Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

KPK Jangan Menyerah

Oleh

image-gnews
Iklan

DENGAN dalih apa pun, pelimpahan kasus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi kepada Kejaksaan Agung akan melemahkan gerakan pemberantasan korupsi. Tren pelimpahan yang semakin sering terjadi belakangan ini sangat memprihatinkan.

Belum lama ini, satu lagi kiriman kasus KPK mendarat di meja Kejaksaan Agung. Kasus dugaan korupsi pengadaan sarana olahraga Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang itu bahkan sudah masuk tahap penyidikan. Dua orang ditetapkan Kejaksaan sebagai tersangka. Yaitu Asisten Deputi Pengembangan Prasarana dan Sarana Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Brahmantony; serta mantan Direktur Utama PT Artha Putra Arjuna, Rino Lade. Keduanya diperkirakan merugikan negara Rp 76 miliar. Kasus Hambalang itu seakan melengkapi anggapan KPK "menyerah" menangani kasus-kasus penting.

Dalam kasus Hambalang, walaupun KPK berdalih kasus yang dilimpahkan hanya "cabang" dari kasus pokok yang sudah ditangani pihaknya, semestinya komisi antirasuah meneruskan kasus ini sampai tuntas. KPK perlu memastikan bahwa setelah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, juga mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum, masuk penjara, tak ada lagi pejabat tinggi yang terlibat. Dengan begitu banyak data di tangan, KPK tentu lebih mudah melanjutkan kasus ini.

Tentu orang belum lupa akan pelimpahan kasus penetapan Komisaris Jenderal Budi Gunawan, yang saat itu calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia, sebagai tersangka dugaan penerimaan suap dan gratifikasi. Seharusnya, bila memiliki data yang kuat, KPK berani menetapkan kembali Budi Gunawan, yang kini menjabat Wakil Kepala Polri, sebagai tersangka setelah putusan praperadilan hakim Sarpin Rizaldi membebaskan Budi dari status tersangka.

Yang lebih menyedihkan, Kejaksaan kemudian melemparkan kasus Budi Gunawan kepada Badan Reserse Kriminal Polri. Alasannya, polisi sudah menyelidiki kasus ini pada 2010. Kepolisian memang telah menyelidiki kasus ini, dengan kesimpulan yang dikritik banyak pihak: tidak ditemukan unsur pidana. Seperti dikhawatirkan banyak orang, terutama para pegiat antikorupsi, polisi kemudian menyatakan kasus ini tak layak dilanjutkan lagi. Sebuah akhir yang seharusnya "mengusik" KPK untuk bertindak lebih tegas.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meskipun KPK sibuk dengan upaya penyelamatan diri atas kasus praperadilan yang menimpa salah satu komisionernya, Bambang Widjojanto, kesan lepas tangan perlu dihindari. Walaupun sibuk melayani gugatan praperadilan para tersangka, juga repot lantaran kasus yang menimpa mantan ketuanya, Abraham Samad, KPK tak boleh terlihat seperti kehilangan taji.

Memang tidak ada larangan bagi KPK untuk melimpahkan kasus yang ditanganinya. Dalam Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi Pasal 44 ayat 4 dinyatakan: dalam hal KPK berpendapat perkara tersebut diteruskan, KPK melaksanakan penyidikan sendiri atau dapat melimpahkan perkara tersebut kepada penyidik Kepolisian atau Kejaksaan. Namun langkah tersebut hanya menunjukkan satu hal yang banyak disorot publik belakangan ini: KPK semakin tak "berdaya".

Situasi yang dihadapi KPK saat ini perlu menjadi pertimbangan Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK yang sedang bekerja. Seleksi ketat wajib dilakukan, apalagi banyak calon berasal dari lembaga yang selama ini kerap berseberangan dengan tugas KPK. Calon yang memiliki integritas dan keberanian tinggi akan membawa KPK kembali menjadi tumpuan harapan gerakan pemberantasan korupsi.***

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kata Politikus PDIP soal Isu Pergantian Sekjend Usai Hasto Kristiyanto Diperiksa KPK

58 detik lalu

Ronny Talapessy, kuasa hukum staf Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Kusnadi, seusai kembali melengkapi dan menyerahkan bukti-bukti baru laporan pelanggaran kode etik tim penyidik KPK ke Dewan Pengawas KPK di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024. Tim penyidik KPK dilaporkan ke Dewas KPK terkait penyitaan satu ponsel, buku tabungan dan dua kartu ATM milik Kusnadi dan dua ponsel serta buku agenda DPP PDIP milik Hasto Kristiyanto. TEMPO/Imam Sukamto
Kata Politikus PDIP soal Isu Pergantian Sekjend Usai Hasto Kristiyanto Diperiksa KPK

Hasto Kristiyanto menduga rencana untuk menggantikan dirinya dari jabatan Sekretaris Jenderal merupakan upaya untuk memecah belah partai.


