Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengenang Rinto Harahap

image-profil

image-gnews
Iklan

Aris Setiawan, Pengajar ISI Solo

Pada 1980-an, nama Rinto Harahap menjadi jaminan bagi popularitas seorang penyanyi. Ia adalah pencipta lagu yang ulung. Banyak lagunya yang laris-manis di pasar dan melejitkan nama penyanyi yang melantunkannya. Contoh, Nia Daniati, Betharia Sonata, Christine Panjaitan, Iis Sugianto, Emilia Contessa, dan Eddy Silitonga.

Rinto berperan besar dalam memberi warna kehidupan musik pop Indonesia dekade 1980-an. Lagu-lagunya romantis dan terkadang melankolis. Tak jarang pula berisi nasihat, ratapan, kemarahan, dan kepedihan hidup. Ia tak melulu menciptakan lagu yang berkisah asmara dan cinta-cintaan. Rinto sangat produktif dalam berkarya. Lebih dari seratus judul ia ciptakan, dan banyak yang diterima pasar dengan baik.

Kala itu, pembajakan tidak semarak seperti saat ini. Keberhasilan sebuah lagu atau album dapat diukur dari seberapa banyak kaset yang terjual. Dan nama Rinto menjadi langganan, lagu-lagunya menjadi idola yang diburu dan dinanti.

Selain sebagai pencipta lagu, Rinto juga pernah mendirikan kelompok band The Mercy's. Seturut dengan lagu-lagu ciptaannya, band bentukannya juga meraih kejayaan pada 1970-an dengan mengeluarkan lagu yang menjadi hit pada zaman itu. Beberapa di antaranya bahkan masih melegenda hingga saat ini, seperti Semua Bisa Bilang. Boleh dikatakan, The Mercy's adalah satu-satunya grup band yang mampu menyaingi popularitas Koes Plus saat itu. Rinto Harahap dengan kelompoknya menjadi alternatif yang menyegarkan kala demam Koes Plus melanda negeri ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Puncaknya, Rinto Harahap mendapat Anugerah Seni dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada Maret 1982 sebagai pencipta lagu sekaligus penyanyi yang berprestasi. Perusahaan rekaman Filipina, WEA Record, juga pernah memberi kepercayaan kepada Rinto untuk mengekspor lagu-lagunya. Hal ini membuktikan bahwa lagu-lagunya laku di luar negeri. Bahkan di Cina banyak lagu jiplakan dari karya Rinto. Saat itu, perlindungan terhadap hak cipta masih lemah, sehingga tidak ada tindakan hukum berarti yang dapat dilakukan.

Rinto adalah orang kreatif yang mampu melihat kesempatan dan kemauan pasar. Lagu-lagunya abadi, banyak diaransemen ulang. Lihatlah Andy /rif yang merilis ulang lagu Jangan Sakiti Hatinya yang sebelumnya dipopulerkan oleh Iis Sugianto. Sedangkan Peterpan dan Candil juga sempat menyanyikan lagu Ayah ciptaan Rinto yang dipopulerkan Eddy Silitonga. Karya-karyanya tercatat sebagai sejarah penting perkembangan musik Indonesia. Banyak orang rindu akan lahirnya musikus seperti Rinto dengan kekayaan tema karya.

Kini Rinto Harahap telah berpulang untuk selamanya di usia ke-65 tahun pada 9 Februari 2015, karena penyakit kanker tulang yang dideritanya. Dunia musik Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Kepergiannya mengingatkan kita akan salah satu judul lagunya, Seandainya Aku Punya Sayap. Ia pun berpamit dengan lirik, seandainya dapat kau rasakan/kejam..kejamnya dunia/tiada lagi kehadiran/untuk apa aku di sini. Dunia memang kejam, dan kini ia telah terbebas darinya. *


Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Baim Wong Klaim Konten Prank KDRT-nya tidak untuk Rendahkan Polisi

7 Oktober 2022

Baim Wong dan Paula Verhoeven setelah menjalani pemeriksaan soal video prank KDRT ke polisi di Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta, 7 Oktober 2022. Tempo/M. Faiz Zaki
Baim Wong Klaim Konten Prank KDRT-nya tidak untuk Rendahkan Polisi

Baim Wong mengklaim video prank laporan KDRT-nya ke polisi untuk edukasi ke masyarakat


Baim Wong dan Paula Verhoeven Penuhi Panggilan Polisi soal Video Prank KDRT

7 Oktober 2022

Pasangan selebriti Baim Wong dan Paula Verhoeven saat tiba untuk memenuhi panggilan terkait video prank lapor KDRT di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat 7 Oktober 2022. Pasangan tersebut datang untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait video prank lapor KDRT ke Polsek Kebayoran Lama. Pemeriksaan ini dilakukan menyusul adanya dua laporan polisi terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven atas dugaan laporan palsu. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Baim Wong dan Paula Verhoeven Penuhi Panggilan Polisi soal Video Prank KDRT

Pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan polisi atas tuduhan laporan palsu karena membuat konten prank KDRT


Video Porno Mirip Nagita Slavina, Polisi: Palsu, Hasil Editan

15 Januari 2022

Nagita Slavina rilis lini pakaian Nagita Slavina Brand pada Rabu, 3 November 2021. Foto: Instagram/@raffinagita1717
Video Porno Mirip Nagita Slavina, Polisi: Palsu, Hasil Editan

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKB Wisnu Wardhana mengatakan pemeran dalam video porno yang viral di media sosial bukanlah Nagita Slavina


Polisi Bantah Punya Daftar Artis Pengguna Narkoba

15 Januari 2022

Tersangka penyalahgunaan narkotika Fico Fachriza dikawal dalam rilis kasus narkotika di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 14 Januari 2022. Beberapa tahun sebelum ditangkap, Fico pernah mengaku pernah menggunakan narkoba lewat video yang diunggah di YouTube. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Polisi Bantah Punya Daftar Artis Pengguna Narkoba

Dugaan ini mencuat setelah polisi menangkap empat artis di awal 2022 karena narkoba,


Pengacara Minta Nia Ramadhani Direhabilitasi, Alasannya Pecandu Berat

12 Januari 2022

Terdakwa artis Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie sebelum menjalani sidang pembacaan vonis dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa 11 Januari 2022. Dalam sidang tersebut majelis hakim memutuskan terdakwa artis Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie serta supirnya Zen Vivanto masing masing dihukum satu tahun penjara. Vonis majelis hakim lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari 12 bulan rehabilitasi. Atas vonis satu tahun penjara tersebut, Nia Ramadhani, dan Ardi Bakrie mengajukan banding. TEMPO/Nurdiansah
Pengacara Minta Nia Ramadhani Direhabilitasi, Alasannya Pecandu Berat

Kuasa hukum Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Wa Ode Nur Zainab, membantah pernyataan hakim yang menyebut kliennya memakai sabu hanya untuk senang-senang


Bantah Asal Tangkap Naufal Samudra, Polisi: Ada Dua Alat Bukti

9 Januari 2022

Aktor Naufal Samudra bersiap memberikan pernyataan kepada wartawan saat rilis kasus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 8 Januari 2022. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menetapkan Naufal Samudra sebagai saksi kasus narkoba dan akan menjalani rehabilitasi karena hasil tes urine negatif dan tidak ditemukan barang bukti saat diamankan polisi terkait pengembangan kasus dengan tersangka Ridwan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Bantah Asal Tangkap Naufal Samudra, Polisi: Ada Dua Alat Bukti

Penangkapan Naufal Samudra jadi pertanyaan karena polisi tidak menemukan barang bukti narkotika dan tes urine negatif.


Dinkes DKI Pastikan Ashanty tak Dapat Perlakuan Khusus

9 Januari 2022

Ashanty dikabarkan kembali terpapar positif virus Corona setelah kepulangannya dari Turki beberapa waktu lalu. Istri Anang Hermansyah ini kini tengah menjalani proses karantina di salah satu rumah sakit. Instagram
Dinkes DKI Pastikan Ashanty tak Dapat Perlakuan Khusus

Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan tidak ada perlakuan khusus terhadap penyanyi Ashanty yang baru kembali dari Turki dan terpapar virus corona.


Tarif Cassandra Angelie Rp 30 Juta, Polisi Bantah Pelanggannya Pejabat

4 Januari 2022

Cassandra Angelie dikenal sebagai aktris sinetron Ikatan Cinta yang berperan sebagai Vera. FOTO/Instagram
Tarif Cassandra Angelie Rp 30 Juta, Polisi Bantah Pelanggannya Pejabat

Cassandra Angelie mengaku sudah lima kali beroperasi dengan tarif sekali kencan sebesar Rp30 juta.


Polisi Tangkap Artis Sinetron CA Atas Dugaan Kasus Prostitusi

31 Desember 2021

Ilustrasi Prostitusi. shutterstock.com
Polisi Tangkap Artis Sinetron CA Atas Dugaan Kasus Prostitusi

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap seorang artis sinetron berinisial CA dalam kasus dugaan prostitusi.


Artis Inisial BJ yang Ditangkap karena Narkoba adalah Bobby Joseph

12 Desember 2021

Ilustrasi sabu. Reuters
Artis Inisial BJ yang Ditangkap karena Narkoba adalah Bobby Joseph

Sosok artis peran berinisial BJ yang ditangkap polisi karena dugaan penyalahgunaan sabu diketahui adalah Bobby Joseph.