Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Insaf

image-profil

image-gnews
Iklan

Irfan Budiman,
@papaipang

Pelatih Persija Jakarta, Benny Dollo, dan pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, punya nama panggilan yang lucu. Reporter yang sering memandu pertandingan di sepak bola televisi yang sering berteriak-teriak sendiri ketika gol terjadi, atau malah tak ada gol, kerap menyebut Benny dengan panggilan "Bendol" alias kependekan dari namanya. Pun dengan Djadjang yang kemudian terdengar manis bin romantis dengan nama "Janur". Janur alias daun kelapa muda selalu terlihat dalam acara pesta pernikahan.

Akronim bukanlah hal yang aneh. Bagi kita, hal itu sudah amat umum. Nama pahlawan nasional Oto Iskandar Di Nata yang dijadikan nama jalan kemudian malah dikenal dengan sebutan "Otista". Tak aneh bila singkat-menyingkat pun melanda sepak bola-olahraga paling populer di negeri ini.

Tapi, satu yang janggal hal ini tak menyergap Indra Sjafri. Padahal, dia merupakan pelatih paling terkenal dan yang sukses di negeri ini, saat ini. Namun, ternyata namanya tetap steril akronim. Dia tetap dipanggil "Indra" atau "Coach Indra". Padahal, bila mengikuti pola Bendol dan Janur, dia bisa saja mendapat julukan "Insaf".

Insaf memang terdengar kurang menyenangkan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, "insaf" berarti sadar atau bisa juga berarti menyadari kesalahan yang pernah dilakukan. Kata "insaf" memang sering kali bermakna kurang baik.

Meski tak pernah ada sebutan "insaf" bagi Indra Sjafri, sesungguhnya apa yang dilakukan Indra bersama timnas U-19 adalah sebuah upaya memperbaiki berbagai kesalahan yang dilakukan pengelola sepak bola di negeri ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Banyak buktinya. Tim senior yang tidak pernah menjadi juara, ternyata di tangan Indra, memunculkan anak-anak muda yang berhasil mempersembahkan piala AFF untuk usia di bawah 19 tahun, tahun lalu. Tak lama kemudian, saat lagi-lagi tim senior kita tak mampu lolos ke Piala Asia, malah anak-anak remaja itu lolos, bahkan menjadi juara grup, dengan mengalahkan Korea Selatan.

Indra telah menjawab bagaimana cara mendapatkan para pemain yang bagus untuk timnas negeri ini. Caranya, mencari hingga ke pelosok negeri. Meniru istilah yang populer saat ini, dia blusukan demi mendapatkan pemain yang dicari. Hasilnya, Indra berhasil mengumpulkan pemain-pemain dengan talenta yang bagus.

Popularitas anak-anak muda ini tak bisa dimungkiri sedang menjulang. Tapi, mereka bukanlah para pemain senior yang pada Piala AFF 2010 lalu bisa dibawa-bawa ke beberapa tokoh untuk sekadar makan dan berfoto bersama. Jangankan itu, untuk sekadar menjadi bintang iklan, pintu itu sudah tertutup.

Nanti sore, anak asuh Indra Sjafri akan turun ke gelanggang untuk mempertaruhkan nama Indonesia melawan Uzbekistan. Namun, Indra tak mau sekadar berangkat ke Myanmar dengan dalih semata untuk mendapatkan pengalaman. Tapi, dia menggelegarkan semangat anak asuhnya untuk bisa sampai ke babak semifinal guna lolos Piala Dunia tahun depan.

Tidak ada jaminan target atau harapan ini bisa terwujud. Namun, Indra Sjafri-atau bisa disingkat dengan Insaf-sesungguhnya telah melakukan banyak hal yang menjadi koreksi di ranah sepak bola negeri ini. Tampil dalam Piala Asia, U-19, sudah menjadi persembahan istimewa dari tim nasional negeri ini untuk para pendukungnya yang sudah lama haus kemenangan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

6 menit lalu

Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

Komentar Putin muncul setelah Korea Selatan mengatakan akan mempertimbangkan pasokan senjata ke Ukraina.


Polda Bali Rayakan Hari Bhayangkara ke-78 dengan Lomba Makepung, Apakah Itu?

21 menit lalu

Seorang joki memecut kerbaunya saat ikuti perlombaan tradisional, Mekepung di Bali, 3 Agustus 2014. Pacuan kerbau ini pada awalnya merupakan permainan para petani yang menghabiskan waktu luangnya di saat akhir panen dan awal musim tanam. (Photo by Putu Sayoga/Getty Images)
Polda Bali Rayakan Hari Bhayangkara ke-78 dengan Lomba Makepung, Apakah Itu?

Polda Bali menyelenggarakan makepung untuk merayakan Hari Bhayangkara ke-78 tahun ini. Lomba apakah itu?


