Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Arogansi di Gedung Dewan

Oleh

image-gnews
Iklan

Apa yang dipertontonkan Fahri Hamzah ketika adu mulut dengan seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat pekan lalu tak lebih merupakan bentuk arogansi pejabat tinggi negara. Sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, tak sepatutnya dia menghalang-halangi penggeledahan ruang kerja legislator yang terseret perkara korupsi.

Sulit membedakan apakah Fahri sedang menjalankan tugas sebagai pemimpin DPR ataukah tengah membela kepentingan pribadi ketika memprotes penggeledahan. Sebab, kemarahannya baru muncul saat penggeledahan dilakukan di ruang anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Yudi Widiana Adia. Padahal sebelumnya, ketika penggeledahan terjadi di ruang kerja Budi Supriyanto, anggota DPR yang lain, tidak ada protes sama sekali dari Fahri.

Kegiatan penyidikan itu digelar setelah KPK menangkap anggota Komisi Infrastruktur DPR, Damayanti Wisnu Putranti, sesudah dia menerima suap. Suap untuk bagi-bagi proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Sin$ 404 ribu atau Rp 3,9 miliar itu ada kemungkinan menyeret anggota Dewan lainnya. Itu sebabnya, KPK menggeledah ruang kerja mereka.

Argumentasi yang disampaikan Fahri bahwa penyidik KPK tidak boleh didampingi polisi bersenjata laras panjang saat menggeledah amat tidak beralasan. Kegiatan penggeledahan itu sudah mendapat penetapan dari pengadilan negeri. Sudah menjadi prosedur standar KPK bahwa penggeledahan mesti dikawal polisi.

Dari sisi aturan di DPR juga sudah dipenuhi karena, sebelum menggeledah, KPK terlebih dulu melapor ke Majelis Kehormatan Dewan dan Sekretariat Jenderal. Jadi, sulit untuk membenarkan tindakan Fahri membentak-bentak petugas KPK. Publik pun akan menilai Fahri sedang overacting atau berupaya melindungi kolega separtai yang mungkin tersangkut perkara korupsi Damayanti.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pengawalan saat penyidik KPK menggeledah merupakan hal vital. Pengalaman berbicara: saat menjalankan operasi, kerap kali penyidik KPK mendapat perlawanan dari para pelaku korupsi. Pada 2012, misalnya, sejumlah petugas KPK nyaris celaka lantaran diserang pengawal Bupati Buol Amran Batalipu.

Fahri semestinya mafhum, tindakannya itu bisa dianggap merintangi upaya KPK dalam menegakkan hukum. Dia bisa terjerat Pasal 21 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi karena merintangi kegiatan penyidikan dan bisa dipidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun.

Bagi KPK sendiri, insiden penggeledahan di gedung DPR semestinya dijadikan bahan introspeksi agar lebih tertib administrasi. Kekeliruan seperti ketidaklengkapan penulisan nama orang yang digeledah, kesalahan penulisan tanggal, dan alpa menulis nama penyidik yang melakukan penggeledahan tidak boleh terulang. Jangan beri celah bagi munculnya serangan balik para pendukung koruptor hanya karena kesalahan yang tidak perlu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Alasan PKS Jagokan Sohibul Iman Bukan Anies di Pilkada Jakarta 2024

7 menit lalu

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman (kedua kanan) bersama Perwakilan Tim Kecil Anies Baswedan Sudirman Said (kanan) memberikan keterangan pers saat deklarasi capres Partai PKS di Kawasan Soewarna, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 30 Januari 2023. PKS secara resmi bergabung dalam Koalisi Perubahan bersama Partai Nasdem dan Partai Demokrat untuk mengusung Anies Baswedan menjadi capres di pilpres 2024. ANTARA FOTO/Fauzan
Alasan PKS Jagokan Sohibul Iman Bukan Anies di Pilkada Jakarta 2024

Apa alasan PKS?


Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Sudah Dibuka, Ini Langkah Lengkap dan Ketentuannya

14 menit lalu

Ilustrasi beasiswa. Eduspace
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Sudah Dibuka, Ini Langkah Lengkap dan Ketentuannya

Untuk mendapat beasiswa LPDP, setiap tahapan harus dilalui dengan tepat dan cermat


Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Gudang LPG yang Tewaskan 18 Orang di Denpasar

17 menit lalu

Ilustrasi kebakaran. ANTARA
Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Gudang LPG yang Tewaskan 18 Orang di Denpasar

Kebakaran gudang LPG di Jalan Cargo II, Kelurahan Ubung Kaja, Denpasar Utara, terjadi pada 9 Juni 2024. Sebanyak 18 korban tewas dalam peristiwa itu.


