Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Strategi Nasional dan Kepemimpinan

image-profil

image-gnews
Iklan

Mohamad Cholid, Alumnus The International Academy for Leadership, Jerman

"Dalam hal Pancasila ini orang harus berpikir dalam istilah geest-wil-daad. Bangsa Indonesia harus berjuang terus. Berjuang dalam arti membangun-membangun material dan membangun moral-agar supaya toon hidupnya bernama Pancasila itu benar-benar menjelma-wadag di atas segala lapangan hidupnya." Demikan sebagian pidato Bung Karno saat menerima gelar doctor honoris causa sebagai penggali Pancasila dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 19 September 1951.

Dalam seminar "Strategi Pembangunan Nasional: Perlukah Menghidupkan Kembali GBHN" oleh Institut Peradaban di Wisma Elang Laut, Jakarta, pada pertengahan September lalu, Emil Salim  menegaskan pentingnya strategi pembangunan nasional untuk mencapai masyarakat adil-makmur pada 2045 (100 tahun Indonesia merdeka). Pada usia 85 tahun saat ini, Emil dengan jernih dan energi prima (sambil berdiri tegap memegang mikrofon)  memaparkan perihal Pancasila sebagai perspektif, sebagai working concept, untuk melaksanakan pembangunan.  

Emil seperti mengingatkan agar kelima sila dalam Pancasila ditafsirkan dengan lebih baik dan diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan nyata pemerintah. Ketuhanan Yang Maha Esa, misalnya,  masih perlu dipertanyakan, mengingat restriksi agama di Indonesia masih tinggi diukur berdasarkan government restriction index atau perilaku, kebijakan, dan aturan pemerintah terhadap kepercayaan dan praktek agama. Demikian juga jika diukur dari social hostility index atau tindakan-tindakan individu, organisasi, dan kelompok sosial dalam pertikaian agama, kondisinya masih mencemaskan.

Dari  perpektif sila-sila yang lain, proses pembangunan masih memerlukan kerja keras dengan perencanaan yang lebih strategis. Untuk sila Persatuan Indonesia, misalnya, data produk domestik bruto nasional 2012 memperlihatkan masih terjadinya ketimpangan  yang mencolok antarwilayah: PDB Jawa 57 persen  (DKI Jakarta mengisi 16 persen),  Sumatera 24 persen  (Riau 7 persen),  Sulawesi 4 persen (Sulawesi Selatan saja 2 persen), dan seterusnya.

Sila keempat sejak 2001 telah ditafsirkan, antara lain, dengan lahirnya otonomi daerah, demokrasi lokal, dan pilkada. Dampaknya terhadap PDB? Hasil studi Institutional Model of Decentralization menunjukkan, setelah pemberlakuan desentralisasi (2001-2007), semua provinsi, kecuali Sulawesi Tenggara, mengalami penurunan laju PDB regional dibanding sebelumnya (1993-1996).

Emil menyarankan pemerintah memiliki target untuk 20 tahun mendatang yang dipilah-pilah dengan rencana lima tahunan sesuai dengan masa kerja kabinet dan dipimpin presiden yang dipilih setiap lima tahun. "Sistem ekonomi yang tumbuh dicerminkan perkembangan kehidupan politik bangsa berdasarkan demokrasi ekonomi dan politik," katanya. "Prinsip pokok proses ekonomi dan politik adalah pertumbuhan inklusif membangun kohesi Bhinneka Tunggal Eka."

Siapkah pemerintahan sekarang memulai tradisi kepemimpinan baru, memikirkan Indonesia untuk 20 tahun ke depan atau bahkan sampai 50 tahun mendatang, bukan sekadar untuk membangun citra demi menang pemilu berikutnya? Kalau pola kepemimpinan belum berubah, apakah mungkin mendapatkan hasil yang lebih baik?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kualitas kepemimpinan Jokowi dan para pengambil keputusan di tingkat nasional menghadapi ujian cukup menantang. Tren memperlihatkan kemampuan ekonomi nasional menurun, debt service ratio (DSR) atau kewajiban membayar utang  kuartal I 2015 naik ke level  56,8 persen dari penerimaan ekspor  dibanding periode yang sama pada 2014, yang 42,51 persen. Di sejumlah tempat sudah terjadi PHK terhadap ribuan pekerja. Ada juga kritik tentang kemampuan penyerapan anggaran yang sampai Agustus baru 20 persen.

