Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tragedi Pasar Minggu

Oleh

image-gnews
Iklan

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama harus segera mengevaluasi kinerja anak buahnya yang mengurusi jembatan penyeberangan. Gara-gara kelalaian mereka, jembatan penyeberangan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, roboh pada Sabtu pekan lalu dan mengakibatkan tiga orang meninggal.

Dinas Perhubungan DKI, yang membangun dan mengawasi jembatan penyeberangan itu, seharusnya tidak lepas tangan. Akibat keteledoran petugas dinas ini, seorang nenek dan cucunya yang sedang melintas di jembatan tewas akibat ambruknya jembatan itu. Satu pengendara sepeda motor juga meninggal karena ketiban besi konstruksi.

Tapi Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah malah menuding pemasangan papan reklame sebagai biang tragedi itu. Dia menilai papan iklan yang dibangun pihak swasta pada 2010 itu menyalahi konstruksi. Tudingan ini mungkin saja benar. Papan reklame jelas membebani jembatan, apalagi jika papan itu tidak memiliki lubang sama sekali. Ketika angin datang, beban yang ditanggung jembatan akan semakin berat. Masalahnya, kenapa pemerintah DKI mengizinkan pemasangan papan reklame itu?

Itulah tugas Gubernur Ahok untuk merapikan koordinasi di lingkungan kerja DKI agar para pejabat tidak saling menyalahkan. Pemerintah DKI juga perlu meninjau kembali kebijakan memanfaatkan jembatan penyeberangan untuk tempat reklame. Pengawasannya pun harus ditingkatkan karena konstruksi jembatan penyeberangan di Pasar Minggu ternyata sudah lemah. Pusat Laboratorium Forensik menemukan korosi pada besi penyangga jembatan itu.

Tragedi seperti itu bukanlah yang pertama kali. Pada akhir tahun lalu, dua orang meninggal karena tersengat listrik ketika sedang berteduh di bawah jembatan penyeberangan ITC Mangga Dua, Jakarta Pusat. Kabel penerangan jalan yang menyembul di sudut fondasi jembatan diperkirakan sebagai penyebabnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Publik tentu mempertanyakan, ke mana saja mengalirnya duit anggaran pemeliharaan jembatan penyeberangan yang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja DKI 2016 mencapai Rp 10,6 miliar. Semestinya dana ini cukup untuk mengawasi dan memperbaiki jembatan yang kondisinya membahayakan masyarakat.

Urusan pengawasan, perawatan, dan perbaikan fasilitas umum merupakan hal yang sering diabaikan oleh pejabat. Pengawasan terhadap fasilitas umum di DKI sebenarnya akan lebih efektif bila melibatkan lurah dan camat. Mereka pasti lebih tahu keadaan wilayah yang dipimpinnya. Keadaan besi jembatan yang sudah terkena korosi seperti di Pasar Minggu seharusnya dideteksi sejak dini bila semua aparat di lingkungan Pemda DKI peduli.

Kepedulian itu menjadi kata kunci. Banyak hal bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan terlalu banyak anggaran. Memiliki anggaran yang besar APBD DKI 2016 tertinggi se-Indonesia, yakni Rp 67,1 triliunmenjadi kurang bermanfaat bila aparat DKI tak peduli terhadap fasilitas umum yang rusak dan membahayakan publik.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Baru Saja Diluncurkan di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasi Realme GT 6

5 menit lalu

Realme meluncurkan ponsel terbaru Realme GT6. Ini merupakan Hp Realme pertama yang dilengkapi dengan beragam fitur kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).
Baru Saja Diluncurkan di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasi Realme GT 6

Dibanderol dengan harga Rp 7 jutaan, Realme GT 6 menawarkan performa unggulan kelas flagship serta fitur kecerdasan artifisial (AI).


4 Temuan Satgas Judi Online, Transaksi Mencapai Rp 40 Miliar Hingga Jual Beli Rekening

7 menit lalu

Petugas membawa barang bukti uang usai konferensi pers pengungkapan kasus judi online, Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024.  Periode 23 April- 17 Juni 2024, Satgas Pemberantasan Perjudian Online yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo telah mengungkap 318 kasus judi online dan menetapkan 464 tersangka, serta menyita barang bukti berupa 67,5 miliar, 494 ponsel, 36 leptop, 257 rekening, 98 akun judi online dan 296 kartu ATM. TEMPO/ Febri Angga Palguna
4 Temuan Satgas Judi Online, Transaksi Mencapai Rp 40 Miliar Hingga Jual Beli Rekening

Menkopolhukam menyatakan satgas telah menemukan praktik jual beli rekening yang berkaitan dengan judi online.


