Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Wakil Gubernur Seperti Jokowi

Oleh

image-gnews
Iklan

Jakarta memerlukan duet gubernur dan wakil gubernur seperti Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. Dengan karakter yang bertolak belakang, mereka tetap saling respek. Maka, setelah Joko Widodo alias Jokowi terpilih menjadi presiden, dan Basuki akan menjabat gubernur, wakilnya sebaiknya memiliki karakter yang pas.

Jokowi dan Basuki selama ini saling melengkapi. Jokowi kalem tapi keras kepala dalam membuat kebijakan. Basuki atau Ahok meledak-ledak jika bicara, lugas, ahli keuangan, dan ia pengawal jalannya birokrasi. Banyak hal yang bisa mereka hasilkan. Waduk Pluit yang kumuh jadi hijau dan asri, taman-taman kecil tumbuh di banyak tempat, dan pembangunan transportasi massal mulai jalan setelah 25 tahun terkatung-katung.

Keduanya bekerja secara efektif dan efisien. Efektif karena kebijakan pelik bisa diputuskan segera, cepat, tanpa gejolak. Efisien karena keduanya bisa menghemat anggaran hingga Rp 10 triliun dari biaya tak penting. Uang itu bisa dipakai untuk banyak hal yang bermanfaat bagi publik: dari biaya pendidikan dan kesehatan gratis, penataan pasar, hingga pencegahan banjir.

Mereka juga sama-sama tak tunduk kepada keinginan partai penyokongnya atau koleganya di partai asal. Orang-orang di sekitar Jokowi, yang memberi nasihat dan melobi, adalah tim kecil yang anggotanya tak satu pun merupakan politikus PDI Perjuangan. Begitu pula dengan Ahok. Para pembantu utamanya adalah profesional, dosen, serta peneliti, bukan kader Partai Gerakan Indonesia Raya.

Penataan Pasar Tanah Abang membuktikan bahwa Jokowi tidak takluk kepada pemodal. Saat mencalonkan diri menjadi Gubernur Jakarta, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz adalah orang yang membantu pembiayaannya. Ia menghibahkan rumah bagi tim sukses, mengongkosi logistik, hingga berkampanye untuknya. Namun, ketika menjadi gubernur, Jokowi menyelesaikan sengketa pengelolaan Blok A antara perusahaan Djan dan PD Pasar Jaya dengan cara mengambil alih blok itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sengketa itu sempat berlarut-larut dengan saling gugat ke pengadilan. Belakangan gugatan dibatalkan dan pemerintah Jakarta kembali bisa memiliki pasar itu dan terhindar dari kerugian Rp 176 miliar karena kios dikuasai perusahaan Menteri Djan. Fakta ini menjadi tolok ukur yang nyata bagi siapa pun yang nanti akan menggantikannya dan mendampingi Ahok memimpin Ibu Kota.

Nama-nama calon wakil gubernur kini sudah beredar, seperti Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Boy Sadikin; mantan Wali Kota Surabaya, Bambang D.H.; dan mantan Wali Kota Blitar, Djarot Sjaiful Hidajat. Para kandidat ini memiliki sejumlah kekurangan dan kelebihan. Tapi Djarot mungkin termasuk yang layak dipertimbangkan. Ia merupakan salah satu Ketua PDI Perjuangan. Sebagai pejabat publik, Djarot juga dikenal berhasil sewaktu dua periode memimpin kota di Jawa Timur itu. Bedanya dengan Jokowi, ia semula dosen yang kemudian aktif berpolitik praktis di partainya.

Demi Jakarta, penting sekali menempatkan sosok wakil gubernur yang bisa bekerja sama dengan Ahok.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Tangkap Penyuplai Sabu ke Virgoun dan Teman Perempuannya, Satu Orang Lagi Masih Diburu

38 detik lalu

Penyanyi Virgoun saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba di Polres Jakarta Barat, Selasa, 25 Juni 2024. Virgoun dihadirkan bersama dengan B si kru band, dan teman wanitanya berinisial PA, dari hasil tes urine, Virgoun diketahui mengonsumsi sabu. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Tangkap Penyuplai Sabu ke Virgoun dan Teman Perempuannya, Satu Orang Lagi Masih Diburu

Polres Metro Jakarta Barat menangkap orang yang memasok sabu ke Virgoun dan teman perempuannya. Satu orang lagi masih diburu.


Bisma Karisma Rilis Album Rihlah, Transformasi dari Anggota SMASH Menjadi Solois

6 menit lalu

Bisma Karisma. Dok. Bisma Karisma
Bisma Karisma Rilis Album Rihlah, Transformasi dari Anggota SMASH Menjadi Solois

Bisma Karisma ingin menunjukkan transformasi dari citra ceria di SMASH ke sisi yang lebih kontemplatif dan reflektif di album solo perdananya.


