Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tabiat Membolos Pegawai Negeri

Oleh

image-gnews
Iklan

Ketidakhadiran pegawai negeri pada hari pertama setelah libur Lebaran sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Badan Kepegawaian Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta yang memantau kehadiran pegawai di Balai Kota pada 22 Juli lalu membuktikan hal itu. Dari total 69 ribu pegawai Pemerintah DKI Jakarta, 6.763 orang (sekitar 9,8 persen) tidak masuk. Pada tahun lalu, persentase pegawai yang tak hadir mencapai 8 persen. Sedangkan pada 2013 sekitar 1,5 persen.

Dari jumlah tersebut, separuh lebih disebut mengantongi izin cuti, dinas luar daerah, tengah menempuh pendidikan, atau sakit. Tapi sekitar 1.000 pegawai diduga bolos. Terhadap mereka yang mangkir itu, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama jauh-jauh hari sudah mengeluarkan ancaman: akan memotong Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Dinamis pegawai. Tunjangan itu besarnya hampir setara dengan gaji pokok seorang pegawai.

"Penyakit" mangkir dari kantorpadahal sudah mendapat libur cukuptak hanya terjadi di Jakarta. Hal yang sama, seperti disebutkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Yuddy Chrisnandi, juga terjadi di daerah. Di Rumah Sakit M. Yunus, Bengkulu, misalnya, pada hari pertama setelah libur Lebaran banyak pegawainya yang absen. Akibatnya, pelayanan rumah sakit itu kacau-balau. Di Subang, Jawa Barat, apel pagi yang rutin digelar hanya dihadiri tak lebih dari 40 persen pegawai. Lapangan upacara terlihat kosong melompong. Jelas tak mungkin 60 persen pegawai lainnya tengah dinas luar kota atau cuti serempak.

Hukuman terhadap mereka yang mangkir ini memang ringan, dan bisa jadi itu pula yang membuat penyakit membolos pegawai negeri tumbuh subur. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri menyatakan mereka yang mangkir mendapat sanksi dari atasan berupa teguran lisan dan tertulis.

Adapun jika tidak masuk selama 5-15 hari memperoleh surat pernyataan tidak puas. Penundaan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, dan penurunan pangkat satu tingkat baru bisa dikenakan jika pegawai tidak hadir selama 16-30 hari kerja. Sanksi seperti itu sangat ringan dan sama sekali tak akan menimbulkan efek jera.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Untuk mengatasi hal ini, terobosan Gubernur Basuki melalui Peraturan Gubernur Nomor 193 Tahun 2015 tentang TKD bisa dicontoh daerah lain. Basuki menegaskan, pegawai yang membolos tidak mendapat TKD Dinamis satu bulan. Sebelumnya, pegawai yang masuk lewat dari pukul 07.30 dipotong TKD-nya Rp 500 ribu per menit.

Namun, karena pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran banyak pegawai yang pulang cepattak sesuai dengan jam pulang kantormungkin Basuki perlu memperhitungkan ihwal "pencurian" jam kerja ini. Jika jam kerja mereka kurang dari 8,5 jam seperti ketentuan, TKD Dinamis mereka harus dipotong.

Sanksi pemotongan penghasilan ini besar kemungkinan bakal efektif dan membuat para pegawai negeri kapok. Apalagi, para abdi negara itu selalu menikmati kenaikan gaji dari pemerintah. Sepatutnya, dengan gaji yang didapat dari uang rakyat itu, mereka memberikan pelayanan terbaik untuk publik.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


BMKG Prediksi Jakarta Cerah Seharian, Namun Kualitas Udaranya Tergolong Buruk

8 menit lalu

Gedung perkantoran terselimuti kabut polusi di Jakarta, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
BMKG Prediksi Jakarta Cerah Seharian, Namun Kualitas Udaranya Tergolong Buruk

Cuaca Jakarta diprediksi cerah sepanjang hari ini. Namun, tingkat polusinya juga sedang tinggi.


Spesial Liburan Sekolah, KAI Beri Diskon Makanan dan Gratis Kerajinan Kertas Kereta

24 menit lalu

Ratusan calon penumpang kereta api memadati Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (29/6). Libur panjang sekolah dimanfaatkan warga untuk liburan ke sejumlah kota di Pulau Jawa. TEMPO/Subekti
Spesial Liburan Sekolah, KAI Beri Diskon Makanan dan Gratis Kerajinan Kertas Kereta

PT KAI menghadirkan program khusus liburan sekolah bernama Kidsfun Menu with Papercraft Train Series hingga 28 Juli 2024.