Dilihat dari kepentingan Jokowi dan timnya, semua tantangan tersebut bisa menjadi peluang.  Sejarah telah membuktikan bahwa para pemimpin hebat lahir justru dari krisis: pada abad ke-20 ada Winston Churchill dan Nelson Mandela.

Mengambil alih kepemimpinan nasional, apalagi dengan legitimasi kuat melalui pemilu, tentunya Jokowi juga harus berani memikul seluruh tanggung jawab atas kenyataan ekonomi dan politik saat ini. Memang, ada beberapa menteri yang kurang pantas. Ketika ada kenyataan kurang menggembirakan, mereka masih memberikan jawaban "pemerintah akan mempelajarinya".  Namun mayoritas anggota kabinet tentunya dapat diandalkan untuk mengelola negara, sepanjang kompetensi mereka dibarengi dengan komitmen kuat.   Menurut Peter Drucker, guru manajemen sejagad: "Di dunia ini, tidak ada negara yang terbelakang, hanya ada yang kurang dikelola."

Manajemen hanya berfungsi efektif dengan tindakan nyata. "Geest-wil-daad," kata Bung Karno. Semangat, kemauan, dan perbuatan. Dalam sebuah kuliah umum tentang kepemimpinan belum lama ini,  Bill Clinton menyebutkan empat hal untuk memastikan keberhasilan pemimpin, yaitu envision, explanation, inclusion, dan execution.  Dengan mengambil alih tanggung jawab seluruh fakta hari ini, pemerintah tahu persis  posisi kita di mana. Dengan demikian, presiden bisa menentukan arah tujuan bangsa mau ke mana. Sudahkah pemerintahan Jokowi memiliki kejernihan tentang apa yang ingin dicapai, menjelaskan kepada pemangku kepentingan, menyertakan partisipasi lebih banyak pihak, dan melaksanakan eksekusi dengan efektif?

Katakanlah pemerintah sekarang belum mampu menetapkan program pembangunan sampai 20 tahun mendatang. Paling tidak, sebagaimana sepatutnya pemimpin yang ingin berhasil, Jokowi tentunya sudah harus menyiapkan langkah-langkah konkret sehingga saat kepemimpinannya berakhir nanti hasilnya adalah kehidupan masyarakat lebih baik, anak-anak punya harapan, dan persatuan nasional lebih kuat.

Perbandingan yang terbaik adalah perbandingan dengan pencapaian diri sendiri, bukan dengan negara lain, atau bahkan dengan pemerintah sebelumnya. Untuk sanggup melakukan pembalikan ekonomi nasional, diperlukan pergeseran cara pandang ke arah yang lebih baik, terutama dalam mengubah kebijakan ekonomi yang melulu menggali sumber daya alam, yang sebagian-nikel dan bauksit-bakal habis pada 2018.

Apakah Jokowi dan para pengambil keputusan di tingkat nasional sanggup dan berani membebaskan diri dari keterbatasan masing-masing, meloncat dari zona nyaman menuju dimensi baru kepemimpinan nasional? Kalau melakukan tindakan yang sama terus-menerus-di antaranya pembiaran gangguan politik yang merajalela terhadap kebijakan ekonomi-tapi menginginkan hasil yang berbeda, itu edan namanya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ekosistem Kekayaan Intelektual Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

9 hari lalu

Ekosistem Kekayaan Intelektual Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Menurut Dr. Andrie Soeparman dari Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham, sistem KI terbagi dalam lima level: pengenalan KI, pendaftaran KI, manajemen KI, KI sebagai nilai ekonomi, dan KI sebagai poros ekonomi.


