Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bawaslu yang Lebih Bertaji

Oleh

image-gnews
Iklan

Sebagai badan yang dibentuk khusus, sudah sepantasnya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memiliki kewenangan menyelesaikan sengketa pemilihan kepala daerah. Kesepakatan antara pemerintah dan Panitia Kerja DPR yang sedang membahas Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015, yang pada pekan lalu menguatkan fungsi Bawaslu, itu merupakan keputusan tepat.

Kewenangan baru Bawaslu, yang akan ada dalam Undang-Undang Pilkada hasil revisi itu, adalah memeriksa, mengadili, dan memutus sengketa pemilihan kepala daerah. Termasuk untuk pelanggaran politik uang. Kewenangan ini membuat penindakan pelanggaran selama pilkada dapat lebih cepat diputuskan. Apalagi, khusus untuk kasus politik uang, dalam aturan sebelumnya, penindakan hanya bisa dari sisi pidana. Itu sebabnya, proses keputusan finalnya cukup memakan waktu.

Betapa tidak, sebelum masuk ke pengadilan negeri, laporan pelanggaran yang diterima Bawaslu harus dikaji dulu oleh kepolisian dan kejaksaan. Kerap terjadi, Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan berbeda pandangan sehingga berkas perkara bolak-balik di ketiga instansi ini. Walhasil, dari 1.090 laporan kasus pidana pada pilkada serentak 2015, hanya 60 kasus yang ditangani oleh penyidik kepolisian dan diteruskan ke penuntutan hingga ke pengadilan. Sisanya menguap dan tak jelas ke mana.

Yang juga menarik, kelak Bawaslu pun berwenang menindak pelaku politik uang dari sisi administrasi. Tindakan ini tak perlu menunggu proses pidana selesai, sehingga dapat lebih cepat karena hanya ditangani oleh Bawaslu. Namun, tak cukup hanya cepat, ancaman sanksi pun harus lebih berat, misalnya sanksi pembatalan bagi calon yang terbukti melakukan politik uang, sehingga kasus ini dapat dicegah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Untuk menindak pelanggaran pidana politik, Bawaslu harus punya "taji" yang memadai. Ketua Bawaslu Muhammad pernah mengatakan bahwa lembaganya tidak sekuat Komisi Pemberantasan Korupsi dalam menangani pelanggaran. Musababnya, tidak ada upaya paksa dalam proses klarifikasi dan mengumpulkan bukti. Andai saja memiliki penyidik dari unsur kepolisian dan penuntut dari kejaksaan sebagaimana yang dimiliki KPK, Bawaslu dapat langsung berhubungan dengan lembaga peradilan begitu proses administrasi selesai.

Bawaslu yang kuat harus didukung dengan struktur kelembagaan yang solid dan sumber daya manusia yang berkualitas. Yang juga masih menjadi pekerjaan rumah adalah Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan, dan petugas tempat pemungutan suara masih bersifat ad hoc. Selain itu, kapasitas dan kapabilitas personel pengawas pemilu harus ditingkatkan. Apalagi, jika nantinya kewenangan Bawaslu bertambah, Panwaslu pun harus juga kuat.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Prekuel The Hunger Games, Sun Rise on the Reaping Ditargetkan Tayang Akhir 2026

50 detik lalu

Jennifer Lawrence berpose di depan poster karakter Katniss Everdeen dalam premier
Prekuel The Hunger Games, Sun Rise on the Reaping Ditargetkan Tayang Akhir 2026

Prekuel terbaru dari The Hunger Games, berjudul Sunrise on the Reaping, yang diadaptasi dari novel Suzanne Collins dijadwalkan tayang pada akhir 2026.


Cegah Migrain dengan Ikuti Pola Hidup Sehat

5 menit lalu

Ilustrasi sakit kepala di kantor. Shutterstock.com
Cegah Migrain dengan Ikuti Pola Hidup Sehat

Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya migrain yang membuat tidak nyaman.


Mentan Ajak Petani Kalteng Percepat Optimasi dan Pompanisasi

6 menit lalu

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, di Korem 102 Panju Panjang, Palangkaraya, memberikan bantuan untuk petani di Kalimantan Tengah, Jumat, 14 Juni 2024.
Mentan Ajak Petani Kalteng Percepat Optimasi dan Pompanisasi

Kalteng memiliki potensi produksi yang sangat tinggi untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.


Erick Thohir Yakin Timnas Indonesia Mampu Bersaing di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

7 menit lalu

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat ditemui seusai acara Kongres Biasa PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2024. TEMPO/Randy
Erick Thohir Yakin Timnas Indonesia Mampu Bersaing di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir optimistis Timnas Indonesia bisa bersaing pada babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.


Perlunya Guru dan Orang Tua Bangun Kemampuan Literasi Numerasi Anak

11 menit lalu

Ilustrasi anak mengerjakan soal/matematika. Shutterstock
Perlunya Guru dan Orang Tua Bangun Kemampuan Literasi Numerasi Anak

Pakar pendidikan menyarankan para guru dan orang tua membangun kemampuan literasi dan numerasi anak. Simak caranya.


Menkopolhukam Hadi Sebut 80 Persen Pemain Judi Online dari Masyarakat Menengah ke Bawah

13 menit lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Menkopolhukam Hadi Sebut 80 Persen Pemain Judi Online dari Masyarakat Menengah ke Bawah

Sejumlah upaya dilakukan pemerintah untuk membumihanguskan judi online.


Biaya Uang Kuliah Tunggal 2024 di UI Belum Dipastikan

20 menit lalu

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Feb.ui.ac.id
Biaya Uang Kuliah Tunggal 2024 di UI Belum Dipastikan

UI masih berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan mengenai biaya Uang Kuliah Tunggal 2024. Pendafar di UI terbanyak di Indonesia.


Review Film Inside Out 2, Petualangan Mencari Jati Diri yang Sesungguhnya

22 menit lalu

Film Inside Out 2. Foto: Disney/Pixar
Review Film Inside Out 2, Petualangan Mencari Jati Diri yang Sesungguhnya

Film Inside Out 2 tayang mulai 14 Juni 2024 di bioskop, menghadirkan perjalanan mencari jati diri yang sebenarnya ketika Anxiety menyerang.


Pilih Tas Kulit Asli atau Tas Kulit Sintetis? Cek Kebutuhanmu

34 menit lalu

Ilustrasi Tas Elizabeth/Tempo-Mitra Tarigan
Pilih Tas Kulit Asli atau Tas Kulit Sintetis? Cek Kebutuhanmu

Kapan gunakan tas kulit asli dan tas kulit sintetis menurutmu? Simak tips dari Head of Designer dari Brand Tas Elizabeth, Vernalyn Subali.


Saran Neurolog agar Migrain Tak Kumat saat Bekerja

36 menit lalu

Ilustrasi wanita migrain atau sakit kepala. Freepik.com
Saran Neurolog agar Migrain Tak Kumat saat Bekerja

Selain beban dan tekanan kerja yang tinggi, kemunculan gejala migrain juga bisa dipicu kondisi lingkungan tempat bekerja. Bagaimana mencegahnya?