Ajukan Gelar Guru Besar, Bamsoet Lulus S2 Dahulu Baru S1

26 menit lalu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, menjadi pembicara secara daring dalam Seminar Nasional Pascasarjana Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya di Jakarta, Sabtu 15 Juni 2024.
Ajukan Gelar Guru Besar, Bamsoet Lulus S2 Dahulu Baru S1

Penjelasan Bamsoet lulus S2 dahulu baru S1.


63 Tahun Jokowi, Rekam Jejak Politiknya dari Solo

36 menit lalu

Walikota Solo Joko Widodo berpose di depan mobil Kiat Esemka. TEMPO/Ukky Primartantyo
63 Tahun Jokowi, Rekam Jejak Politiknya dari Solo

Presiden Jokowi berulangtahun ke-63 pada 21 Juni lalu. Karier politiknya melejit ketika ia berhasil menjabat dua periode sebagai Wali Kota Solo.


Asal Usul Pelat Nomor Kendaraan Satu Huruf, Ini Daftar dan Cara Baca Pelat Nomor

39 menit lalu

Ilustrasi plat mobil. momobil.id
Asal Usul Pelat Nomor Kendaraan Satu Huruf, Ini Daftar dan Cara Baca Pelat Nomor

Masih banyak yang belum tahu bahwa gabungan antara huruf dan angka di pelat nomor kendaraan memiliki arti dan ada asal usulnya.


IQAir Catat Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Belum Berubah Empat Hari Terakhir

40 menit lalu

Deretan gedung bertingkat yang tertutup polusi di Jakarta, Jumat 21 Juni 2024. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 15.53 WIB, Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) di Jakarta berada pada angka 155 yang menempatkannya sebagai kota besar dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia di bawah Kinshasa, Kongo. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
IQAir Catat Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Belum Berubah Empat Hari Terakhir

Data IQAir menunjukkan polusi udara di Jakarta sedang tinggi. Konsentrasi polutan PM 2,5 mencapai 80 mikrogram per meter kubik.


Jadwal Piala AFF U-16 2024: Timnas U-16 Indonesia vs Filipina Senin Malam 24 Juni

41 menit lalu

Pesepak bola Timnas Indonesia Evandra (kiri) berselebrasi bersama rekannya Mierza (kanan) usai mencetak gol ke gawang Singapura pada pertandingan penyisihan grup A Piala AFF U-16 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat 21 Juni 2024. Timnas Indonesia menang atas Singapura dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Jadwal Piala AFF U-16 2024: Timnas U-16 Indonesia vs Filipina Senin Malam 24 Juni

Timnas U-16 Indonesia vs Filipina di laga kedua Grup A Piala AFF U-16 2024 akan digelar di Stadion Manahan Solo, Senin, 24 Juni 2024, mulai 19.30 WIB.


Mantan Menteri BUMN Tanri Abeng Meninggal Dunia, Menjabat di Era Soeharto dan Habibie

49 menit lalu

Tanri Abeng di kediamanya, Simprug Golf 12/A3, Jakarta Selatan, 2014. dok. Dasril Roszandi
Mantan Menteri BUMN Tanri Abeng Meninggal Dunia, Menjabat di Era Soeharto dan Habibie

Tanri Abeng pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN di Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan.


21 Tahun Adhisty Zara, Ini Perjalanan Karier Cucu Musisi Acil Bimbo

53 menit lalu

Zara Adhisty dan kakeknya, Acil Bimbo. Instagram/@zaraadhsty
21 Tahun Adhisty Zara, Ini Perjalanan Karier Cucu Musisi Acil Bimbo

Adhisty Zara atau Zara Adhisty, cucu Acil Bimbo ini pernah berkarir di dunia musik sebelum terjun ke bidang akting. Berikut profilnya.


Heru Budi Bakal Ikut Upacara HUT RI ke-79 Bareng Jokowi di IKN

54 menit lalu

Presiden Joko Widodo bersama Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memberikan keterangan pers usai meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin, 31 Juli 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Heru Budi Bakal Ikut Upacara HUT RI ke-79 Bareng Jokowi di IKN

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyatakan bakal mengikuti upacara bendera peringatan hari lahir Indonesia ke-79 pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara atau IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.