Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pintu-pintu Radikalisme

Oleh

image-gnews
Ilustrasi Radikalisme. REUTERS
Ilustrasi Radikalisme. REUTERS
Iklan

Dirga Maulana
Peneliti Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta

Internet telah mengubah cara seseorang mendapat pengetahuan agama. Internet juga secara fundamental mengubah persepsi dan pengetahuan keagamaan yang kita dapat. Bisa jadi Internet merupakan arena baru bagi masyarakat modern untuk berinteraksi dan terkoneksi dengan komunitas virtualnya. Tak menutup kemungkinan Internet bisa menjadi salah satu pintu masuk bagi paham radikalisme di kalangan anak-anak sekolah maupun guru. Apalagi kehadiran media baru ini menjadi role model bagi masyarakat milenial untuk mencari sumber informasi keagamaan. Bahkan, meminjam istilah O’Leary, Internet telah menjadi ruang revolusi untuk meningkatkan paham keagamaan dan proses desiminasi yang saat ini mengalahkan buku cetak (O’Leary, 1996).

Survei yang dilakukan oleh Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta menunjukkan bahwa siswa/mahasiswa yang mencari sumber pengetahuan agama melalui Internet dan media sosial sekitar 50,89 persen. Yang mencari sumber pengetahuan agama melalui buku sekitar 48,57 persen dan melalui televisi sekitar 33,73 persen (PPIM, 2017).

Dari survei itu, kita bisa melihat bahwa media baru menjadi elan vital bagi penyebaran pesan agama yang memudahkan mereka memahami persoalan keagamaan.

Fenomena tersebut menjadi gambaran bahwa keberadaan media baru di tengah kehidupan manusia milenial telah menemukan kepercayaan di Internet dan menjadikan Internet sebagai ruang tanpa batas untuk saling terhubung dan berinteraksi tanpa beban dan bersifat egaliter. Bahkan Mark C. Taylor menyebutInternet sebagai ruang labirin yang kompleks layaknya bayang-bayang Tuhan (Taylor, 2001).

Lorne Dawson dan Douglas Cowan dalam buku Religion Online: Finding Faith on the Internet mencoba menjelaskan perbedaan antara religion online dan online religion. Menurut dia, religion online diartikan sebagai informasi terkait dengan agama yang berada di Internet, sedangkan online religion adalah pengalaman dan praktik keagamaan yang berada di Internet (Dawson dan Cowan, 2004). Artinya, ruang maya tersebut telah menjadi titik episentrum dalam pencarian agama manusia modern yang kemudian berdampak pada ritus keagamaan offline.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meningkatnya pengguna Internet di Indonesia berdampak pada identitas keislaman mereka dan mempermudah mereka mempelajari agama. Mereka bertanya kepada "kiai Google" untuk menemukan jawabannya. Hanya menekan "klik", maka muncullah ratusan atau bahkan jutaan kata terkait dengan persoalan agama tanpa harus menunggu lama dan tanpa rasa takut. Keluwesan yang dimiliki dari teknologi ini membantu individu maupun komunitas mencari bentuk meditasi yang mempengaruhi ritus keagamaan.

Tersebarnya paham-paham keagamaan yang radikal di Internet dengan mudah didapat dan berpengaruh pada persepsi dan perilaku keagamaan. Tak bisa dimungkiri, orang tertarik melakukan jihad ke Suriah dan bergabung bersama Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) setelah mengakses Internet dengan membaca blog yang terkait dengan jihad. Mereka menonton video peperangan yang menggambarkan intimidasi dan propaganda Barat terhadap umat Islam serta pelajaran cara membuat bom dan merakit senjata api. Dampaknya, mereka tergugah untuk melakukan teror bom bunuh diri dan berjihad ke Suriah. Media baru yang menjadi salah satu pintu masuk radikalisme agama bisa mensublimasi kesadaran seseorang.

Temuan menarik PPIM lainnya adalah sekitar 61,05 persen siswa-mahasiswa setiap hari menggunakan Internet dalam mencari informasi agama. Sekitar 29,27 persen melakukannya setiap saat, 32,27 persen sebanyak 2-3 kali seminggu, dan 21,17 persen sekali seminggu (PPIM, 2017). Arena maya ini sangat potensial untuk mempengaruhi pemahaman dan ekspresi keagamaan mereka di tengah identitas kemusliman mereka.

Media baru telah menjadi ruang kontestasi berbagai ideologi. Internet berpengaruh pada sikap radikal maupun intoleransi seseorang. Karena itu, narasi-narasi perdamaian penting disebarkan di Internet untuk menangkis narasi-narasi radikalisme dan kekerasan. Pemerintah maupun masyarakat sipil harus bekerja sama dalam membangun narasi tersebut. Organisasi keagamaan, seperti Nahdlatul Ulama (NU), telah memainkan peran penting dalam kontestasi itu. NU kini lebih melek teknologi dalam penyebaran pesan-pesan damai melalui NU Online serta kanal-kanal seperti Instagram, Twitter, dan Facebook yang mewarnai dinamika arena maya.

Diperlukan juga strategi komunikasi melalui Internet dan media sosial untuk mencegah tersebarnya radikalisme agama. Strategi tersebut antara lain memperbanyak konten-konten damai, kolaborasi masyarakat sipil dalam pencegahan radikalisme, dan membuat sistem pengaduan masyarakat untuk bisa berbagi informasi tentang radikalisme agama. Dengan demikian, kita semua dapat mengutuk tindakan radikalisme maupun ekstremisme yang mengatasnamakan agama dan ideologi untuk membangun narasi-narasi damai sehingga arena maya mencirikan keadaban manusia modern.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

3 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

17 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

18 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

18 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

19 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

25 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

44 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

53 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024