Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menunda Pelantikan Tersangka

Oleh

image-gnews
Iklan

Keputusan Komisi Pemilihan Umum untuk menunda pelantikan calon kepala daerah terpilih yang menjadi tersangka korupsi sepatutnya didukung. Pemerintah sebaiknya tidak mempersoalkan jika komisi itu kelak memberlakukan keputusan tersebut.

Rencana penangguhan pelantikan tersangka itu disampaikan Rabu pekan lalu dalam uji publik Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Aturan itu akan diberlakukan pada pemilihan kepala daerah yang bakal digelar serentak mulai akhir tahun ini. Di situ disebutkan bahwa penundaan pelantikan dilakukan hingga keluar putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Penundaan pelantikan kepala daerah berstatus tersangka korupsi itu sesuai dengan semangat untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih. Korupsi harus dipandang sebagai kejahatan luar biasa, dan karena itu, untuk menghadapinya, diperlukan perlakuan yang juga luar biasa.

Selama ini, Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah belum mengatur hal itu. Kementerian Dalam Negeri pun melantik sejumlah calon kepala daerah terpilih dalam status tersangka walau kemudian langsung menonaktifkannya. Hambit Bintih, misalnya, dilantik menjadi Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, meski sedang berada dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Status tersangka calon kepala daerah terpilih bisa dipastikan akan mempengaruhi jalannya pemerintahan. Meski belum dinyatakan bersalah, mereka harus menjalani pemeriksaan, menghadiri persidangan, dan kemudian menghadapi vonis hakim. Apalagi bila sang calon kepala daerah terpilih kemudian juga dimasukkan ke tahanan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pentingnya penundaan pelantikan calon kepala daerah berstatus tersangka juga bisa didasarkan pada hasil riset Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Menurut penelitian yang dilakukan pada 2005-2012, calon kepala daerah yang pernah dilaporkan ke lembaga itu ternyata memiliki perilaku koruptif setelah dilantik. Mereka disebutkan cenderung membangun mafia birokrasi selama memimpin.

Aturan yang dirancang Komisi Pemilihan Umum itu memang tidak akan gampang diterima. Sebab, Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang baru diperbarui Dewan Perwakilan Rakyat hanya menyatakan kepala daerah diberhentikan setelah status hukumnya berkekuatan hukum tetap.

Meski begitu, perlakuan yang sama sebenarnya sudah dijalankan pada pemilihan anggota badan legislatif 2014. Ketika itu, Komisi Pemilihan Umum mengusulkan pelantikan lima calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat ditunda karena berstatus tersangka korupsi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyetujui usulan itu. Kementerian Dalam Negeri semestinya mengikuti contoh baik itu bila kelak Komisi Pemilihan Umum mengusulkan hal yang sama untuk calon kepala daerah terpilih.

Dewan dan pemerintah perlu memasukkan aturan itu ke dalam Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah. "Pertumbuhan" jumlah bupati, wali kota, atau gubernur tersangka korupsi harus dihentikan. Jika itu tidak dilakukan, "penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dari korupsi" sebagai Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat 1998 menjadi sebatas slogan. *

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jadwal Portugal vs Republik Cek di Matchday Pertama Euro 2024: Duel Cristiano Ronaldo dan Patrik Schick

31 menit lalu

Pemain timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. REUTERS/Rodrigo Antunes
Jadwal Portugal vs Republik Cek di Matchday Pertama Euro 2024: Duel Cristiano Ronaldo dan Patrik Schick

Jadwal Portugal vs Republik Cek akan berlangsung di Grup F Euro 2024 (Piala Eropa 2024) Rabu dinihari, 19 Juni 2024. Duel Ronaldo vs Schick.


Apakah Jabodetabek Hujan Hari Ini? Simak Prediksi Cuaca BMKG Lengkap Pagi - Malam

39 menit lalu

Ilustrasi Cuaca DKI Jakarta yang berawan. Tempo/Tony Hartawan
Apakah Jabodetabek Hujan Hari Ini? Simak Prediksi Cuaca BMKG Lengkap Pagi - Malam

Prediksi cuaca BMKG menyebut seluruh wilayah Jakarta akan cerah berawan pada Senin pagi, 17 Juni 2024, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.