PKS Buka Peluang Ubah Peta Pencalonan Sohibul Iman, Mardani Ali: Kami Ambil Keputusan Terbaik

10 menit lalu

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kedua dari kiri) bergandengan tangan dengan Bakal Calon Presiden Republik Indonesia, Anies Baswedan (kedua dari kanan) didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera, Habib Aboe Bakar Alhabsyi (kanan) dan Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Kamis, 23 Februari 2023. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
PKS Buka Peluang Ubah Peta Pencalonan Sohibul Iman, Mardani Ali: Kami Ambil Keputusan Terbaik

Kata PKS soal perubahan posisi Sohibul Iman di Pilgub Jakarta.


PKS Usung Sohibul Iman daripada Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024, Ini Profil Sohibul dan Anies

10 menit lalu

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Aljufrie (tengah), Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS 2019 di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. Rakornas PKS 2019 bertema
PKS Usung Sohibul Iman daripada Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024, Ini Profil Sohibul dan Anies

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan mengusung Sohibul Iman dalam Pilkada Jakarta 2024 daripada Anies Baswedan. Ini profil keduanya.


Apple Menunda Peluncuran Fitur AI di Uni Eropa, Ini Fungsi Ketiga Fitur Baru Itu

15 menit lalu

Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. Dok. Shutterstock
Apple Menunda Peluncuran Fitur AI di Uni Eropa, Ini Fungsi Ketiga Fitur Baru Itu

Teknologi ini memanfaatkan kekuatan chipset Apple untuk menciptakan bahasa dan gambar, mengambil tindakan dan memanfaatkan konteks pribadi.


Profil Dewan Syariah Nasional MUI yang Mengharamkan Short Selling dalam Bursa Efek Indonesia

20 menit lalu

Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia  Foto MUI
Profil Dewan Syariah Nasional MUI yang Mengharamkan Short Selling dalam Bursa Efek Indonesia

Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mengharamkan short selling dalam perdagangan saham. Ini beberapa wewenang lainnya.


Prediksi Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Area di Jabodetabek Hujan, Jakarta Masih Berawan

21 menit lalu

Ilustrasi Cuaca DKI Jakarta yang berawan. Tempo/Tony Hartawan
Prediksi Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Area di Jabodetabek Hujan, Jakarta Masih Berawan

Cuaca Jakarta cenderung cerah berawan siang ini, Senin, 24 Juni 2024. Nihil potensi hujan, kecuali di Kepulauan Seribu pada esok dinihari.


Rutin Mengonsumsi Kafein, Jangan Lupa Kenali Dampaknya untuk Kesehatan

25 menit lalu

Ilustrasi kopi panas. Foto: Unsplash.com/Rene Porter
Rutin Mengonsumsi Kafein, Jangan Lupa Kenali Dampaknya untuk Kesehatan

Bagaimana pengaruh kafein pada tubuh yang dikonsumsi secara rutin berhari-hari?


Anang Hermansyah Duta Promosi Pulau Jeju, 5 Drakor yang Pernah Syuting di Pulau Ini

29 menit lalu

Yoona SNSD dan Lee Junho 2PM dalam drama King the Land. Dok. Netflix
Anang Hermansyah Duta Promosi Pulau Jeju, 5 Drakor yang Pernah Syuting di Pulau Ini

Anang Hermansyah Duta Promosi Pulau Jeju yang kerap dijadikan tempat syuting drama Korea. Berikut 5 drakor dengan latar belakang Pulau Jeju.


Eskalasi Hizbullah-Israel, Siapa yang Harus Membayar Mahal?

30 menit lalu

Hizbullah memiliki persenjataan yang besar dan telah berkembang secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. REUTERS
Eskalasi Hizbullah-Israel, Siapa yang Harus Membayar Mahal?

Hizbullah dan Israel telah berada di ambang perang.