusut informasi adanya aliran dana ilegal yang masuk ke Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Langkah proaktif ini menjadi penting karena menyangkut nama baik institusi TNI dan kewibawaan Istana Negara, tempat Paspampres bertugas.

Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono, dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, mengaku sepanjang 2017 pernah dua kali menyerahkan uang sekitar Rp 100-150 juta untuk membiayai kegiatan operasional Paspampres. Menurut terdakwa perkara suap ini, uang yang dihimpun dari setoran kontraktor tersebut dipakai untuk biaya operasional Paspampres ketika Presiden Joko Widodo meresmikan proyek di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Kendati belum terbukti, pengakuan di muka persidangan ini mesti menjadi momentum bagi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk melakukan pembenahan. Apalagi, kabar tak sedap ihwal adanya "permintaan" dana dari oknum-oknum tertentu ketika ada peresmian proyek atau acara di daerah yang dihadiri Presiden sudah tersebar lama. Acara kunjungan ke daerah ataupun peresmian proyek baru kerap menjadi ajang bagi segelintir orang untuk mencari keuntungan pribadi dengan menjual nama Paspampres atau pejabat Istana.

Dapat dimaklumi karena, dengan anggaran yang terbatas, tuntutan terhadap Paspampres dalam menjalankan tugas amatlah besar. Setiap kali digelar acara yang dihadiri presiden dan wakil presiden, mereka mesti mengatur dan menyiapkan pasukan yang berjaga di ring 1, ring 2, dan seterusnya. Belum lagi, frekuensi pengamanan terus meningkat seiring dengan kebiasaan Presiden Joko Widodo melakukan blusukan dan meresmikan banyak proyek infrastruktur di daerah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kendati demikian, penerimaan uang tak resmi dengan alasan dan kondisi apa pun sama sekali tidak dibolehkan. Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2013, tentang pengamanan presiden dan wakil presiden, mantan presiden dan mantan wakil presiden beserta keluarganya, serta tamu negara setingkat kepala negara/kepala pemerintahan, secara tegas mengatur hal itu.

Dalam Pasal 29 disebutkan semua pendanaan pengamanan presiden dan wakil presiden, mantan presiden dan mantan wakil presiden beserta keluarganya, serta tamu negara setingkat kepala negara/kepala pemerintahan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Selanjutnya, pendanaan pengamanan itu dialokasikan melalui anggaran kementerian/lembaga yang bertanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Dengan aturan yang tegas itu, sangatlah penting agar pengusutan tuntas informasi penting ini segera dilakukan. Akan lebih baik jika pengusutan ini dilakukan secara transparan oleh tim independen. Selanjutnya, hasil pemeriksaan berikut sanksi yang diberikan diumumkan kepada publik. Tanpa upaya itu, kecurigaan adanya praktik lancung adalah sebuah kebenaran dan, jika dibiarkan, akan terus bergulir di masyarakat.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

9 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

22 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

24 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

24 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

25 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

31 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

49 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

59 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024