Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gegabah Menyita Buku

Oleh

image-gnews
Iklan

Tindakan polisi menyita enam buku berjudul Manifesto Komunis dari pameran buku internasional berlebihan. Buku berlogo palu-arit terbitan Thukul Cetak itu dijual di stan pameran yang diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia di Balai Sidang Senayan, Jakarta. Polisi kian kelewatan karena enam warga negara Malaysia penjaga gerai buku akhirnya dideportasi.

Sebagai tuan rumah, Indonesia mencoreng wajah sendiri. Tak semestinya polisi bertindak terlampau jauh. Sebagai negara demokratis, penyitaan dan pendeportasian itu sungguh paradoksal. Polisi Indonesia masih memperlihatkan sikap anti-demokrasi dan anti-kegiatan intelektual. Demokrasi tegak ketika suatu negara memberikan jaminan kebebasan berpikir, berpendapat, dan berekspresi.

Pelarangan buku itu mencerminkan polisi belum beranjak dari kebiasaan zaman Orde Baru dan Orde Lama. Di era gelap itu, buku bisa dilarang beredar karena alasan yang samar. Jika bukan mengganggu ketertiban umum, alasan yang lazim diberikan adalah menyebarkan paham komunis/Marxisme-Leninisme. Polisi berdalih, buku itu sensitif di Indonesia. Ironis, tabiat buruk polisi itu muncul ketika bangsa ini telah meninggalkan Orde Baru sejak 18 tahun silam.

Penyitaan buku Manifesto Komunis karya Karl Marx dan Friedrich Engels kian menggelikan, karena buku ini sungguh mudah didapatkan di jejaring Internet dengan gratis. Edisi bahasa Indonesia, juga bahasa-bahasa yang lain, tersedia dalam format buku digital maupun teks. Orang bisa membaca buku ini setiap saat asalkan ada jaringan Internet. Kampus di Indonesia pun biasa mendiskusikan buku itu sebagai bagian dari kegiatan ilmiah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sejumlah tokoh Indonesia pun tak haram membaca buku itu. Sebut saja, misalnya, Wakil presiden pertama Mohammad Hatta. Ia menerbitkan risalah berjudul "Persoalan Ekonomi Sosial Indonesia" dengan membahas panjang-lebar gagasan Marxisme Karl Marx. Hatta fasih menjelaskan isi buku itu. Presiden Abdurrahman Wahid juga telah membaca Das Kapital karya Marx sejak ia remaja.

Polisi bertindak gegabah karena Mahkamah Konstitusi sebetulnya telah mencabut undang-undang yang memberikan kewenangan terhadap kejaksaan dan kepolisian untuk menyita buku sejak enam tahun lalu. Mahkamah mengabulkan permintaan pemohonpihak yang langsung dirugikanmenghapus Undang-Undang Nomor 4/PNPS/1963 tentang Pengamanan terhadap Barang-barang Cetakan. Mahkamah memutuskan, undang-undang itu melanggar konstitusi dan tidak memiliki kekuatan hukum lagi.

Di bawah kekuasaan Orde Baru, undang-undang ini menjadi alat kekuasaan untuk memberangus buku dan pikiran yang dianggap berbahaya oleh pemerintah. Kini, ketika Mahkamah Konstitusi telah menggugurkan aturan itu, polisi tetap berpikir dan bertindak dengan standar lama. Polisi bermimpi produk hukum yang berasal dari masa kolonialisme Belanda itu masih bergigi, sesuatu yang menyedihkan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jadwal Timnas Rumania vs Ukraina di Matchday 1 Euro 2024: Siapa Lebih Diunggulkan untuk Menang?

7 menit lalu

Pemain timnas Ukraina, Mykhailo Mudryk melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang timnas Islandia dalam Kualifikasi Piala Euro 2024 di Stadion Miejski Wroclaw, Wroclaw, Polandia, 26 Maret 2024. REUTERS/Kacper Pempel
Jadwal Timnas Rumania vs Ukraina di Matchday 1 Euro 2024: Siapa Lebih Diunggulkan untuk Menang?

Laga Euro 2024 malam ini akan mempertemukan Timnas Rumania yang menjuarai babak kualifikasi akan bertemu Timnas Ukraina yang hampir gagal lolos.


TNI Tembak Mati Anggota KKB di Papua, Salah Satunya Pembelot

9 menit lalu

Petugas Gabungan Buru KKB Pembakar Sekolah di Intan Jaya Papua Tengah
TNI Tembak Mati Anggota KKB di Papua, Salah Satunya Pembelot

Danis Murib disebut pembelot atau desertir TNI yang memilih kabur dari tugas operasi dli Papua.


