Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jangan Rusak Reformasi TNI

Oleh

image-gnews
Iklan

Berbagai upaya mengembalikan peran tentara yang salah arah seperti pada masa Orde Baru mesti ditolak. Termasuk Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia yang tengah dibahas Kementerian Pertahanan. Beleid itu berpotensi mengganggu kehidupan demokrasi Indonesia yang kini mulai tertata dengan baik.

Publik bisa saja menduga ada agenda tersembunyi di balik pembuatan rancangan yang isinya menambah fungsi dan kewenangan TNI tersebut. Karena itu, tak mengherankan jika sejumlah LSM yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil meminta Presiden Joko Widodo menghentikan pembahasan peraturan itu. Mereka khawatir perluasan kewenangan itu akan membuat TNI kembali berpolitiksesuatu yang sudah disetip sejak reformasi 1998.

Rancangan yang menurut anggota Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, masih ada di tingkat kementerian dan Markas Besar TNI itu memang memuat sejumlah pasal kontroversial. Tidak hanya akan membuat kewenangan TNI demikian besar seperti pada era Orde Baru, kewenangan tersebut pada akhirnya juga bakal tumpang-tindih dengan lembaga lain.

Rancangan itu menyebutkan tugas TNI, yang selama ini menjaga pertahanan, ditambah menjaga keamanan. Disebutkan bahwa TNI memiliki fungsi non-militer, yakni penangkal dan penindak ancaman militer dan non-militer dari luar dan dalam negeri, sekaligus pemulih kondisi keamanan negara.

Kita tahu bahwa fungsi menjaga keamanan itu, sesuai dengan undang-undang, adalah tugas kepolisian. Adapun fungsi TNI sebagai alat pertahanan negara diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004. Penambahan tugas ini tentu saja berbahaya, bisa menyebabkan tumpang-tindih, bahkan gesekan, dengan kepolisian, sesuatu yang selama ini sudah kerap terjadi dan membuat jatuh korban di kedua pihak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ada pula pasal lain yang tak kalah aneh. Tercantum dalam Pasal 7, TNI memiliki dua tugas, yakni operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang. Yang terakhir ini tugasnya dari menangani bencana alam hingga menanggulangi penyalahgunaan narkoba. Pelibatan TNI dalam soal narkoba ini tentu saja berlebihan, sekaligus mengada-ada. Tugas itu sudah diemban oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, yakni Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri. Tak terbayangkan bila para anggota TNI itu suatu ketika bersitegang dengan BNN atau Polri dalam urusan narkoba.

Jika rancangan ini kemudian disahkan, yang rugi kita semua: rakyat Indonesia dan TNI. TNI, yang sibuk mengurus bencana atau narkoba, bisa jadi akan kehilangan profesionalitasnya dalam membela negara, dalam perang menghadapi musuh. Kita tahu, TNI sendiri kini tengah dan terus melakukan reformasi demi kebaikan dan keprofesionalan mereka.

Rancangan Peraturan Presiden tentang Susunan Organisasi TNI ini memang tak perlu. Karena itu, Presiden Joko Widodo sebaiknya segera memerintahkan penghentian pembahasan rancangan tersebut.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Anies Tak Ambil Pusing Siapa yang Jadi Lawan di Pilgub Jakarta: Ini Tentang Masa Depan Rakyat

1 detik lalu

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama keluarga menunaikan salat iduladha 1445 Hijriah di Masjid Babul Khoirot, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Lokasi masjid tempat Anies beribadah tidak jauh dari rumahnya. Tempo/Novali Panji
Anies Tak Ambil Pusing Siapa yang Jadi Lawan di Pilgub Jakarta: Ini Tentang Masa Depan Rakyat

Anies Baswedan menyatakan bahwa tidak ambil pusing perihal siapa lawan yang bakal dia hadapi dalam Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jakarta 2024.


