Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Benahi Seleksi Hakim Agung

Oleh

image-gnews
Iklan

Proses seleksi hakim agung harus terus dibenahi. Penolakan terhadap empat dari tujuh calon yang diajukan Komisi Yudisial oleh Dewan Perwakilan Rakyat mengindikasikan ada standar berbeda yang diterapkan kedua lembaga itu dalam proses seleksi tersebut.

Komisi Hukum DPR pada Selasa lalu mengumumkan tiga calon hakim agung yang lolos proses uji kepatutan dan kelayakan. Mereka adalah Panji Widagdo (kamar perdata), Ibrahim (kamar perdata), dan Edi Riadi (kamar agama). Empat calon lainnya dinyatakan tidak lolos, yakni Setyawan Hartono (kamar perdata), Kolonel Hidayat Manao (kamar militer), serta Dermawan Djamian dan Marsidin Namawi (ad hoc tindak pidana korupsi).

DPR menyatakan, mereka yang tak lolos umumnya memiliki kelemahan dari segi integritas, kapabilitas, ataupun profesionalitas. Penjelasan yang terlalu umum itu tak menjawab rasa penasaran publik. Apalagi, dalam proses fit and proper test, salah seorang calon yang tak lolos, Setyawan Hartono, justru cukup berani mengungkap hal miring di Mahkamah Agung. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, Lampung, itu mengakui di MA ada pegawai pengantar kertas yang bergaya hidup mewah dan memiliki harta mencurigakan.

Tercoretnya Setyawan menjadi sorotan karena, saat bertugas sebagai hakim pengawas, ia dinilai oleh koleganya cukup bersih dan berani. DPR tentu memiliki hak dan alasan untuk mencoret dia. Sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi atas uji materi Pasal 8 ayat (2), (3), dan (4) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Mahkamah Agung, DPR berhak memberikan persetujuan ataupun menolak calon yang disodorkan Komisi Yudisial. Namun, dengan minimnya penjelasan soal alasan penolakan itu, tak bisa disalahkan bila kemudian publik--yang sudah kerap dibuat kesal melihat ulah negatif para anggota DPR--menduga ada subyektivitas dan faktor kepentingan politik yang ikut mempengaruhi proses seleksi itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Apalagi, sebelum diajukan ke DPR, para calon sudah melalui proses seleksi cukup panjang di KY. Dilakukan sejak Maret lalu, seleksi itu meliputi tahap uji administrasi, kapasitas, kesehatan dan kepribadian, serta wawancara. Dari 122 calon yang dinyatakan memenuhi syarat, akhirnya ditetapkan tujuh orang untuk diajukan ke DPR, atau kurang satu dari jumlah hakim agung yang dibutuhkan. KY memilih tidak memenuhi kuota itu karena tak mau memaksakan calon yang tidak memenuhi standar.

Ketika DPR akhirnya menolak empat dari tujuh calon itu, jelaslah ada masalah. Ini bisa mengindikasikan bahwa seleksi oleh KY tidak sempurna, atau bisa pula kedua lembaga tersebut memakai parameter seleksi yang berbeda. Karena itu, DPR dan KY perlu berkomunikasi lebih intens untuk menyamakan parameter seleksi.

Hal itu penting dilakukan karena akhirnya akan menyangkut efisiensi. Setelah empat calonnya ditolak, KY kini harus kembali mengajukan nama baru ke DPR. Ini pemborosan tenaga, waktu, dan dana hanya karena parameter yang tak sama.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kronologi Muhammadiyah Tarik Dana dari Bank Syariah Indonesia dan Efeknya ke Saham BSI

1 menit lalu

PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI bakal ditinggalkan pemegang saham lama, sekaligus membuka pintu untuk pemodal baru tahun ini.
Kronologi Muhammadiyah Tarik Dana dari Bank Syariah Indonesia dan Efeknya ke Saham BSI

Setelah pengumuman resmi penarikan dana Muhammadiyah itu pada 5 Juni 2024, saham Bank Syariah Indonesia dengan kode BRIS mengalami penurunan.


Rayakan Konser ke-100, Taylor Swift Konfirmasi The Eras Tour Berakhir di Desember 2024

5 menit lalu

Taylor Swift. Foto: Instagram/@taylorswift
Rayakan Konser ke-100, Taylor Swift Konfirmasi The Eras Tour Berakhir di Desember 2024

Taylor Swift memulai The Eras Tour sejak Maret 2023 dan akan berakhir pada 8 Desember 2024


Batasi Konsumsi Kafein Agar Tidur Lebih Berkualitas

7 menit lalu

Ilustrasi kopi hitam tanpa gula. Foto: Freepik/8photo
Batasi Konsumsi Kafein Agar Tidur Lebih Berkualitas

Catat berapa banyak produk berkafein yang Anda konsumsi dan kemungkinan dosis kafein di setiap produk.


Prekuel The Hunger Games, Sun Rise on the Reaping Ditargetkan Tayang Akhir 2026

13 menit lalu

Jennifer Lawrence berpose di depan poster karakter Katniss Everdeen dalam premier
Prekuel The Hunger Games, Sun Rise on the Reaping Ditargetkan Tayang Akhir 2026

Prekuel terbaru dari The Hunger Games, berjudul Sunrise on the Reaping, yang diadaptasi dari novel Suzanne Collins dijadwalkan tayang pada akhir 2026.


Cegah Migrain dengan Ikuti Pola Hidup Sehat

18 menit lalu

Ilustrasi sakit kepala di kantor. Shutterstock.com
Cegah Migrain dengan Ikuti Pola Hidup Sehat

Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya migrain yang membuat tidak nyaman.


Mentan Ajak Petani Kalteng Percepat Optimasi dan Pompanisasi

19 menit lalu

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, di Korem 102 Panju Panjang, Palangkaraya, memberikan bantuan untuk petani di Kalimantan Tengah, Jumat, 14 Juni 2024.
Mentan Ajak Petani Kalteng Percepat Optimasi dan Pompanisasi

Kalteng memiliki potensi produksi yang sangat tinggi untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.


Erick Thohir Yakin Timnas Indonesia Mampu Bersaing di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

20 menit lalu

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat ditemui seusai acara Kongres Biasa PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2024. TEMPO/Randy
Erick Thohir Yakin Timnas Indonesia Mampu Bersaing di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir optimistis Timnas Indonesia bisa bersaing pada babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.


Perlunya Guru dan Orang Tua Bangun Kemampuan Literasi Numerasi Anak

24 menit lalu

Ilustrasi anak mengerjakan soal/matematika. Shutterstock
Perlunya Guru dan Orang Tua Bangun Kemampuan Literasi Numerasi Anak

Pakar pendidikan menyarankan para guru dan orang tua membangun kemampuan literasi dan numerasi anak. Simak caranya.


Menkopolhukam Hadi Sebut 80 Persen Pemain Judi Online dari Masyarakat Menengah ke Bawah

26 menit lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Menkopolhukam Hadi Sebut 80 Persen Pemain Judi Online dari Masyarakat Menengah ke Bawah

Sejumlah upaya dilakukan pemerintah untuk membumihanguskan judi online.


Biaya Uang Kuliah Tunggal 2024 di UI Belum Dipastikan

33 menit lalu

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Feb.ui.ac.id
Biaya Uang Kuliah Tunggal 2024 di UI Belum Dipastikan

UI masih berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan mengenai biaya Uang Kuliah Tunggal 2024. Pendafar di UI terbanyak di Indonesia.