Jokowi Sebut Tanggul Laut Semarang Bisa Menahan Rob hingga 30 Tahun

9 menit lalu

Presiden Jokowi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau proyek pembangunan tanggul pengendalian banjir dan rob Kawasan Tambak Lorok tahap II di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 17 Juni 2024. TEMPO/Riri Rahayu
Jokowi Sebut Tanggul Laut Semarang Bisa Menahan Rob hingga 30 Tahun

Menurut Jokowi, proyek tanggul laut Semarang ini telah menghabiskan anggaran Rp 386 miliar.


Patroli Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Polda Jawa Tengah Amankan 33 Motor dan 6 Mobil

12 menit lalu

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Satake Bayu Setianto. ANTARA/I.C. Senjaya
Patroli Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Polda Jawa Tengah Amankan 33 Motor dan 6 Mobil

Polisi berhasil mengamankan kendaraan tanpa surat-surat dalam 3 hari pemeriksaan di wilayah Pati.


MK Perintahkan Hitung Suara Ulang di 147 TPS Kaltim, KPU Lakukan Ini

14 menit lalu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Kholik saat jeda istirahat rekapitulasi suara nasional dan luar negeri di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, 1 Maret 2024 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
MK Perintahkan Hitung Suara Ulang di 147 TPS Kaltim, KPU Lakukan Ini

KPU Kaltim menyatakan proses pemilahan TPS yang akan dihitung ulang sudah dimulai.


Vladimir Putin Disebut Akan Kunjungan Kerja ke Vietnam

21 menit lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri upacara minum teh bersama Presiden Cina Xi Jinping di taman Zhongnanhai Beijing, Cina 16 Mei 2024. Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS
Vladimir Putin Disebut Akan Kunjungan Kerja ke Vietnam

Vladimir Putin akan melakukan kunjungan kerja pada pekan ini ke Vietnam selama dua hari


6 Artis Indonesia yang Rayakan Idul Adha 2024 di Tanah Suci

25 menit lalu

Ria Ricis bersama kakaknya, Oki Setiana Dewi dan Shindy Putri membagikan momen saat mereka naik haji 2024. Foto: Instagram/@okisetianadewi
6 Artis Indonesia yang Rayakan Idul Adha 2024 di Tanah Suci

Sejumlah artis Indonesia yang merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H di Tanah Suci.


Eksekusi Aset Surya Darmadi Dianggap Tak Sesuai Putusan MA, Pengacara Minta Kembalikan Gedung Menara Palma hingga Rumah

29 menit lalu

Terdakwa Bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi, mengikuti sidang pembacaan surat amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 23 Februari 2023. Majelis hakim menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Surya Darmadi, pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp.1 miliar Subsider 6 bulan penjara, serta membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp.2,2 triliun dan kerugian perekonomian negara sebesar Rp.39,7 triliun, dinilai terbukti bersalah melakukan perbuatan melawan hukum sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.2,64 triliun dalam tindak pidana korupsi terkait penyerobotan lahan ribuan hektar perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. TEMPO/Imam Sukamto
Eksekusi Aset Surya Darmadi Dianggap Tak Sesuai Putusan MA, Pengacara Minta Kembalikan Gedung Menara Palma hingga Rumah

Maqdir Ismail, kuasa hukum Surya Darmadi, mengatakan upaya Kejaksaan Agung dalam mengeksekusi aset Surya Darmadi saat ini tak sesuai putusan MA.


Jadi Atlet Senam Indonesia Pertama di Olimpiade 2024, Rifda Irfanaluthfi Ingin Buktikan pada Dunia

33 menit lalu

Pesenam Indonesia Rifda Irfanaluthfi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Jadi Atlet Senam Indonesia Pertama di Olimpiade 2024, Rifda Irfanaluthfi Ingin Buktikan pada Dunia

Atlet senam Rifda Irfanaluthfi mengatakan ingin mencetak sejarah untuk Indonesia pada Olimpiade 2024 Paris.


Ombudsman Temukan Kecurangan PPDB, Peserta yang Seharusnya Lulus Malah Dinyatakan Gagal

40 menit lalu

Orang tua calon peserta didik mendatangi posko pra-pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024 di SMAN 1, Jakarta, Rabu 5 Juni 2024. Petugas dari Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) serta Sudin Pendidikan Wilayah Jakarta Pusat disiagakan untuk melayani orang tua calon peserta didik yang mengalami kendala terkait PPDB. Prapendaftaran PPDB Jakarta 2024 ditutup pada Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Subekti.
Ombudsman Temukan Kecurangan PPDB, Peserta yang Seharusnya Lulus Malah Dinyatakan Gagal

Laporan Ombudsman soal kecurangan PPDB 2024. Apa temuannya?