Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pembubaran Acara LadyFast Yogyakarta

Oleh

image-gnews
Iklan

Pembubaran pameran seni dan pertunjukan musik bertajuk "LadyFast" di Yogyakarta pada Sabtu malam lalu lagi-lagi semakin menunjukkan tak berdayanya negara menghadapi kelompok intoleran ini.

Tudingan terhadap panitia, yang disebut sebagai komunis serta mempromosikan perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) melalui acara dan diskusi itu, merupakan kesewenang-wenangan sekaligus tak berdasar. Tindakan intimidasi dan kekerasan verbal yang menyertai tindakan sewenang-wenang sekelompok orang yang mengatasnamakan organisasi Islam itu semestinya ditindak tegas.

Untuk kesekian kalinya kita melihat betapa lemahnya polisi dan hilangnya wibawa pemerintah setempat menghadapi intoleransi yang semakin merisaukan. Kota yang menyandang status istimewa dan kerap menjadi kiblat budaya luhur itu seolah tak berdaya melindungi hak warganya dari agresivitas sekelompok kecil orang yang merusak prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Pernyataan dan tindakan kepolisian yang cenderung menyalahkan penyelenggara kegiatan pun sangat aneh dan keliru. Bukannya mencegah kekerasan dan kebrutalan mereka yang hendak membubarkan acara, polisi justru membawa beberapa panitia untuk diperiksa.

Sikap aparat keamanan itu jelas bertolak belakang dengan perintah Presiden Joko Widodo yang baru saja disampaikan pada Kamis pekan lalu. Melalui Sekretaris Kabinet, Presiden menyatakan menaruh perhatian khusus pada merebaknya sikap intoleran di berbagai daerah belakangan ini. Keprihatinan itu pulalah yang mendasari perintah Presiden terhadap Kepolisian RI untuk bersikap lebih tegas terhadap kelompok-kelompok yang hendak merusak toleransi dengan cara melarang aktivitas kelompok lain.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pernyataan Presiden itu muncul menanggapi pembubaran konferensi pers Panitia Festival Belok Kiri di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, oleh kepolisian. Polisi beralasan, tindakan itu diambil karena mereka menerima laporan bahwa sejumlah organisasi massa akan membubarkan secara paksa acara itu. Alasan mereka-yang juga terdengar ganjil dan tentu saja tak berbukti-adalah acara tersebut mengandung unsur komunisme, sehingga tak boleh berlangsung.

Banyak lagi kasus serupa di berbagai kota bisa disebut. Tapi khusus di Yogyakarta lebih memprihatinkan. Februari lalu, misalnya, polisi dan pemerintah daerah juga membiarkan kelompok yang menyebut dirinya Front Jihad Islam memaksa menutup Pondok Pesantren Al-Fatah di Bantul, yang dihuni sejumlah waria. Bukannya membela warganya, camat setempat malah mendukung penutupan itu dengan alasan pesantren tersebut tak berizin dan bertentangan dengan nilai-nilai Islami.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mencatat, sepanjang 2011-2015, sedikitnya terjadi 13 peristiwa pelanggaran hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan di kota ini. Kenyataan ini amat memprihatinkan sekaligus memalukan. Pemerintah semestinya menindak keras kelompok-kelompok yang menyebarkan intoleransi itu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Anies Tak Ambil Pusing Siapa yang Jadi Lawan di Pilgub Jakarta: Ini Tentang Masa Depan Rakyat

1 detik lalu

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama keluarga menunaikan salat iduladha 1445 Hijriah di Masjid Babul Khoirot, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Lokasi masjid tempat Anies beribadah tidak jauh dari rumahnya. Tempo/Novali Panji
Anies Tak Ambil Pusing Siapa yang Jadi Lawan di Pilgub Jakarta: Ini Tentang Masa Depan Rakyat

Anies Baswedan menyatakan bahwa tidak ambil pusing perihal siapa lawan yang bakal dia hadapi dalam Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jakarta 2024.


