Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polisi yang Melawan Atasan

Oleh

image-gnews
Iklan

Penangkapan Novel Baswedan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, pekan lalu menunjukkan cara kerja polisi yang serampangan, meskipun bukan bertujuan mendiskreditkan KPK. Dalam 1 x 24 jam, tim penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia memaksakan penangkapan, pemeriksaan, juga rekonstruksi yang jauh dari Jakarta. Sepanjang waktu yang sama, polisi berbohong sekurang-kurangnya dalam tujuh hal.

Alasan polisi, penjemputan paksa Novel pada Jumat dinihari pekan lalu itu dilakukan demi merekonstruksi kasus yang diduga melibatkannya. Novel dituduh menganiaya pencuri sarang burung walet saat menjabat kepala satuan reserse di Kepolisian Resor Bengkulu pada 2004. Polisi pernah hendak "menghidupkan" kasus ini pada 2012. Ketika itu KPK baru saja menetapkan Inspektur Jenderal Djoko Susilo sebagai tersangka kasus korupsi simulator kemudi.

Proses hukum terhadap Novel memang tak serta-merta berhenti setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan meredakan ketegangan antara Polri dan KPK. Tapi, sebagaimana kata Yudhoyono waktu itu, upaya polisi melanjutkannya kali ini pun tidak tepat dalam hal waktu dan cara-dan semestinya tak pernah tepat dalam hal apa pun dan kapan pun.

Novel sebenarnya sudah menjalani pemeriksaan kode etik di Markas Polres Bengkulu dan Polda Bengkulu dalam kaitan dengan kasus yang pelakunya adalah anak buahnya itu. Dia lalu dikenai sanksi berupa teguran. Walau demikian, sanksi ini tidak berakibat apa-apa pada kedudukannya. Dia masih dipercaya menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu sampai Oktober 2005. Dia bergabung dengan KPK pada 2006 dan memutuskan bertahan di sana.

Penetapannya kembali sebagai tersangka sulit dipisahkan dari upaya KPK mengusut kasus dugaan korupsi yang melibatkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan. Tidak hanya berupaya mempercepat penanganannya, melalui penangkapan dan kemudian pemberkasan serta rekonstruksi yang menurut penasihat hukum Novel menabrak-nabrak aturan beracara, polisi bahkan melancarkan serangan murahan dengan memfitnah Novel memiliki empat rumah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Semua yang dilakukan polisi itu sangat sulit bisa diterima sebagai bagian dari proses hukum. Kesan yang timbul justru polisi sedang melakukan pembunuhan karakter, di samping kriminalisasi-mengada-adakan tuduhan telah melakukan kejahatan. Tindakan ini, bagaimanapun, merupakan pembangkangan terhadap perintah Presiden Joko Widodo saat timbul kegaduhan karena polisi mengkriminalkan dua pemimpin KPK, yakni Bambang Widjojanto dan Abraham Samad.

Penasihat hukum Novel kini sedang menyusun rencana untuk mempraperadilankan polisi. Inilah langkah yang semestinya dilakukan. Tapi, pada saat yang sama, tidak berlebihan jika diserukan juga tuntutan untuk merombak pimpinan Polri, sebagai bagian terpenting dari upaya sungguh-sungguh pembersihan salah satu lembaga penegak hukum itu. Sangat kentara pimpinan yang ada justru cenderung menghancurkan Polri.

Presiden perlu merespons desakan itu dengan tindakan-tindakan yang lebih dari sekadar perintah sebagai atasan-yang sudah berkali-kali diabaikan. Tanpa keputusan yang berani, kesewenang-wenangan seperti yang dilakukan terhadap Novel, juga pimpinan KPK dan para pendukungnya, bakal terus ada.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Klasemen Euro 2024 dan Rekap Hasil Kamis Dinihari 20 Juni: Timnas Jerman Lolos, Kroasia dan Swiss Tertahan

2 menit lalu

Kiper Jerman Manuel Neuer berduel dengan pemain Hungaria Martin Adam dalam pertandingan Grup A Euro 2024 di Stuttgart Arena, Stuttgart, 19 Juni 2024. REUTERS/Heiko Becker
Klasemen Euro 2024 dan Rekap Hasil Kamis Dinihari 20 Juni: Timnas Jerman Lolos, Kroasia dan Swiss Tertahan

Tuan rumah Jerman memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke babak 16 besar Euro 2024. Sedangkan Swiss dan Kroasia sama-sama meraih hasil seri.


Saran Pakar Saraf untuk Pekerja Penderita Migrain

26 menit lalu

Ilustrasi migrain. Shutterstock
Saran Pakar Saraf untuk Pekerja Penderita Migrain

Pakar mengatakan pekerja yang sering mengalami nyeri kepala jangan menganggap sepele karena migrain merupakan kelainan sistem saraf dan sistem otak.


