Sejarah Publik dan Agen Perubahan


Kresno Brahmantyo, Sejarawan Universitas Indonesia

Euforia penulisan sejarah dalam berbagai versi berkembang di era kebebasan pasca-Orde Baru. Penulisan ini kerap "bertentangan" dengan versi sejarah resmi yang selama 30 tahun diterima masyarakat Indonesia. Kesadaran sejarah masyarakat pun tumbuh pesat, terbukti dengan lahirnya banyak lembaga swadaya masyarakat, kelompok pecinta sejarah, dan beberapa penerbit baru yang banyak menerbitkan karya sejarah (terjemahan) yang dulu sempat dilarang.

Selain itu, terbit banyak buku sejarah, dari sejarah lokal, peristiwa sejarah, hingga berbagai jenis biografi tokoh. Lahir penulis dari dunia akademik maupun awam yang membahas satu peristiwa sejarah di Tanah Air secara kritis. Masyarakat mulai memiliki interpretasi atas satu peristiwa sejarah yang dapat diungkapkan dengan bebas. Apalagi dengan makin maraknya media online yang banyak dimanfaatkan untuk menuliskan satu gagasan dalam bentuk blog.

Minat masyarakat akan sejarah makin berkembang dengan munculnya berbagai kelompok peminat sejarah, pencinta museum, pencinta kereta api, dan kelompok wisata sejarah. Sejarah kemudian menjadi ranah publik, bukan hanya menjadi perhatian akademikus dan pemerintah (dengan sejarah nasionalnya). Kondisi seperti ini menarik untuk dibahas dalam perspektif sejarah publik.

Sejarah publik (public history) sudah dikenal dan tumbuh di Amerika Serikat sejak 1970-an, sebagai bagian dari sejarah terapan (applied history). Ia berkembang pula di Eropa dan Australia pada 1990-an. Sejarah publik berada di luar lingkup sejarah akademik. Sejarah publik dilakukan oleh mereka yang sudah mendapatkan pelatihan dalam studi sejarah dan biasanya mereka yang bekerja di bidang kesejarahan dan berada di luar lingkup akademis.

Metode yang dikembangkan sejarawan publik telah membuka pembatas antara sejarah profesional dan publik dengan menjadikan sejarah menjadi terjangkau secara luas di masyarakat. Sejarah kemudian dapat menjadi agen perubahan dan berperan dalam pengetahuan tentang kesejarahan di masyarakat. Sejarah publik menjadi sesuatu yang aktif, reaktif, dan amat relevan bagi masyarakat luas yang memungkinkan mereka terhubung dengan masa lalu, sekarang, dan masa depan. (Faye Sayer, 2015).

Akar sejarah publik berada pada bidang pelestarian benda, situs, atau gedung bersejarah, kemudian yang berkenaan dengan arsip sebagai dokumen sejarah, sejarah lisan, dan para kurator di museum. Beberapa profesi yang bergerak di bidang ini adalah para profesional yang bekerja di museum, situs atau tempat bersejarah (bahkan rumah seorang tokoh yang berpengaruh dalam sejarah), taman yang berkaitan erat dengan kesejarahan, lokasi bekas peperangan, film dan program televisi, serta semua program yang diselenggarakan pemerintah yang berkenaan dengan pelestarian sejarah.

Di negara maju, keterlibatan masyarakat dalam sejarah kadang terjadi pada konteks sosial yang tidak disadari. Misalnya, dalam waktu tertentu, pemerintah lokal akan merenovasi taman, gedung, atau situs tertentu yang mengandung nilai sejarah. Mereka melibatkan masyarakat setempat, khususnya penduduk lama atau para tetua, untuk menggali informasi lebih dalam mengenai tempat tersebut.

Satu sejarah institusi, misalnya, yang ditulis oleh seorang konsultan sejarah untuk klien bisnisnya, dapat digunakan untuk mengorganisasi arsip-arsip di perusahaan korporasi.

Di Australia, misalnya, jika ada penemuan potensi tambang baru di wilayah tertentu, sejarawan dimintai pendapat berkenaan dengan tempat itu, apakah tempat tersebut menjadi wilayah "sakral" penduduk asli Aborigin atau wilayah bebas? Hal seperti ini dapat dimintai konfirmasi dengan riset kearsipan perkembangan wilayah, bahkan bila memungkinkan wawancara langsung sebagai bagian dari sejarah lisan kepada tetua penduduk Aborigin setempat.