Kemenko Marves Kejar Target Pembangunan Lima Proyek Hidrogen

18 menit lalu

Seorang petugas mendemonstrasikan pengisian hidrogen dari truk pengangkut fuel cell ke forklift di Pembangkit Listrik Hama Wing, Yokohama, Jepang, Kamis, 68 Oktober 2017. Pembangkit listrik angin yang menghasilkan hidrogen ini dikembangkan Toyota bersama pemerintah perfektur (provinsi) Kanagawa, Kota Yokohama, Kota Kawasaki, serta Iwatani Corp dan Toshiba Corp. TEMPO/Wawan Priyanto.
Kemenko Marves Kejar Target Pembangunan Lima Proyek Hidrogen

ementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menyatakan pemerintah sedang membangun sejumlah proyek hidrogen bersih


Tersangka Ferienjob Masuk DPO Ditangkap di Italia Tapi Dibebaskan, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

27 menit lalu

Enik Waldkonig, WNI tinggal di Jerman tersangka dugaan  TPPO, FOTO: istimewa
Tersangka Ferienjob Masuk DPO Ditangkap di Italia Tapi Dibebaskan, Ini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

Tersangka ferienjob Enik Waldkonig yang selama ini masuk DPO ditangkap di Italia. Tapi tak lama kemudian ia dibebaskan. Mengapa?


Babak Reguler Proliga 2024 Tuntas: Simak Klasemen Akhir, Juara Tiap Putaran, dan Tim yang Lolos Final Four

30 menit lalu

Tim bola voli putri Jakarta BIN menjuarai putaran kedua Proliga 2024. (proliga)
Babak Reguler Proliga 2024 Tuntas: Simak Klasemen Akhir, Juara Tiap Putaran, dan Tim yang Lolos Final Four

Rangkaian pertandingan babak reguler Proliga 2024 sudah usai digelar. Simak klasemen akhir, juara tiap putaran, dan tim yang lolos final four.


BI Jamin Tak Ada Celah Bagi Pegawainya Terlibat Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat

35 menit lalu

Konferensi Pers Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, terkait Pengungkapan Kasus Pembuatan Uang Palsu Rp 22 Miliar. Konferensi Pers dilakukan di Polda Metro Jaya, Jakarta. Tempo/Hendri.
BI Jamin Tak Ada Celah Bagi Pegawainya Terlibat Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat

Bank Indonesia memberi jaminan tidak ada celah bagi pegawainya untuk terlibat kasus seperti pembuatan uang palsu Rp 22 miliar di Jakarta Barat.


Relawan Kita Siap Kerja Sama dengan Partai untuk Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

38 menit lalu

Politikus Golkar Ridwan Kamil dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Negara, pada Selasa, 12 Desember 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Relawan Kita Siap Kerja Sama dengan Partai untuk Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

Relawan Kita mengungkap program untuk mendukung Ridwan Kamil maju di Pilgub Jakarta.


FIF Nilai POJK yang Batasi Kewenangan Debt Collector Tak Menghambat Bisnis

42 menit lalu

Direktur Pengawasan Lembaga Pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yustianus Dapot memberikan keteranga saat rilis kasus pelaku kekerasan Debt Collector di Dirreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 23 Februari 2023. Sebanyak 3 orang Debt Collector usai viral di media sosial saat mengambil paksa mobil milik selebgram Clara Shinta dengan melakukan ancaman pembunuhan terhadap supir berhasil di tangkap, dan kini polisi menetapkan 4 orang Erick Jonshon Saputra, Brian Fladimer, Jemmy Matatula, dan Yondri Hehamahwa sebagai DPO. TEMPO/ Febri Angga Palguna
FIF Nilai POJK yang Batasi Kewenangan Debt Collector Tak Menghambat Bisnis

POJK tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan membuat sejumlah perusahaan keuangan lakukan penyesuaian


Terpopuler Ekbis: Kritik Terhadap Rencana Kenaikan MinyaKita, Gibran Kerja Sama dengan India di Solo dan Fakta Melemahnya Rupiah

44 menit lalu

Pedagang memperlihatkan stok minyak goreng bersubsidi Minyakita di Pasar Induk Rau kota Serang, Banten, Ahad, 12 Februari 2023. Pedagang membatasi warga maksimal hanya bisa membeli 2 liter perorang dengan harga Rp15 ribu perliter atau diatas HET yang ditetapkan pemerintah Rp14 ribu perliter akibat terjadi kelangkaan. ANTARA/Asep Fathulrahman
Terpopuler Ekbis: Kritik Terhadap Rencana Kenaikan MinyaKita, Gibran Kerja Sama dengan India di Solo dan Fakta Melemahnya Rupiah

Kritik terhadap harga MinyaKita menguat seiring pemberlakuan rencana kenaikan pekan ini. Lalu, di Solo, Gibran jalin kerja sama dengan India.