Ganjar Sebut Wacana Mengusung Anies di Pilgub Jakarta Sebagai Keterbukaan PDIP dalam Berpolitik

7 menit lalu

Mantan calon presiden nomor urut 03 sekaligus kader PDIP, Ganjar Pranowo saat ditemui usai Penutupan Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, pada Ahad, 26 Mei 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Ganjar Sebut Wacana Mengusung Anies di Pilgub Jakarta Sebagai Keterbukaan PDIP dalam Berpolitik

Ganjar menilai PDIP bakal melalui tahapan kesepakatan dan pertimbangan internal partai sebelum memutuskan mengusung Anies di Pilkada Jakarta


Rekap Hasil dan Klasemen Euro 2024 Selasa Dinihari 18 Juni: Prancis dan Rumania Menang, Belgia Kalah

19 menit lalu

Kiper Austria Patrick Pentz berusaha menghentikan serangan pemain Prancis Kylian Mbappe dalam pertandingan Grup D Euro 2024 di Dusseldorf Arena, Dusseldorf, 18 Juni 2024. REUTERS/Thilo Schmuelgen
Rekap Hasil dan Klasemen Euro 2024 Selasa Dinihari 18 Juni: Prancis dan Rumania Menang, Belgia Kalah

Hasil Euro 2024 pada Senin malam hingga Selasa dinihari, 17-18 Juni, menampilkan kemenangan Prancis dan Rumania. Sedangkan Belgia kalah.


Euro 2024 Diperkirakan Datangkan 600 Ribu Wisatawan ke Jerman dan Pemasukan Rp17,6 Triliun

19 menit lalu

Brandenburg Gate di Berlin, Jerman. 3 Agustus 2022. REUTERS/Annegret Hilse/File Photo
Euro 2024 Diperkirakan Datangkan 600 Ribu Wisatawan ke Jerman dan Pemasukan Rp17,6 Triliun

Pemesanan kamar hotel di Jerman naik 142 persen selama Euro 2024 berlangsung, 14 Juni hingga 14 Juli 2024


Ciri-ciri Restoran Getok Harga di Eropa, Lihat dari Menu

20 menit lalu

Ilustrasi restoran. REUTERS
Ciri-ciri Restoran Getok Harga di Eropa, Lihat dari Menu

Restoran di tempat wisata yang pasang harga mahal sering kali memiliki menu yang begitu banyak.


Hasil Euro 2024, Slovakia Taklukkan Belgia dengan Skor 1-0

3 jam lalu

Selebrasi pemain Slowakia Ivan Schranz mencetak gol lawan Belgia dalam pertandingan Grup E Piala Eropa 2024 di Deutsche Bank Park, Frankfurt pada Selasa 18 Juni 2024. ANTARA/UEFA/AFP
Hasil Euro 2024, Slovakia Taklukkan Belgia dengan Skor 1-0

Timnas Slovakia berhasil menaklukkan Belgia dalam fase Grup E di Piala Eropa 2024 atau Euro 2024 di Stadion Deutsche Bank Park, Jerman dengan skor 1-0


Klaim Pengganti X di Indonesia, Ini 7 Kejanggalan Ela Elo yang Bikin Geger

4 jam lalu

Logo X.com. X/Elon Musk
Klaim Pengganti X di Indonesia, Ini 7 Kejanggalan Ela Elo yang Bikin Geger

Ela Elo viral di media sosial. Klaim sebagai medsos lokal pengganti Twitter, atau kini X. Prank?


Anggota Timwas Haji DPR Sebut Pengalihan Kuota 10 Ribu untuk ONH Plus Tak Sesuai Keppres

5 jam lalu

Jamaah haji mengelilingi Ka'bah, 1 Juli 2022. REUTERS/Mohammed Salem
Anggota Timwas Haji DPR Sebut Pengalihan Kuota 10 Ribu untuk ONH Plus Tak Sesuai Keppres

Selly Andriany menilai kebijakan pengalihan setengah dari kuota tambahan 20 ribu untuk jemaah haji reguler menjadi ONH Plus tak sesuai aturan


Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Berpotensi Tingkatkan Jumlah Turis ke Tanah Air

5 jam lalu

Kapal pesiar Resorts World One/Istimewa
Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Berpotensi Tingkatkan Jumlah Turis ke Tanah Air

Kemenparekraf siap mendukung pengembangan wisata khusus kapal pesiar.


Debut sebagai Sub-Unit, Jeonghan dan Wonwoo SEVENTEEN Resmi Rilis Single Album THIS MAN

5 jam lalu

Anggota grup SEVENTEEN, Jeonghan dan Wonwoo. Foto: X/@pledis_17
Debut sebagai Sub-Unit, Jeonghan dan Wonwoo SEVENTEEN Resmi Rilis Single Album THIS MAN

Dua anggota SEVENTEEN, Jeonghan dan Wonwoo debut sebagai sebuah sub-unit bernama JxW dengan merilis single album THIS MAN.