Huawei Matebook X Pro dan Matebook 14 Resmi Meluncur di Indonesia, Segini Harga dan Spesifikasinya

8 menit lalu

Ilustrasi Huawei Matebook X Pro (Dok. ConsumerHuawei.com)
Huawei Matebook X Pro dan Matebook 14 Resmi Meluncur di Indonesia, Segini Harga dan Spesifikasinya

Dua laptop seri Matebook terbaru Huawei, resmi meluncur untuk pasar Indonesia mulai hari ini, Selasa, 25 Juni 2024.


Tingkat Literasi Keuangan Perempuan Lampaui Laki-laki

11 menit lalu

Ilustrasi pasangan merencanakan keuangan. Freepik.com/tirachardz
Tingkat Literasi Keuangan Perempuan Lampaui Laki-laki

OJK melaporkan tingkat literasi keuangan kelompok perempuan untuk pertama kalinya melampaui laki-laki.


Mahkamah Rakyat Bacakan Putusan Nawadosa Jokowi ke Kursi Kosong

12 menit lalu

Majelis hakim People's Tribunal atau Pengadilan Rakyat yang dinamakan Mahkamah Rakyat Luar Biasa di Wisma Makara, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa 25 Juni 2024. Sidang berisikan agenda menggugat Presiden Joko Widodo alias Jokowi atas berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintahannya. Dalam gugatan tersebut, Mahkamah Rakyat Luar Biasa menyebutkan bakal mengadili sembilan dosa atau
Mahkamah Rakyat Bacakan Putusan Nawadosa Jokowi ke Kursi Kosong

Majelis Hakim mengatakan persidangan Mahkamah Rakyat Luar Biasa menunjukkan tak ada keraguan bahwa Jokowi telah melanggar sumpah presiden Republik Indonesia.


Jelang PSU di Kaltim, KPU Pastikan Kondisi Kotak Suara di 147 TPS Aman dan Tersegel

15 menit lalu

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli saat melakukan pengecekan gudang logistik KPU untuk persiapan penghitungan suara ulang, amanah putusan MK. Polresta Samarinda
Jelang PSU di Kaltim, KPU Pastikan Kondisi Kotak Suara di 147 TPS Aman dan Tersegel

PSU di Daerah Pemilihan Kalimantan Timur sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi dalam sengketa Pileg 2024.


Polda Sumbar Bantah Bocah AM Korban Penyiksaan Polisi, ICJR: Harus Dibuktikan dengan Standar HAM

21 menit lalu

Polisi menemukan jasad Afif (13 tahun) di bawah Jembatan Kuranji, Kota Padang. Istimewa
Polda Sumbar Bantah Bocah AM Korban Penyiksaan Polisi, ICJR: Harus Dibuktikan dengan Standar HAM

Peneliti ICJR menyatakan klaim Polda Sumbar bahwa tidak ada penyiksaan terhadap bocah AM harus dibuktikan melalui standar HAM internasional.


Koalisi Partai Benjamin Netanyahu Terancam Pecah Setelah Siswa Seminari Yahudi Harus Wajib Militer

31 menit lalu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri rapat kabinet di Bible Lands Museum di Yerusalem pada 5 Juni 2024. REUTERS
Koalisi Partai Benjamin Netanyahu Terancam Pecah Setelah Siswa Seminari Yahudi Harus Wajib Militer

Kelangsungan hidup koalisi partai Benjamin Netanyahu bergantung pada dua partai Yahudi ultra-ortodoks.


Tim Ahli dari Indonesia Kunjungan Kerja ke India untuk Pelajari Program Makan Siang Sekolah Gratis

36 menit lalu

Rapat di Kota Delhi dengan Shantanu, (kanan) Deputi Departemen Pangan dan Distribusi Umum India. Sumber: dokumen Kedutaan Besar India di Jakarta
Tim Ahli dari Indonesia Kunjungan Kerja ke India untuk Pelajari Program Makan Siang Sekolah Gratis

Kunjungan kerja ini bertujuan membina kerja sama bilateral dan pertukaran keahlian di berbagai sektor antara lain program makan siang sekolah gratis.


Raffi Ahmad Mundur, Aktivis Tak Yakin Proyek Beach Club Gunungkidul Dihentikan

43 menit lalu

Rencana Beach Club yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dok. Instagram
Raffi Ahmad Mundur, Aktivis Tak Yakin Proyek Beach Club Gunungkidul Dihentikan

Pembangunan proyek beach club Gunungkidul ini dilakukan melalui PT Agung Rans Bersahaja Indonesia (ARBI) yang tidak hanya berisi Raffi Ahmad.