MAI: Ada Potensi Besar dari Pengembangan Tambak Udang, Asal Tak Diganggu Narasi LSM

1 menit lalu

Komisi IV DPR RI melakukan audiensi dengan Ketua Perwakilan Tambak Udang/Paguyuban Petambak Mulyo Karimunjawa, Ketua Umum Shrimp Club Indonesia, Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia, Ketua Umum Forum Udang Indonesia, di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI  pada Senin, 24 Juni 2024. TEMPO/MOCHAMAD FIRLY FAJRIAN
MAI: Ada Potensi Besar dari Pengembangan Tambak Udang, Asal Tak Diganggu Narasi LSM

Indonesia memiliki garis pantai terpanjang nomor dua dunia setelah Kanada. Namun hanya bisa ada di posisi kelima produsen udang dunia


Duel Albania vs Spanyol di Laga Terakhir Grup B Euro 2024, Sylvinho dan Luis de la Fuente Sama-sama Ingin Menang

2 menit lalu

Pemain Albania Kristjan Asllani berusaha melewati pemain Kroasi Josip Sutalo dalam pertandingan Grup B Euro 2024 di Hamburg Volksparkstadion, Hamburg, 19 Juni 2024. REUTERS/Carmen Jaspersen
Duel Albania vs Spanyol di Laga Terakhir Grup B Euro 2024, Sylvinho dan Luis de la Fuente Sama-sama Ingin Menang

Pelatih Timnas Albania Sylvinho memastikan para pemainnya siap memberikan performa terbaik saat melawan Spanyol pada laga ketiga Grup B Euro 2024.


Disiapkan untuk Pilgub Jakarta, NasDem Tak Persoalkan Kekalahan Anies di Pilpres

17 menit lalu

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-jufri (kanan) bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kedua kanan), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) dan mantan capres nomor urut 1 Anies Baswedan (kedua kiri)  berfoto bersama saat milad ke-22 PKS di kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu 27 April 2024. Tasyakuran milad ke-22 PKS tersebut dihadiri sejumlah kader dan ketua umum partai politik. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Disiapkan untuk Pilgub Jakarta, NasDem Tak Persoalkan Kekalahan Anies di Pilpres

Survei sejumlah lembaga menunjukan, elektabilitas Anies untuk pilgub Jakarta menduduki posisi pertama.


5 Destinasi untuk Solo Traveler Pemula Menurut Pakar Perjalanan

17 menit lalu

Santiago, Chile. Unsplash.com/Fransisco Temeny
5 Destinasi untuk Solo Traveler Pemula Menurut Pakar Perjalanan

Bagi solo traveler pemula memilih destinasi perjalanan bisa menjadi hal yang menakutkan.


Yaman Serang Tanker dan Kapal Induk Amerika Pelanggar Embargo terhadap Israel

18 menit lalu

Tentara Yaman dan milisi Houthi menyerang kapal yang berhubungan dengan Israel di Laut Hitam. Irna news
Yaman Serang Tanker dan Kapal Induk Amerika Pelanggar Embargo terhadap Israel

Yaman mengklaim telah menembak kapal komersial dan kapal induk USS Dwight D. Eisenhower karena melanggar embargo terhadap Israel.


Elen Setiadi Menjadi Pj Gubernur Sumsel, Tito Karnavian: Bangun Kampung Saya

21 menit lalu

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. TEMPO/Adinda Jasmine
Elen Setiadi Menjadi Pj Gubernur Sumsel, Tito Karnavian: Bangun Kampung Saya

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berpesan kepada Elen Setiadi yang menjadi Pj Gubernur Sumatera Selatan.


Belum Banyak Warga Finlandia yang Mengenal Indonesia, Duta Besar Silvy Promosi Budaya

23 menit lalu

Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia, Ratu Silvy Gayatri, membuka acara Indonesian and Finland Festival (IFF) 2024 di Lasipalatsian Aukio, Helsinki, pada 15-16 Juni 2024. sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI
Belum Banyak Warga Finlandia yang Mengenal Indonesia, Duta Besar Silvy Promosi Budaya

Indonesian and Finland Festival (IFF) 2024 diharapkan bisa membuat warga Finlandia lebih mengenai Indonesia.


Karen Agustiawan Divonis 9 Tahun Penjara dalam Perkara Korupsi LNG Pertamina

23 menit lalu

Eks Direktur Utama PT Pertamina Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan di ruang sidang Kusuma Atmaja Pengadilan Tindak Pidana Korupsi PN Jakarta Pusat, Senin, 24 Juni 2024. TEMPO/Defara
Karen Agustiawan Divonis 9 Tahun Penjara dalam Perkara Korupsi LNG Pertamina

Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan dinyatakan terbukti melakukan korupsi pengadaan LNG


Tiga Juta Hektar Lahan Pesisir Indonesia Potensial Dijadikan Tambak Udang

25 menit lalu

Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Kementerian Kelautan dan Perikanan)
Tiga Juta Hektar Lahan Pesisir Indonesia Potensial Dijadikan Tambak Udang

Tiga juta hektar wilayah pesisir di Indonesia potensial untuk dibuka jadi tambak udang.