Unilever Indonesia akan Bagikan Dividen Rp2,93 Triliun, Rp77 per Saham

25 menit lalu

Unilever Indonesia akan Bagikan Dividen Rp2,93 Triliun, Rp77 per Saham

PT Unilever Indonesia Tbk. mengumumkan komposisi direksi yang baru.


Ma'ruf Amin Usul Cabut Bansos jika Penerima Main Judi Online

29 menit lalu

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbincang dengan delegasi Arab Saudi pada keberangkatan jamaah calon haji di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 31 Mei 2024. Dalam kunjungan tersebut Wakil Presiden Maruf Amin meninjau langsung proses pelayanan Makkah Route untuk jamaah calon haji. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho.
Ma'ruf Amin Usul Cabut Bansos jika Penerima Main Judi Online

Ma'ruf Amin mengatakan pencabutan bansos bagi pelaku judi online untuk memberi pelajaran agar bansos digunakan dengan bermanfaat.


Polemik Pelaku Judi Online dapat Bansos, Jokowi: Nggak Ada, Nggak Ada

31 menit lalu

Presiden Jokowi memberikan keterangan tentang bahaya judi online, Istana Merdeka, 12 Juni 2024. Tangkap Layar Sekretariat Presiden
Polemik Pelaku Judi Online dapat Bansos, Jokowi: Nggak Ada, Nggak Ada

Jokowi menanggapi soal polemik pemberian bansos kepada pelaku judi online. Siapa korban judol penerima bansos menurut Muhadjir Efendy?


Job Fair di Bandung Sediakan 5.435 Lowongan Kerja, Catat Tanggal dan Waktunya

50 menit lalu

Sejumlah pencari kerja antre untuk masuk ke dalam area Pameran Bursa Kerja di Thamrin City, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2024. Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar bursa kerja yang diikuti 40 perusahaan nasional dengan 1.200 lowongan pekerjaan itu bertujuan untuk untuk mengurangi angka pengangguran di wilayah DKI Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan
Job Fair di Bandung Sediakan 5.435 Lowongan Kerja, Catat Tanggal dan Waktunya

Pada bursa ini tersedia 5.435 lowongan kerja dari 40 perusahaan.


Melukat Jadi Wisata Spiritual yang Diminati Wisatawan di Bali, Begini Proses dan Tata Caranya

55 menit lalu

Wisatawan mancanegara melakukan ritual melukat atau pembersihan diri di Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Rabu, 24 April 2024. Ritual tersebut direncanakan masuk dalam agenda World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024 mendatang. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Melukat Jadi Wisata Spiritual yang Diminati Wisatawan di Bali, Begini Proses dan Tata Caranya

Melukat adalah ritual khas yang ditujukan untuk membersihkan diri dan biasa dilakukan oleh umat Hindu maupun masyarakat Bali. Ini tata caranya.


Malaysia Sepakat Atasi Sengketa Laut Cina Selatan lewat Dialog

56 menit lalu

Perdana Menteri Cina Li Qiang berjabat tangan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat pertemuan mereka di Putrajaya, Malaysia, 19 Juni 2024. Syazrul Azis/Department of Information Malaysia/Handout via REUTERS
Malaysia Sepakat Atasi Sengketa Laut Cina Selatan lewat Dialog

Malaysia sepakat untuk mengatasi masalah Laut Cina Selatan bersama-sama dengan negara-negara ASEAN lain melalui jalur dialog.


Penyelidikan WNI yang Sempat Hilang di Osaka Jepang Diperkirakan 1 Bulan

56 menit lalu

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri
Penyelidikan WNI yang Sempat Hilang di Osaka Jepang Diperkirakan 1 Bulan

KJRI telah menemui Revi Cahya Windi Sulihatun, WNI yang sempat dinyatakan hilang di Osaka Jepang.


KPK Sita 54 Bidang Tanah dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Proyek Jalan Tol Trans Sumatera

56 menit lalu

Kepala biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati Iskak (tengah) memperkernalkan Tessa Mahardhika Sugiarto (kiri) sebagai Juru Bicara KPK yang baru dan Budi Prasetio (kanan) sebagai tim Juru Bicara KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024. KPK resmi menunjuk mantan Penyidik berasal dari institusi Polri, Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Jubir KPK menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh oleh Ali Fikri. Selain itu, Tessa Mahardhika juga pernah mengikuti seleksi untuk jabatan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK pada 2020 dan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I pada 2023.  TEMPO/Imam Sukamto
KPK Sita 54 Bidang Tanah dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Proyek Jalan Tol Trans Sumatera

KPK menyita 54 bidang tanah dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan di sekitar proyek Jalan Tol Trans Sumatera.