Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Proyek Fiktif CSR

Oleh

image-gnews
Iklan

Kabar buruk kembali menimpa perusahaan di bawah badan usaha milik negara. Kali ini bukan soal kinerja yang terpuruk, melainkan ihwal proyek sawah fiktif yang sumber biayanya berasal dari program bantuan sosial perusahaan itu. Kepolisian yang menerima laporan perkara ini mesti cergas bertindak: menyeret mereka yang terlibat ke meja hijau dan mengembalikan dana yang tersisa ke kas negara.

Proyek mencetak sawah bermula dari niat mulia BUMN membantu program swasembada pangan pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono. Perusahaan tersebut adalah BNI, BRI, PT Askes, PT Pertamina, PT Pelabuhan Indonesia II, PT Hutama Karya, dan PT Perusahaan Gas Negara. Mereka patungan menghimpun duit bantuan sosial sebagai dana corporate social responsibility (CSR).

Selama kurun 2012-2014, terkumpullah dana sebesar Rp 317 miliar dari perusahaan pelat merah tersebut. Dana ini untuk membuka 100 ribu hektare sawah baru di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Daerah tersebut dipilih karena diasumsikan lahan seluas itu gampang diperoleh di sana. Kenyataannya, tidak seperti itu. Pencetakan sawah tak pernah ada.

Adalah PT Sang Hyang Seri yang dipercaya menjalankan proyek ini. Perusahaan BUMN bidang pangan itu merangkul penduduk yang memiliki lahan tidur. Mereka diikat dalam sebuah kerja sama. Tanpa bekerja, pemilik lahan dijanjikan mendapat bagian 40 persen keuntungan setiap kali panen. Sedangkan 60 persen sisanya bagian perusahaan.

Ternyata mendapatkan 100 ribu hektare lahan tidaklah mudah. Hingga 2014, yang diperoleh hanya sekitar 40 ribu hektare lahan. Itu pun tidak semuanya cocok untuk ditanami padi. Lahan yang benar-benar bisa ditanami padi hanya 7.000 hektare. Dari jumlah itu, yang siap diolah tak lebih dari 5.000 hektare.

Ketidakberesan PT Sang Hyang Seri bukan hanya itu. Pengadaan sawah, belakangan, diketahui diserahkan kepada pihak ketiga, yakni PT Hutama Karya, PT Indra Karya, PT Brantas Abipraya, dan PT Yodya Karya. Disebut-sebut "alih tugas" ini tak lepas dari kebijakan Menteri BUMN saat itu, Dahlan Iskan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

CSR adalah program wajib perseroan sebagaimana diatur dalam Pasal 74 Undang-Undang 40 Tahun 2007. Bukan rahasia lagi, program CSR BUMN rawan penyimpangan. Selain program fiktif, titik kerawanan bisa bermacam-macam. Misalnya bantuan yang disalurkan kecil-selebihnya untuk kepentingan direksi atau pihak tertentu. Lalu, tata cara penyalurannya pun kerap dimanipulasi.

Keterangan Dahlan Iskan jelas sangat diperlukan dalam perkara ini. Kepolisian semestinya memeriksa penanggung jawab perusahaan BUMN yang menyalurkan dana CSR. Badan Pemeriksa Keuangan pun mesti mengaudit program CSR di semua perusahaan BUMN. BPK tidak perlu ragu memberi cap buruk, terutama bagi perseroan yang tak transparan dan akuntabilitasnya rendah dalam penyaluran dana sosialnya.

Jika dalam program ini terindikasi ada tindak pidana, BPK harus melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PPP Tak Lolos ke Senayan, Politikus Senior Ini Minta Elite Partai Minta Maaf Secara Terbuka

5 menit lalu

Zainut Tauhid Sa'adi (kiri)  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
PPP Tak Lolos ke Senayan, Politikus Senior Ini Minta Elite Partai Minta Maaf Secara Terbuka

Politikus senior PPP Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan soal tak lolosnya partai itu ke Senayan sebagai sesuatu yang wajar karena publik memberi hukuman.