Hasil Euro 2024, Slovakia Taklukkan Belgia dengan Skor 1-0

2 jam lalu

Selebrasi pemain Slowakia Ivan Schranz mencetak gol lawan Belgia dalam pertandingan Grup E Piala Eropa 2024 di Deutsche Bank Park, Frankfurt pada Selasa 18 Juni 2024. ANTARA/UEFA/AFP
Hasil Euro 2024, Slovakia Taklukkan Belgia dengan Skor 1-0

Timnas Slovakia berhasil menaklukkan Belgia dalam fase Grup E di Piala Eropa 2024 atau Euro 2024 di Stadion Deutsche Bank Park, Jerman dengan skor 1-0


Klaim Pengganti X di Indonesia, Ini 7 Kejanggalan Ela Elo yang Bikin Geger

3 jam lalu

Logo X.com. X/Elon Musk
Klaim Pengganti X di Indonesia, Ini 7 Kejanggalan Ela Elo yang Bikin Geger

Ela Elo viral di media sosial. Klaim sebagai medsos lokal pengganti Twitter, atau kini X. Prank?


Anggota Timwas Haji DPR Sebut Pengalihan Kuota 10 Ribu untuk ONH Plus Tak Sesuai Keppres

4 jam lalu

Jamaah haji mengelilingi Ka'bah, 1 Juli 2022. REUTERS/Mohammed Salem
Anggota Timwas Haji DPR Sebut Pengalihan Kuota 10 Ribu untuk ONH Plus Tak Sesuai Keppres

Selly Andriany menilai kebijakan pengalihan setengah dari kuota tambahan 20 ribu untuk jemaah haji reguler menjadi ONH Plus tak sesuai aturan


Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Berpotensi Tingkatkan Jumlah Turis ke Tanah Air

4 jam lalu

Kapal pesiar Resorts World One/Istimewa
Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Berpotensi Tingkatkan Jumlah Turis ke Tanah Air

Kemenparekraf siap mendukung pengembangan wisata khusus kapal pesiar.


Debut sebagai Sub-Unit, Jeonghan dan Wonwoo SEVENTEEN Resmi Rilis Single Album THIS MAN

5 jam lalu

Anggota grup SEVENTEEN, Jeonghan dan Wonwoo. Foto: X/@pledis_17
Debut sebagai Sub-Unit, Jeonghan dan Wonwoo SEVENTEEN Resmi Rilis Single Album THIS MAN

Dua anggota SEVENTEEN, Jeonghan dan Wonwoo debut sebagai sebuah sub-unit bernama JxW dengan merilis single album THIS MAN.


Jemaah Haji Lansia Diimbau Badalkan Lontar Jumrahnya, Ini Pertimbangannya

6 jam lalu

Jamaah haji melempar jamrah aqobah di Jamarat, Makkah, Arab Saudi, Minggu 16 Juni 2024. Lempar jamrah aqobah merupakan salah satu syarat yang wajib dilakukan pada ibadah haji sebagai simbol pengusiran setan yang pernah dilakukan Nabi Ibrahim AS. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jemaah Haji Lansia Diimbau Badalkan Lontar Jumrahnya, Ini Pertimbangannya

PPIH mengimbau jemaah haji lanjut usia dan risiko tinggi agar membadalkan lontar jumrahnya, guna menjaga kesehatan


KPU Segera Terbitkan Surat Dinas Penghitungan Ulang Suara di Kaltim

6 jam lalu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idham Holik mengikuti sidang putusan dismissal perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2024. Mahkamah Konstitusi menggelar sidang putusan dismissal terhadap 52 gugatan dalam perkara PHPU Pileg 2024. ANTARA /Dhemas Reviyanto
KPU Segera Terbitkan Surat Dinas Penghitungan Ulang Suara di Kaltim

Melalui surat dinas, KPU daerah segera menyosialisasikan hitung suara ulang kepada partai politik dan masyarakat.


Pecat 4 Wamenhan, Putin Beri Jabatan kepada Keponakannya

6 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin mencoba helikopter saat mengunjungi Pusat Penggunaan Tempur dan Pelatihan Ulang Awak Penerbangan Kementerian Pertahanan Rusia ke-344 di kota Torzhok di Wilayah Tver, Rusia 27 Maret 2024. Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS
Pecat 4 Wamenhan, Putin Beri Jabatan kepada Keponakannya

Putin telah melakukan perombakan radikal Mei lalu dengan memecat Menteri Pertahanan Sergei Shoigu yang telah lama menjabat.


Menkominfo Ajak Generasi Muda Perangi Judi Online

6 jam lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, saat ditemui di agenda Google AI menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Menkominfo Ajak Generasi Muda Perangi Judi Online

Menkominfo Budi Arie Setiadi mengajak generasi muda termasuk dari kalangan mahasiswa untuk dapat mengambil andil secara aktif memerangi judi online.