Bahan Utama Memasak Gulai Kambing dan Tongsengnya

40 menit lalu

Ilustrasi gulai kambing. Tabloidbintang
Bahan Utama Memasak Gulai Kambing dan Tongsengnya

Termasuk Idul Adha, di mana banyak orang memiliki daging kurban, kambing maupun sapi. Ini bahan-bahan utama untuk memasak gulai kambing dan tongseng.


Lupakan Gaduh Proyek Beach Club, Ini 9 Destinasi Wisata Pilihan di Gunungkidul

58 menit lalu

Suasana malam di Bukit Bintang, Pathuk, Gunungkidul, Yogyaakarta, Rabu, 5 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Lupakan Gaduh Proyek Beach Club, Ini 9 Destinasi Wisata Pilihan di Gunungkidul

Menunggu realisasi dari janji Raffi Ahmad itu dan mendesak investor lain mengikutinya sehingga rencana resort di bentang alam Karst Gunungkidul batal.


93 Anggota: ICC Harus Diizinkan Bekerja 'tanpa Intimidasi'

1 jam lalu

Markas Besar ICC, Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag, Belanda .
93 Anggota: ICC Harus Diizinkan Bekerja 'tanpa Intimidasi'

Pengungkapan tentang tindakan intelijen Israel terhadap ICC telah "benar-benar membuka mata banyak diplomat."


Saran Ahli Gizi agar Kolesterol Tak Naik usai Santap Daging Kurban

1 jam lalu

Gulai kambing. TEMPO/Febrianti
Saran Ahli Gizi agar Kolesterol Tak Naik usai Santap Daging Kurban

Masyarakat diminta membatasi garam dan santan demi mencegah kenaikan kolesterol jahat usai menyantap daging kurban


Rekor Suhu Panas Bulanan Global Sudah Terangkai Setahun Penuh per Mei 2024

2 jam lalu

Pengendara motor lewat di bawah alat penyiram air saat gelombang panas di Ahmedabad, India, 9 Mei 2024. Setidaknya dua orang tewas di negara bagian Kerala, India Selatan, diduga karena serangan suhu panas. REUTERS/Amit Dave
Rekor Suhu Panas Bulanan Global Sudah Terangkai Setahun Penuh per Mei 2024

Studi memperingatkan kalau suhu panas dan gelombang panas bisa bertambah ekstrem lagi jika suhu udara global menembus batas 1,5 derajat Celsius.


Sebagian karena Kepanasan, 14 Warga Yordania Meninggal saat Ibadah Haji

2 jam lalu

Umat Muslim berdoa di Gunung Rahmah di dataran Arafat saat melakukan ritual ibadah Haji, di luar kota suci Mekah, Arab Saudi, 15 Juni 2024. REUTERS/Mohamad Torokman
Sebagian karena Kepanasan, 14 Warga Yordania Meninggal saat Ibadah Haji

Empat belas warga Yordania dilaporkan meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi, sementara 17 lainnya dilaporkan hilang.


Sandiaga Persilakan Ketua Umum PPP Dievaluasi Asal Sesuai Aturan

2 jam lalu

Sejumlah massa dari Front Kader Ka'bah Bersatu (FKKB), menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Menteng, Jakarta Pusat, 14 Juni 2024. Mereka menuntut Plt. Ketua Umum PPP Mardiono untuk mengundurkan diri, karena dinilai gagal mengantarkan Ka'bah ke Senayan di Pemilu 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Sandiaga Persilakan Ketua Umum PPP Dievaluasi Asal Sesuai Aturan

Sandiaga Uno tak persoalkan demonstrasi kader partainya yang mendesak Mardiono mundur dari jabatan ketua umum PPP. Bagian dari kebebasan berpendapat.


BamBam GOT7 Akui Unfollow Medsos Taeyeon SNSD Demi Fokus Tur Dunia

2 jam lalu

Taeyeon SNSD dan BamBam GOT7. Foto: Instagram/@bambam1a
BamBam GOT7 Akui Unfollow Medsos Taeyeon SNSD Demi Fokus Tur Dunia

BamBam GOT7 mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk berhenti mengikuti sang idola, Taeyeon SNSD di media sosial.