Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Presiden dan Musik

image-profil

image-gnews
Iklan

Denny Sakrie,
Pengamat Musik

Belakangan ini, banyak yang berceloteh bahwa kesukaan Jokowi terhadap musik rock adalah skenario pencitraan belaka, seperti yang dilakukan Stan Greenberg, sosok yang menjadi konsultan yang memoles sosok Bill Clinton, Presiden Amerika Serikat yang kerap ditampilkan piawai bermain saksofon. Jokowi pun kabarnya dipoles sedemikian rupa oleh Greenberg sebagai sosok penggemar musik rock sejati.

Seperti yang kita ketahui, sesungguhnya, sejak menjabat Bupati Solo, Jokowi memang telah sering terlihat dalam berbagai konser rock, baik skala lokal maupun internasional. Jokowi terlihat di antara kerumunan penonton konser Lamb of God, Judas Priest, Sting, Guns N Roses, dan Metallica.

Sosok Jokowi sebagai seorang metalhead merupakan pemandangan baru di Indonesia ataupun dunia, karena tak lazim seorang pejabat menyukai musik rock, yang selalu dikaitkan dengan kredo kebebasan dan anti-kemapanan. Tak mengherankan, ketika Jokowi dinyatakan menang dalam pilpres 2014, ucapan selamat pun berdatangan dari para pemusik rock dunia di jejaring sosial, dari Facebook hingga Twitter, seperti Sting, gitaris Guns N Roses Ron Thal, band Arkarna, dan banyak lagi.

Tapi Jokowi tak sendiri. Di belahan dunia sana, ada Perdana Menteri Rusia Dmitri Medvedev yang juga menggemari musik rock. Ia menggemari band yang nyaris sama dengan yang disukai Jokowi, yaitu Black Sabbath, Deep Purple, dan Led Zeppelin. Kesamaan lain, keduanya generasi yang dilahirkan pada era 1960-an, yang kemudian mengisi masa remaja pada era 1970-an dengan musik-musik rock 1970-an. Keduanya pun punya tekad yang nyaris sama: memberantas korupsi dan ingin melakukan perubahan.

Sejak duduk di bangku SMP, Jokowi kerap terlihat menyambangi markas Trenchem, band rock era 1970-an di Solo. Dalam buku Pemimpin Rakyat Berjiwa Rocker yang ditulis Yon Thayrun, Jokowi pun berucap, "Musik rock adalah kebebasan. Musik rock itu liriknya liar, tegas semangat, dan mampu mendobrak perubahan."

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tentunya ada sebersit harapan yang menguak saat Jokowi yang menggemari musik rock ini akhirnya terpilih sebagai presiden. Saya sendiri memang menaruh harapan terhadap para pemimpin yang memiliki ketertarikan kepada dunia musik. Sebagai cabang seni yang merepresentasikan ekspresi, musik boleh jadi akan menginspirasi para pemimpin dalam menjalankan konsep dan pola kepimpinannya.

Beberapa presiden Indonesia yang memerintah sebelum Jokowi juga memiliki keterkaitan dengan musik. Presiden Sukarno, yang dengan semangat berkobar hendak membangkitkan supremasi budaya kita, adalah seorang pianis dan penggubah lagu Bersuka Ria dalam album Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso (1965) serta membentuk grup musik The Lensoist dan melakukan muhibah ke beberapa negara. Presiden Gus Dur menyukai musik klasik dan menggemari ratu blues rock Janis Joplin.

Dan, yang paling menyita perhatian adalah Presiden SBY, yang di masa pemerintahannya masih sempat meluangkan waktu menulis lagu serta menghasilkan lima album rekaman. SBY, yang di masa mudanya pernah menjadi pemain bas, kerap menuai kritik karena merilis album begitu banyak dalam kondisi yang tidak tepat.

Lalu bagaimana dengan Jokowi yang oleh para penikmat musik dikukuhkan sebagai seorang penggemar musik metal? Harapan memang banyak digantungkan pada pundak Jokowi sesuai dengan perangai musik yang digandrungi: tegas, lugas, dan anti-kemapanan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengenal Pemutar Musik Winamp

9 hari lalu

Winamp. gamingph.com
Mengenal Pemutar Musik Winamp

Aplikasi pemutar musik Winamp belakangan disoroti di media sosial, nostalgia bagi para penggunanya


Musik Iwan Fals Digemari Lintas Generasi

11 hari lalu

Musik Iwan Fals mampu masuk ke seluruh kalangan usia, dari generasi lama hingga kini.
Musik Iwan Fals Digemari Lintas Generasi

Musik Iwan Fals mampu masuk ke seluruh kalangan usia, dari generasi lama hingga kini.


