Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Benahi Amdal Kereta Cepat

Oleh

image-gnews
Iklan

Polemik soal analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung layak mendapat perhatian serius, mengingat ada kepentingan publik yang terancam. Pembangunan jalur kereta itu sebaiknya ditunda hingga masalah ini tuntas.

Presiden Joko Widodo sudah melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalur kereta cepat itu di Cikalong Wetan, Bandung Barat, 21 Januari lalu. Proyek sepanjang 140 kilometer itu ditargetkan selesai pada 2019, dan akan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi hanya 35 menit. Proyek yang akan menelan dana US$ 5,57 miliar (sekitar Rp 75 triliun) itu dilaksanakan oleh PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC), yang sahamnya 60 persen dimiliki konsorsium BUMN Indonesia dan 40 persen oleh konsorsium China Railways International.

Jokowi tetap melakukan peletakan batu pertama meski amdal sudah ramai menjadi polemik. Sejumlah pengamat dan lembaga swadaya masyarakat menduga penyusunan dan pengesahan amdal itu terlalu terburu-buru, dipaksakan, bahkan tak sesuai dengan prosedur yang normal. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya membantah tudingan tersebut. Namun hal itu tak lantas memadamkan polemik. Terutama, karena di tubuh pemerintah sendiri muncul suara berbeda.

Direktur Kemitraan Lingkungan Ditjen Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dodo Sambodo, misalnya, mengakui amdal itu disusun sangat cepat, sekitar satu minggu. Penyusunannya juga hanya dilakukan menggunakan data sekunder dan tak memenuhi prosedur seperti biasanya, yakni pengujian resapan air dalam dua musim. Lalu ada juga suara Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengatakan bahwa kekurangan izin lingkungan dalam proyek itu dipenuhi selama proses pembangunan berjalan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Penjelasan pemerintah seperti itu justru tak memberi jawaban atas keraguan banyak kalangan. Selain dianggap berpengaruh pada berkurangnya resapan air, proyek ini disorot karena akan menggusur 150 hektare sawah. Lalu ada pula keprihatinan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat, karena susulan dari proyek tersebut berupa alih fungsi lahantermasuk sawah dan kebununtuk permukiman elite, apartemen mewah, dan kawasan industri baru.

Amdal yang dibuat serampangan tentu memprihatinkan. Amdal seharusnya dibuat untuk melindungi lingkungan dan kepentingan masyarakat yang terkena proyek. Ketika amdal tak dipenuhi dengan benar, bisa diduga ada kepentingan masyarakat yang menjadi korban. Jokowi perlu meluruskan hal ini. Penuhi dulu amdalnya dengan benar, baru proyek kereta cepat itu boleh berlanjut. Terobosan kebijakan diperlukan, tapi tidak dengan menabrak hal prinsip seperti amdal. Dalam megaproyek kereta cepat ini, lebih baik dikedepankan prinsip kehati-hatian daripada timbul masalah di kemudian hari. Apalagi urgensi proyek ini sempat dipertanyakan banyak pihak.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jakarta Food Festival 2024 Jadi Bukti Upaya Pemprov Stabilkan Harga Pangan

23 detik lalu

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membuka Jakarta Food Festival 2024 di pasar induk beras Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Kamis (20/6).
Jakarta Food Festival 2024 Jadi Bukti Upaya Pemprov Stabilkan Harga Pangan

Kegiatan ini menandakan komitmen Pemprov DKI untuk terus mempertahankan inflasi dan menjaga stabilisasi pasokan dan harga bahan pangan pokok di DKI Jakarta.


Bamsoet: Kalau Undangan MKD Tidak Mendadak, Saya Pasti Hadir

2 menit lalu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Bamsoet: Kalau Undangan MKD Tidak Mendadak, Saya Pasti Hadir

Bambang Soesatyo menegaskan dirinya tidak bisa menghadiri pemanggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI yang dijadwalkan hari ini karena padatnya agenda kegiatan selaku pimpinan MPR RI yang sudah terjadwal sebelumnya


5 Tips Nutrisi Agar Daya Tahan Tubuh Prima saat Olahraga Lari

4 menit lalu

Ilustrasi lomba lari. Freepik.com/Drazen Zigic
5 Tips Nutrisi Agar Daya Tahan Tubuh Prima saat Olahraga Lari

Di Indonesia, olahraga lari adalah kegiatan populer yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Simak 5 tips nutrisi agar daya tahan tubuh prima saat lari


Pegadaian Salurkan 822 Ekor Hewan Kurban

8 menit lalu

Pegadaian menyelenggarakanpenyembelihan hewan kurban di The Gade Tower, pada Rabu (19/06).
Pegadaian Salurkan 822 Ekor Hewan Kurban

PT Pegadaian menyalurkan total 822 ekor hewan kurban yang dilakukan serentak di Kantor Pusat dan 12 Kantor Wilayah Pegadaian seluruh Indonesia, dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.


Mentan Amran Siapkan Program Keberlanjutan Produksi Pertanian

16 menit lalu

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat rapat kerja komisi IV DPR RI di Jakarta, (20/6/2024).
Mentan Amran Siapkan Program Keberlanjutan Produksi Pertanian

Langkah antisipatif Kementan untuk menghadapi musim kemarau panjang yang diproyeksikan akan berdampak signifikan terhadap sektor pertanian nasional.


Kemenlu: Ada 165 WNI di Luar Negeri Terancam Hukuman Mati

18 menit lalu

Judha Nugraha, Direktur perlindungan WNI & BHI Kementerian Luar Negeri. antaranews.com
Kemenlu: Ada 165 WNI di Luar Negeri Terancam Hukuman Mati

Pemerintah saat ini masih mendampingi 165 WNI terancam hukuman mati di sejumlah negara.


Temukan Pria Paruh Baya Cabuli Anak Perempuan 10 Tahun di Bekasi, Komnas PA Lapor Polisi

21 menit lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Temukan Pria Paruh Baya Cabuli Anak Perempuan 10 Tahun di Bekasi, Komnas PA Lapor Polisi

Peristiwa pencabulan anak di Bekasi ini terjadi saat ibu korban menceritakan kondisi ekonominya kepada pelanggannya.


Penyakit Jantung Koroner Hantui Usia Produktif, Gaya Hidup Sehat Pencegahan Utamanya

26 menit lalu

Ilustrasi Serangan Jantung. thestar.com.my
Penyakit Jantung Koroner Hantui Usia Produktif, Gaya Hidup Sehat Pencegahan Utamanya

Dokter menekankan pentingnya gaya hidup sehat bagi masyarakat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner.


Pelatih Timnas Kanada Ingin Timnya Tak Gentar Hadapi Argentina dan Lionel Messi di Laga Pertama Copa America 2024

27 menit lalu

Jesse Marsch. REUTERS/Stephane Mahe
Pelatih Timnas Kanada Ingin Timnya Tak Gentar Hadapi Argentina dan Lionel Messi di Laga Pertama Copa America 2024

Timnas Kanada akan menghadapi Argentina pada laga pertama Copa America 2024 pada Jumat pagi WIB.


Yayasan Pantau Serahkan Penghargaan Pogau untuk Bocor Alus Politik Tempo

30 menit lalu

Tim Bocor Alus Politik menerima penghargaan Pogau dari Yayasan Pantau, Kamis, 20 Juni 2024. TEMPO
Yayasan Pantau Serahkan Penghargaan Pogau untuk Bocor Alus Politik Tempo

Yayasan Pantau menyerahkan penghargaan Pogau untuk Tempo yang membuat podcast Bocor Alus.