Agensi Bantah Kim Soo Hyun Pacaran dengan Lim Na-young

12 menit lalu

Kim Soo Hyun saat menerima piala Popularity Award di Baeksang Arts Awards 2024, Selasa, 7 Mei 2024. Foto: Instagram/@baeksang.official
Agensi Bantah Kim Soo Hyun Pacaran dengan Lim Na-young

Sempat dirumorkan menjalin asmara, agensi aktor Korea Kim Soo Hyun membantah rumor tersebut.


BEM Undip Sebut Kenaikan IPI Batal: Tetap Kami Kawal

14 menit lalu

Ketua BEM Universitas Diponegoro (Undip) Farid Darmawan ketika ditemui di kompleks DPR Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Mei 2024. TEMPO/Defara
BEM Undip Sebut Kenaikan IPI Batal: Tetap Kami Kawal

Kenaikan terjadi pada IPI atau biaya yang dikenakan pada calon mahasiswa baru yang masuk lewat jalur mandiri.


Tablet Perdana Poco Pad Bakal Hadir di Indonesia, Berbekal HyperOS dan Layar Besar

14 menit lalu

Poco Pad (Gizmochina)
Tablet Perdana Poco Pad Bakal Hadir di Indonesia, Berbekal HyperOS dan Layar Besar

Layar Poco Pad yang besar dengan ukuran 12,1 inci membuat perangkat ini mendukung terhadap segala aktivitas pengguna,


Perburuan Harun Masiku, Penyidik KPK Masih Analisis Ponsel Hasto Kristiyanto dan Alat Bukti Lainnya

22 menit lalu

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Hngga saat ini Harun Masiku masih dalam pelarian dan menjadi buronan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK.  TEMPO/Imam Sukamto
Perburuan Harun Masiku, Penyidik KPK Masih Analisis Ponsel Hasto Kristiyanto dan Alat Bukti Lainnya

KPK akan memanggil kembali Hasto Kristiyanto apabila sudah ada informasi dari penyidik yang menangani kasus Harun Masiku.


Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 2.000 Meter

28 menit lalu

Kolom abu vulkanik yang terbentuk akibat aktivitas erupsi Gunung Ibu di Maluku Utara. PVMBG
Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 2.000 Meter

Masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung direkomendasikan tidak beraktivitas di radius 4 kilometer.


Hidangan Idul Adha, 5 Kuliner Khas Nusantara Berbahan Utama Daging

29 menit lalu

Ilustrasi rendang. shutterstock.com
Hidangan Idul Adha, 5 Kuliner Khas Nusantara Berbahan Utama Daging

Saat merayakan Idul Adha, daging hewan kurban yang didapat akan dimasak untuk hidangan makan bersama keluarga


Penjudi Online akan Dapat Bansos, Pengamat: Sama Saja Memberi Insentif pada Pelaku Judi

36 menit lalu

Presiden Jokowi memberikan keterangan tentang bahaya judi online, Istana Merdeka, 12 Juni 2024. Tangkap Layar Sekretariat Presiden
Penjudi Online akan Dapat Bansos, Pengamat: Sama Saja Memberi Insentif pada Pelaku Judi

Center of Economic and Law Studies (Celios) mengkritik rencana pemerintah yang akan memberikan Bansos pada penjudi online.


PAN Usung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Adi Prayitno: Tafsir Kedekatan dengan Jokowi

40 menit lalu

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi ANTARA/ I.C.Senjaya
PAN Usung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Adi Prayitno: Tafsir Kedekatan dengan Jokowi

Adi Prayitno mengatakan pengusungan Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi menjadi calon Gubernur Jawa Tengah menjadi tafsir kedekatan dengan Jokowi.


Uni Eropa Sepakat Mulai Pembicaraan Aksesi dengan Ukraina dan Moldova

40 menit lalu

Bendera Uni Eropa berkibar setengah tiang di luar markas Komisi Eropa, sebagai bentuk belasungkawa atas wafatnya Ratu Elizabeth dari Inggris, di Brussel, Belgia, 9 September 2022. REUTERS/Yves Herman
Uni Eropa Sepakat Mulai Pembicaraan Aksesi dengan Ukraina dan Moldova

Para duta besar Uni Eropa telah sepakat memulai perundingan aksesi dengan Ukraina dan Moldova.