Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Harga Minyak dan Energi Terbarukan

Oleh

image-gnews
Iklan

Turunnya harga minyak dunia tidak boleh menyurutkan upaya pemerintah mencari sumber energi pengganti bahan bakar fosil. Rendahnya harga minyak memang membuat beragam program di bidang ini tampak tak masuk akal dalam kalkulasi ekonomi jangka pendek. Salah satu yang kini terancam tekor adalah program pemerintah yang mewajibkan pencampuran 20 persen biodiesel ke dalam solar, atau mandatory B20. Dengan harga minyak yang sepanjang Januari ini berkisar di angka US$ 30 per barel, produksi biodiesel berbahan dasar sawit (CPO) memang semakin tak kompetitif.

Dalam hitungan pemerintah dan produsen, biodiesel baru akan ekonomis jika harga minyak berada pada level US$ 50-100 per barel atau rata-rata US$ 70. Bila tren penurunan harga minyak berlangsung seperti prediksi Dana Moneter Internasional (IMF), yakni hingga di bawah US$ 20 per barel, bisa jadi tak akan ada lagi yang tertarik memproduksi dan membeli biodiesel.

Makin lebarnya selisih harga solar dan biodiesel juga berarti membengkaknya subsidi yang disediakan melalui Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP). Tahun lalu, badan bentukan pemerintah ini menghimpun dana dari pungutan ekspor minyak sawit dan produk turunannya sebesar Rp 6,9 triliun. Target perolehan pada tahun ini naik menjadi Rp 9,5 triliun.

Dengan asumsi harga minyak mentah US$ 40 per barel dan harga CPO sekitar US$ 500 per metrik ton, uang Rp 9,5 triliun itu akan habis untuk menopang program B20. Persoalannya, patokan harga dan volume konsumsi yang digunakan pemerintah dan BPDP itu jauh meleset dari kenyataan hari ini. Padahal, setiap kali harga minyak dunia turun US$ 1 per barel, akan dibutuhkan subsidi tambahan Rp 350 miliar. Dan setiap kenaikan harga CPO US$ 1 per metrik ton, kebutuhan subsidi akan ikut naik sekitar Rp 38 miliar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Gambaran itu menunjukkan bahwa semangat tak boleh dijadikan satu-satunya modal. Tujuan baik yang dijalankan dengan perhitungan kurang akurat justru akan merugikan publik.

Kita membutuhkan energi lebih hijau dan terbarukan demi kelangsungan hidup yang lebih baik di masa depan, bukan semata karena alasan ekonomi sesaat. Program B20, misalnya, diharapkan mampu mengurangi emisi sebesar 9,4 juta sampai 16 juta ton setara karbon dioksida (CO2e) per tahun.

Tapi bersembunyi di balik tujuan mulia itu, demi menutupi ketidakbecusan dalam merancang program, pun tak bisa diterima. Kita perlu mencari formula lebih kreatif agar jurang antara kepentingan jangka panjang bagi lingkungan hidup dan tuntutan ekonomi hari ini bisa dipersempit. Yang pasti, murahnya minyak bumi tak boleh membuat kita lupa diri dan mengkonsumsi minyak tanpa kendali.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Asia Journalism Forum 2024 Soroti Peran Media Sosial dan AI dalam Kampanye Pemilu

42 detik lalu

Pembicara diskusi di Asian Journalism Forum 2024 di National Taiwan University Taipei, Minggu, 23 Juni 2024. Dari kiri ke kanan: Sherry Hsueh-Li Lee (COO & Chief Editorial Writer The Reporter, Taiwan), Wahyu Dhyatmika (CEO Tempo Digital, Indonesia), Tzen-Ping Su (Chairperson, The Foundation for Excellent Journalism Award/FEJA, Taiwan, moderator), Lian Buan ( Senior Investigative Reporter Rappler, Filipina), dan Jhe-Bin Huang (Advisor, Common Wealth Magazine). FOTO: Ahmad Nurhasim
Asia Journalism Forum 2024 Soroti Peran Media Sosial dan AI dalam Kampanye Pemilu

Media sosial dan AI terbukti ampuh dalam membentuk opini publik dan menyebarkan disinformasi selama kampanye pemilu di beberapa negara di Asia


Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp9,4 Miliar ke Singapura

2 menit lalu

Polisi menunjukkan barang bukti berupa benih lobster saat pengungkapan kasus penyelundupan di Mako Polairud Baharkam Polri, Jakarta Utara, Jumat, 17 Mei 2024. Korpolairud Baharkam Polri bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagalkan penyelundupan sekitar 91.246 ekor benih bening lobster (BBL) senilai Rp19,2 miliar yang berasal dari perairan di daerah Jawa Barat. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp9,4 Miliar ke Singapura

Benih lobster senilai Rp9,4 miliar itu diselundupkan melalui barang bawaan penumpang yang dibawa dua wanita di Bandara Soekarno-Hatta


10 Negara Terbesar di Afrika Berdasarkan Luas Wilayah

6 menit lalu

Dari banyaknya negara di benua Afrika, ada 10 negara terbesar dengan wilayah yang sangat luas. Berikut ini informasinya untuk Anda. Foto: Canva
10 Negara Terbesar di Afrika Berdasarkan Luas Wilayah

Dari banyaknya negara di benua Afrika, ada 10 negara terbesar dengan wilayah yang sangat luas. Berikut ini informasinya untuk Anda.


Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabatku di Seoul

11 menit lalu

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, Gelar Program Mandiri Sahabatku dan Kenalkan Fitur Livin' di Seoul. Seoul, Korea Selatan, 23 Juni 2024
Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabatku di Seoul

Program Mandiri Sahabatku memberi pelatihan wirausaha pada pekerja migran asal Indonesia. Sekaligus memperkenalkan fitur Livin' Around The World.


Drakor Anyar Sweet Home 3 Segera Tayang, Hadirkan Lagi Genre Monster dan Apokaliptik

11 menit lalu

Song Kang dalam Sweet Home Season 3. Dok. Netflix
Drakor Anyar Sweet Home 3 Segera Tayang, Hadirkan Lagi Genre Monster dan Apokaliptik

Salah satu drakor terbaru yang akan tayang pada Juli mendatang ialah drama Sweet Home Season 3. Drakor ini adalah sekuel ketiga dari Sweet Home.


Unjuk Rasa Tuntut Netanyahu Mundur di Israel, Profil PM Israel Lahir di Tel Aviv dan Dibesarkan di Yerusalem

15 menit lalu

PM Israel Benyamin Netanyahu dan istrinya, Sara. REUTERS
Unjuk Rasa Tuntut Netanyahu Mundur di Israel, Profil PM Israel Lahir di Tel Aviv dan Dibesarkan di Yerusalem

Warga israel tuntut Benjamin Netanyahu mundur setelah terus gempur Gaza. Ini profil PM Israel yang lahir di Tel Aviv dan Dibesarkan di Yerusalem.


10 Rekomendasi Tayangan yang Dibintangi Idola K-pop di Prime Video

22 menit lalu

Cha Eun Woo, V BTS, Jennie BLACKPINK, dan Suzy. Foto: Prime Video
10 Rekomendasi Tayangan yang Dibintangi Idola K-pop di Prime Video

Sederet tayangan yang dibintangi oleh para idola K-pop ternama, mulai dari anggota BTS, BLACKPINK, hingga Super Junior.


Timbunan Sampah di Yogyakarta Capai 5 Ribu Ton, Pemda : Sudah Darurat

22 menit lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Timbunan Sampah di Yogyakarta Capai 5 Ribu Ton, Pemda : Sudah Darurat

Volume timbunan sampah di Yogyakarta kian memprihatinkan pasca TPA Piyungan ditutup permanen awal Mei 2024 lalu.


BSSN Jelaskan Kronologi Serangan Siber ke Pusat Data Nasional

23 menit lalu

Badan Siber dan Sandi Negara. Foto : BSSN
BSSN Jelaskan Kronologi Serangan Siber ke Pusat Data Nasional

Serangan siber terhadap Pusat Data Nasional disebut sudah mulai terjadi sejak 17 Juni lalu.


5 Tanda Tubuh Harus Stop Begadang

32 menit lalu

Ilustrasi begadang. Freepik.com
5 Tanda Tubuh Harus Stop Begadang

Jangan abaikan isyarat tubuh Anda untuk istirahat yang cukup adalah kunci untuk tetap sehat dan bugar dengan menghentikan kebiasaan begadang.