Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kereta Api

image-profil

image-gnews
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Iwel Sastra, komedian, @iwel_mc

Sambil sarapan, seorang profesor ahli kereta api berbincang santai dengan seorang profesor ahli pesawat terbang. Perbincangan tersebut mengarah pada perdebatan, karena profesor ahli kereta api berpendapat suatu saat kecepatan kereta api bisa mengalahkan kecepatan pesawat terbang.

Profesor ahli pesawat terbang mengatakan, sampai kapan pun kecepatan pesawat terbang tak akan bisa ditandingi oleh kereta api. Lalu dia menanyakan apa alasan koleganya itu sehingga begitu yakin kecepatan kereta api bisa mengalahkan kecepatan pesawat terbang. Dengan santai, profesor ahli kereta api menjawab, "Saya akui sekarang pesawat terbang lebih cepat karena kereta api baru bisa merangkak. Saya yakin, kalau nanti kereta api sudah bisa berdiri dan berlari, pasti lebih cepat daripada pesawat."

Anekdot di atas menggambarkan, pada zaman serba sibuk seperti sekarang ini, salah satu alasan orang memilih suatu jenis transportasi adalah karena kecepatannya. Di kota besar seperti Jakarta, banyak orang beralih naik kereta api karena, selain memiliki cepat, juga terhindar dari kemacetan. Sewaktu SMA, saya punya teman yang tinggal dekat rel kereta api. Setiap hari, suara kereta api yang bising terdengar sangat kencang di rumahnya. Ini juga yang membuat dia jadi terbawa berbicara dengan volume kencang di sekolah. Kepada teman ini, saya pernah mengusulkan supaya kereta api yang lewat dekat rumahnya itu tidak ngebut, dan sebaiknya diberi polisi tidur atau tulisan "pelan-pelan banyak anak-anak".

Dalam bahasa Inggris, kereta api disebut train. Di Indonesia disebut kereta api karena teknologi awal yang menggerakkan kereta api adalah ketel uap yang dipanaskan dengan api. Meskipun sekarang teknologinya sudah berubah, nama kereta api masih melekat dan setiap 28 September diperingati sebagai Hari Kereta Api. Saking melekatnya penyebutan nama kereta api, lagu anak-anak yang berjudul Naik Kereta Api hingga sekarang belum ada yang berani merevisi menjadi naik kereta rel listrik atau naik Commuter Line.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Belasan tahun lalu, saat masih kuliah di Universitas Indonesia kampus Depok, saya terpaksa menjadi pelanggan setia kereta api. Saya memilih naik kereta supaya bisa sampai di kampus tepat waktu. Kenyataannya, saya sering terlambat masuk kuliah karena terlalu lama menunggu kereta yang datang terlambat. Begitu datang, keadaan kereta sangat penuh sesak. Penumpang harus punya strategi masing-masing supaya bisa dapat tempat untuk berdiri. Strategi saya mendapatkan tempat untuk berdiri adalah dengan menggunakan jurus bangau, yaitu berdiri dengan satu kaki. Selain di dalam gerbong, banyak penumpang yang duduk di atas gerbong. Biasanya yang memilih duduk di atas gerbong adalah penumpang berusia muda. Sepertinya mereka salah memaknai istilah "young on top".

Permasalahan kereta api dari dulu hingga sekarang masih berputar di tempat yang sama, yaitu kurangnya angkutan dan gangguan sinyal. Kedua hal ini menjadi faktor utama keterlambatan kereta. Perawatan kereta api dan fasilitasnya harus selalu mendapat perhatian serius. Jangan sampai ada kereta api yang mogok di jalan. Bus mogok di jalan, penumpang biasanya turun membantu kondektur mendorong bus. Kalau kereta api mogok di jalan, penumpang bingung. Bagaimana cara mendorongnya?


Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


KPK Ungkap Modus Korupsi Tersangka Baru Kasus DJKA Kemenhub: Tentukan Pemenang Sebelum Lelang

1 hari lalu

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu bersama tim juru bicara KPK, Budi Prasetyo (kanan), menghadirkan Pejabat Pembuat Komitmen pada BTP Kelas 1 Jawa Bagian Tengah tahun 2017 - 2021, Yofi Oktarisza, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap tersangka baru, Yofi Oktarisza, dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Jawa Bagian Tengah dan di lingkungan Direktorat Prasarana Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Ungkap Modus Korupsi Tersangka Baru Kasus DJKA Kemenhub: Tentukan Pemenang Sebelum Lelang

Modus korupsi di DJKA Kemenhub dilakukan saat sebelum dan setelah lelang pengadaan barang dan jasa di proyek jalur kereta api.


KPK Tetapkan Pejabat Pembuat Komitmen BTP Semarang sebagai Tersangka Kasus Korupsi DJKA

1 hari lalu

Direktur Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menghadirkan dua karyawan PT. Amarta Karya (Persero), Pandhit Seno Aji dan Deden Prayoga (kanan), resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. PT. Amarta Karya (Persero) merupakan anak perusahan Badan Usaha Milik Negara. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Tetapkan Pejabat Pembuat Komitmen BTP Semarang sebagai Tersangka Kasus Korupsi DJKA

KPK mengumumkan satu Pejabat Pembuat Komitmen BTP Semarang jadi tersangka korupsi DJKA.