Morrissey akan Kembali Naik Panggung Konser, Mengenal Mantan Anggota The Smiths

14 hari lalu

Musisi asal Inggris Morrissey yang memiliki nama lengkap Steven Patrick Morrissey tampil menghibur penggemarnya dalam konser bertajuk Morrissey di GBK Sports Complex Senayan Jakarta, 12 Oktober 2016. TEMPO/Nurdiansah
Morrissey akan Kembali Naik Panggung Konser, Mengenal Mantan Anggota The Smiths

Morrissey akan kembali mengadakan konser di House of Blues, Las Vegas pada 26 Juli dan 27 Juli 2024


Momen Konser Kolaborasi Angkatan Darat Inggris dengan Yogyakarta Royal Orchestra

16 hari lalu

Band Angkatan Darat Inggris, The Colchester berkolaborasi dengan kelompok orkestra Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) konser mini, di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa, 4 Juni 2024 sore. (Dok.istimewa)
Momen Konser Kolaborasi Angkatan Darat Inggris dengan Yogyakarta Royal Orchestra

Kelompok band Angkatan Darat Inggris, The Colchester berkolaborasi denganYogyakarta Royal Orchestra menggelar konser mini di Bangsal Kepatihan Yogyakarta Selasa 4 Juni 2024


Era 1990-an Lagu dan Suara Pance Pondaag Merajai Blantika Musik, Siapa Dia?

17 hari lalu

Pance Pondaag. Wikipedia
Era 1990-an Lagu dan Suara Pance Pondaag Merajai Blantika Musik, Siapa Dia?

Mengenang musisi Pance Pondaag yang meninggal 14 tahun lalu. Lagu dan suaranya merajai blantika musik Indonesia era 1990-an.


Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram, Inovasi dan Pemaknaan Baru Gending Kerawitan Bali

19 hari lalu

Sesi diskusi Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram di Singaraja, Bali, Jumat, 31 Mei 2024. Dokumentasi: Wrdhi Cwaram
Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram, Inovasi dan Pemaknaan Baru Gending Kerawitan Bali

Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram selama tiga hari bertempat di Sasana Budaya, Singaraja, Bali, pada 31 Mei sampai 2 Juni 2024


BAALE dan Fortuna: Perjalanan Menjadi Manusia Seutuhnya

21 hari lalu

Iqbaal Ramadhan
BAALE dan Fortuna: Perjalanan Menjadi Manusia Seutuhnya

BAALE adalah sebuah perjalanan panjang yang ditempuh seorang Iqbaal Ramadhan dalam menemukan dirinya sendiri.


Mengenang P. Ramlee, Seniman Legendaris Malaysia yang Meninggal 51 Tahun Lalu

22 hari lalu

P. Ramlee. discogs.com
Mengenang P. Ramlee, Seniman Legendaris Malaysia yang Meninggal 51 Tahun Lalu

Meskipun sudah meninggal dunia lebih dari 5 dekade lalu, tetapi karya P. Ramlee akan selalu terkenang bagi masyarakat Malaysia dan negara lain, termasuk Indonesia. Simak artikel ini untuk mengetahui profil dan karya seniman legendaris Malaysia ini!


Selain Nonton Konser di BNI Java Jazz Festival 2024, Ini 7 Keseruan yang Bisa Dilakukan

24 hari lalu

Ilustrasi BNI Java Jazz Festival 2024/Tempo-Mitra Tarigan
Selain Nonton Konser di BNI Java Jazz Festival 2024, Ini 7 Keseruan yang Bisa Dilakukan

Selain menikmati berbagai alunan musik Jazz, yuk ikuti 7 kegiatan seru yang ditawarkan oleh para pemilik stan di BNI Java Jazz Festival 2024.


Mengenal Tame Impala, Band Rock Psikedelik yang Katalog Musiknya Dibeli Sony Music

32 hari lalu

Band Tame Impala. tameimpala
Mengenal Tame Impala, Band Rock Psikedelik yang Katalog Musiknya Dibeli Sony Music

Vokalis, penulis lagu, sekaligus produser grup musik Tame Impala, Kevin Parker menjual katalog lagunya kepada Sony Music Publishing