Bos Bank Indonesia: Ekonomi RI Tetap Berdaya, meski Ketidakpastian Global Tinggi

29 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Februari 2024 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu 21 Februari 2024. Perry Warjiyo mengatakan keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability. TEMPO/Tony Hartawan
Bos Bank Indonesia: Ekonomi RI Tetap Berdaya, meski Ketidakpastian Global Tinggi

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebut ekonomi Indonesia tetap berdaya tahan meskipun berada di tengah tingginya ketidakpastian global.


DBS Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sebesar 5,2 Persen

30 hari lalu

Bank DBS Indonesia. Foto : DBS
DBS Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sebesar 5,2 Persen

Bank DBS prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh dipengaruhi investasi bidang infrastruktur, meningkatnya output sektor industri dan sektor jasa


Grab Indonesia Sebut Ekonomi Nasional Beri Harapan bagi Pelaku Industri

35 hari lalu

Pengemudi ojek online  berorasi saat aksi demo di depan kantor Grab di Bandung, Jawa Barat, 22 Januari 2024. Mereka mengajukan 10 tuntutan terkait aturan Grab yang dianggap sangat merugikan pengemudi ojol. TEMPO/Prima mulia
Grab Indonesia Sebut Ekonomi Nasional Beri Harapan bagi Pelaku Industri

Grab Indonesia sebut ekonomi nasional memberi harapan bagi para pelaku usaha untuk bisa terus menjaga daya saing produk atau layanan


BPS: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I 2024 Tumbuh, Tertinggi Sejak 2015

46 hari lalu

Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers mengenai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (Produk Domestik Bruto) triwulan I 2024, Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2024, dan Indeks Ketimpangan Gender 2023 di Jakarta, Senin, 6 Mei 2024. TEMPO/Aisha Shaidra
BPS: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I 2024 Tumbuh, Tertinggi Sejak 2015

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan I-2024 yang tercatat 5,11 persen secara tahunan


Fathan Subchi Dorong Pemerintah Sisir Belanja Tidak Prioritas

56 hari lalu

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fathan Subchi di Widya Chandra IV Nomor 23, Jakarta, Sabtu (20/4/2024). Foto : Oji/Novel
Fathan Subchi Dorong Pemerintah Sisir Belanja Tidak Prioritas

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fathan Subchi meminta pemerintah untuk mencari langkah antisipatif untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia, salah satunya adalah dengan cara menyisir belanja tidak prioritas.


Imbas Perang Iran-Israel terhadap Ekonomi Indonesia

17 April 2024

Imbas Perang Iran-Israel terhadap Ekonomi Indonesia

Serangan balasan Iran terhadap Israel meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah. Ketegangan ini menambah beban baru bagi ekonomi Indonesia.


Sebut Ekonomi Indonesia Kokoh di Tengah Ketidakpastian Global, Jokowi: Alhamdulillah

28 Februari 2024

Presiden Jokowi memberi keterangan usai Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri pada Rabu 28 Februari 2024 di Gedung Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. TEMPO/Daniel A. Fajri
Sebut Ekonomi Indonesia Kokoh di Tengah Ketidakpastian Global, Jokowi: Alhamdulillah

Presiden Jokowi mengatakan bahwa perekonomian Indonesia cukup kokoh di tengah ketidakpastian global.


Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia Living Legend Companies Awards 2024

2 Februari 2024

Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia Living Legend Companies Awards 2024

PT Pegadaian dinobatkan sebagai Diamond Living Legend Company in Realizing Society Welfare Through Innovative and Inclusive Products and Services


APBN Dukung Momentum Pemulihan Ekonomi Indonesia

19 Desember 2023

APBN Dukung Momentum Pemulihan Ekonomi Indonesia

Kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) hingga pertengahan bulan Desember 2023 tercatat lebih kuat dari target yang ditentukan