Di Indonesia, kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, melalui Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan, Arsip Nasional dan museum, serta lembaga swadaya masyarakat pada dasarnya sudah menyentuh esensi sejarah publik. Akses publik terhadap sejarah dan dokumentasi arsip pun semakin terbuka. Peran beberapa LSM atau kelompok masyarakat yang sadar sejarah memberikan sumbangan yang cukup besar bagi pemahaman sejarah di tengah masyarakat.

Lembaga seperti Institut Sejarah Sosial Indonesia (ISSI), majalah Historia, penerbit Komunitas Bambu (yang khusus menerbitkan buku-buku sejarah), serta Komunitas Jelajah Budaya (wisata sejarah) adalah beberapa institusi yang memberikan sumbangan besar dalam pembangunan karakter bangsa lewat karya-karya sejarah yang mereka buat.

ISSI, misalnya, dikenal dengan proyek sejarah lisan yang bersumber dari korban huru-hara 1965, selain riset sejarah lisan lainnya terkait dengan sejarah sosial mengenai organisasi perempuan, masyarakat Tionghoa, buruh industri, dan lain-lain. Mereka juga menyampaikan penelitian di berbagai konferensi ilmiah dan menerbitkan hasil-hasil penelitiannya dalam berbagai jurnal. Sejarah publik yang relatif baru di Indonesia ternyata sudah dilakukan secara tidak langsung oleh lembaga-lembaga yang berkaitan dengan kesejarahan.






Secuil Sejarah Indonesia dalam Foto Lawas

18 hari lalu

Secuil Sejarah Indonesia dalam Foto Lawas

Sejak empat tahun lalu warga AS Jacob Cass memburu rekaman sejarah Indonesia melalui foto dan gambar.


Belajar Sejarah, Ini 7 Rekomendasi Film Kemerdekaan Indonesia

47 hari lalu

Belajar Sejarah, Ini 7 Rekomendasi Film Kemerdekaan Indonesia

Belajar sejarah tak melulu dari buku melainkan juga bisa lewat menonton film. Simak ulasannya di sini.


Pelurusan Sejarah Ratu Kalinyamat Harus terus Diupayakan

5 Juni 2022

Pelurusan Sejarah Ratu Kalinyamat Harus terus Diupayakan

Menyosialisasikan perjuangan Ratu Kalinyamat lewat pagelaran seni-seni tradisional yang digemari masyarakat, harus terus ditingkatkan.


Para Pecinta Buku, Ini 10 Perpustakaan Menakjubkan di Dunia

22 Mei 2022

Para Pecinta Buku, Ini 10 Perpustakaan Menakjubkan di Dunia

Setiap negara tentu memiliki keunikan tersendiri dari koleksi buku di perpustakaan yang mereka miliki.


Menjelajahi Sejarah di 7 Situs Keajaiban Dunia UNESCO

15 Mei 2022

Menjelajahi Sejarah di 7 Situs Keajaiban Dunia UNESCO

Sejumlah tempat di dunia cocok untuk dikunjungi untuk daya tarik sejarah arkeologi hingga sejarah suku Maya.


Biasanya Besar dan Luas, 6 Museum Ini Justru Berukuran Mini

12 Mei 2022

Biasanya Besar dan Luas, 6 Museum Ini Justru Berukuran Mini

Pengunjung bisa tetap mendapat pemahaman sejarah yang mudah dipahami meski ukuran museum kecil.


8 Stasiun Kereta Api Tertua di Dunia

27 April 2022

8 Stasiun Kereta Api Tertua di Dunia

Terdapat banyak sekali stasiun kereta api di seluruh dunia, banyak dari mereka yang sudah berusia cukup tua.


Menara Eiffel Hingga Tembok Cina, Daftar Tempat Wisata Ini Punya Sejarah Horor

31 Maret 2022

Menara Eiffel Hingga Tembok Cina, Daftar Tempat Wisata Ini Punya Sejarah Horor

Sensasi yang berkaitan dengan tempat angker dan cerita horor tersebut menjadi alasan mengapa tempat wisata tersebut menjadi populer.


P2G Khawatirkan RUU Sisdiknas Picu Praktik Bisnis Ujian

14 Maret 2022

P2G Khawatirkan RUU Sisdiknas Picu Praktik Bisnis Ujian

P2G mengkhawatirkan RUU Sisdiknas menimbulkan praktik bisnis ujian setelah munculnya lembaga mandiri dalam evaluasi terhadap siswa.


4 Tragedi Ledakan Reaktor Nuklir Terparah Sepanjang Sejarah

11 Maret 2022

4 Tragedi Ledakan Reaktor Nuklir Terparah Sepanjang Sejarah

Sejarah mencatat setidaknya terdapat empat tragedi ledakan reaktor nuklir yang menimbulkan dampak paling parah.