Tips Penderita PPOK Bersihkan Paru-paru secara Mandiri

2 jam lalu

Ilustrasi wanita batuk. Freepik.com/Jcomp
Tips Penderita PPOK Bersihkan Paru-paru secara Mandiri

Dokter membagi tips pasien penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) untuk membersihkan paru-paru secara mandiri.


Hasil Euro 2024: TImnas Jerman ke 16 Besar Usai Kalahkan Hungaria 2-0, Jamal Musiala dan Gundogan Cetak Gol

3 jam lalu

Pemain Jerman Ilkay Gundogan mencetak gol ke gawang Hungaria dalam pertandingan Grup A Euro 2024 di Stuttgart Arena, Stuttgart, 19 Juni 2024. REUTERS/Heiko Becker
Hasil Euro 2024: TImnas Jerman ke 16 Besar Usai Kalahkan Hungaria 2-0, Jamal Musiala dan Gundogan Cetak Gol

Timnas Jerman berhasil meraih kemenangan penting atas Hungaria pada pertandingan kedua di Grup A Euro 2024.


Kapan Pasien Penyakit Jantung Perlu Pasang Ring?

4 jam lalu

Ilustrasi Ring jantung. Vidio/Abott
Kapan Pasien Penyakit Jantung Perlu Pasang Ring?

Pakar mengatakan pemasangan ring jantung masih menjadi solusi efektif mengatasi penyumbatan pembuluh darah. Kapan diperlukan pasien penyakit jantung?


Pentingnya Pendekatan Inovatif dan Teknologi Atasi Air Bersih

4 jam lalu

Implementasi IOT Bima Sakti Alterra/Bima Sakti Alterra
Pentingnya Pendekatan Inovatif dan Teknologi Atasi Air Bersih

Teknologi anak bangsa mencoba integrasikan berbagai aspek pengelolaan air bersih, mulai dari infrastruktur, manajemen risiko, hingga analisis data.


Hasil Euro 2024: Kroasia vs Albania 2-2, Klaus Gjasula Jadi Pesakitan dan Pahlawan

6 jam lalu

Pemain Albania Klaus Gjasula melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kroasia dalam pertandingan Grup B Euro 2024 di Hamburg Volksparkstadion, Hamburg, 19 Juni 2024. Gol  Klaus Gjasula di menit-menit akhir membuat Albania menahan imbang Kroasia 2-2. REUTERS/Lisi Niesner
Hasil Euro 2024: Kroasia vs Albania 2-2, Klaus Gjasula Jadi Pesakitan dan Pahlawan

Kroasia gagal mengalahkan Albania setelah gol Klaus Gjasula memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2 dalam laga kedua Grup B Euro 2024.


Respons Internal KIM dan Pakar Soal Tawaran Posisi Cawagub Jakarta untuk PKS

6 jam lalu

Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera atau DPP PKS menggelar acara Tebar Kurban di kantor DPP PKS, Selasa, 18 Juni 2024. (Dari kiri ke kanan) Bendahara PKS Mahfudz Abdurrahman, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Respons Internal KIM dan Pakar Soal Tawaran Posisi Cawagub Jakarta untuk PKS

Pakar politik menilai posisi PKS di Pilgub Jakarta 2024 strategis.


Honda Mobilio Milik Bos Rental Mobil yang Tewas di Pati Disita Polres Jakarta Timur

7 jam lalu

Petugas Polres Jakarta Timur melihat kondisi mobil milik bos rental, Burhanis, yang disita di Mapolres Metro Jaktim, Rabu, 19 Juni 2024. Burhanis tewas dikeroyok di Desa Sumbersoko, Sukolilo, Pati usai diteriaki maling. Foto: ANTARA/Syaiful Hakim
Honda Mobilio Milik Bos Rental Mobil yang Tewas di Pati Disita Polres Jakarta Timur

Polres Jakarta Timur membawa satu unit Honda Mobilio putih milik Burhanis, bos rental mobil yang tewas dikeroyok di Sukolilo, Pati


Teknologi Hidrofon, Bisakah Memecahkan Misteri Hilangnya Pesawat MH370?

7 jam lalu

Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 yang hilang, terlihat dalam acara peringatan 10 tahun hilangnya pesawat tersebut, di Subang Jaya, Malaysia, 3 Maret 2024. Keluarga penumpang dari Malaysia dan Cina berkumpul untuk mengenang pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing yang hilang pada 8 Maret 2014 silam. REUTERS/Hasnoor Hussain
Teknologi Hidrofon, Bisakah Memecahkan Misteri Hilangnya Pesawat MH370?

Peneliti dari Cardiff, dengan teknologi hidrofon, punya harapan bisa memecahkan misteri hilangnya pesawat MH370.