Libur Panjang Idul Adha, Daop 4 Semarang Sediakan 98.208 Kursi Kereta ke Berbagai Tujuan

2 hari lalu

Antrean penumpang kereta api di Stasiun Tawang yang perjalanannya terdampak banjir di wilayah Semarang, Kamis, 14 Maret 2024 (Dok. Istimewa)
Libur Panjang Idul Adha, Daop 4 Semarang Sediakan 98.208 Kursi Kereta ke Berbagai Tujuan

Hingga saat ini sudah sekitar 61 persen tiket pada masa libur Idul Adha yang terjual.


Libur Hari Raya Idul Adha, PT KAI Sediakan Tiga Perjalanan Kereta Tambahan dari Bandung

3 hari lalu

Petugas menyemprot disinfektan di seluruh rangkaian kereta Argo Parahyangan Bandung Jakarta di Stasiun Bandung, Ahad, 15 Maret 2020. PT Kereta Api Indonesia Daop 2 melakukan penyemprotan disinfektan pada rangkaian kereta jarak jauh untuk mencegah penyebaran virus corona. TEMPO/Prima Mulia
Libur Hari Raya Idul Adha, PT KAI Sediakan Tiga Perjalanan Kereta Tambahan dari Bandung

Penambahan jadwal perjalanan kereta untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dalam libur akhir pekan ini yang disambung libur Hari Raya Idul Adha


Jumlah Penumpang Libur Sekolah dan Idul Adha 2024 Diprediksi Melonjak, Daop 6 Siapkan 7 Kereta Api Tambahan

4 hari lalu

Sejumlah penumpang berada di dalam Kereta Argo Lawu jurusan Solo - Jakarta PP. Foto: Dokumentasi PT KAI Daop 6 Yogyakarta
Jumlah Penumpang Libur Sekolah dan Idul Adha 2024 Diprediksi Melonjak, Daop 6 Siapkan 7 Kereta Api Tambahan

Penyiapan KA tambahan ini merupakan bagian dari komitmen Daop 6 Yogyakarta untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan saat libur Idul Adha.


Barang Hilang atau Ketinggalan di Kereta Api, Ini yang Harus Dilakukan Penumpang

6 hari lalu

Suasana di stasiun Gambir, Jakarta, Senin, 26 Desember 2022. PT Kereta Api Indonesia Jakarta telah menyiapkan 19 kereta api tambahan perhari nya, karena jumlah penumpang kereta api pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru diprediksi akan mengalami peningkatan. TEMPO/MAGANG/Abdullah Syamil Iskandar
Barang Hilang atau Ketinggalan di Kereta Api, Ini yang Harus Dilakukan Penumpang

Jika mengalami kejadian barang hilang atau tertinggal di stasiun atau dalam perjalanan kereta api, ini yang harus Anda lakukan.


5 Fakta Stasiun Manggarai, Stasiun Termegah Hingga Jadi Bengkel Kereta Api

8 hari lalu

Suasana di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2024. Pemerintah berencana akan menaikan tarif kereta Commuteline Jabodetabek pada tahun ini. Rencana penyesuaian tarif KRL Commuterline ini sudah dibahas dengan Kementerian Perhubungan, termasuk potensi tarif menjadi naik. Tarif dasar diusulkan naik sebesar Rp2.000, atau jadi Rp5.000 untuk 25 kilometer pertama. Sementara tarif lanjutan 10 kilometer berikutnya tidak naik, atau tetap Rp1.000. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
5 Fakta Stasiun Manggarai, Stasiun Termegah Hingga Jadi Bengkel Kereta Api

Fakta dan sejarah Stasiun Manggarai yang menjadi stasiun tersibuk di Indonesia.


Angkutan Logistik Masih Didominasi Angkutan Darat, DPR: Telan Biaya Besar

9 hari lalu

Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI-Parlemen Palestina Syahrul Aidi Maazat
Angkutan Logistik Masih Didominasi Angkutan Darat, DPR: Telan Biaya Besar

DPR kritisi pemanfaatan pergerakan logistik di Indonesia masih didominasi angkutan darat, otomatis akan menelan biaya logistik sangat besar


Cegah Kecelakaan, PT KAI Tutup 19 Perlintasan Kereta Liar di Jawa Barat

9 hari lalu

Kereta api melintas di perlintasan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 13 Juli 2023. Pengendara sepeda motor seringkali melanggar aturan dengan menerobos pintu perlintasan yang sudah tertutup saat kereta api akan lewat. TEMPO/Prima Mulia
Cegah Kecelakaan, PT KAI Tutup 19 Perlintasan Kereta Liar di Jawa Barat

PT KAI menyatakan sebelum melakukan penutupan perlintasan kereta liar dilakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada warga sekitar.


DPR: Tata Kelola Perawatan Prasarana Kereta Api Terindikasi Sangat Buruk

9 hari lalu

Petugas berusaha mengevakuasi KA Argo Semeru yang mengalami kecelakaan di kawasan Kalimenur, Sukoreno, Sentolo, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Rabu, 18 Oktober 2023. Seluruh rangkaian KA yaitu KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya dengan KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng-Gambir yang mengalami kecelakaan pada Selasa (17/10) telah berhasil dievakuasi. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
DPR: Tata Kelola Perawatan Prasarana Kereta Api Terindikasi Sangat Buruk

Seharusnya ada lembaga independen yang bertugas untuk melakukan pemeliharaan prasarana kereta api.