Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hukum Berat Atlet yang Doping

Oleh

image-gnews
Iklan

Kemenangan dalam olahraga semestinya dicapai melalui kompetisi yang sehat. Lazimnya, atlet meraih prestasi melalui persiapan matang dan perjuangan maksimal di lapangan. Bukan dengan jalan pintas dan upaya curang seperti yang diduga dilakukan belasan atlet dalam Pekan Olahraga Nasional XIX Jawa Barat pada September silam.

Hasil pengujian National Dope Testing Laboratory di New Delhi, Indiayang ditunjuk Panitia Besar PON XIX untuk menguji 473 sampel urine atlet peraih medali emassungguh mengejutkan: 12 atlet terindikasi menggunakan doping. Jika hasil akhir pengujian membuktikan semuanya positif doping, angka ini merupakan yang terbanyak selama tiga PON terakhir. Dalam PON Kalimantan Timur 2008, terdapat lima sampel yang positif doping. Sedangkan pada PON Riau 2012, terdapat delapan sampel urine yang positif doping.

Para atlet yang menggunakan doping pantas dihukum. Membiarkan perbuatan tercela itu sama saja dengan memupus pembinaan olahraga di Tanah Air, karena atlet bakal berlomba-lomba menempuh jalan pintas untuk meraih prestasi. Karena itu, rencana Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mencabut medali dan menskors atlet yang terbukti menggunakan doping patut didukung.

Menteri Imam menyatakan atlet yang terbukti menggunakan doping dilarang mengikuti kejuaraan selama empat tahun. Hukuman itu sudah sesuai dengan aturan Badan Antidoping Dunia (WADA), yang sejak tahun lalu melipatgandakan hukuman bagi atlet yang menggunakan doping menjadi empat tahun. Dengan skors selama itu, atlet yang bersangkutan otomatis didiskualifikasi dari keikutsertaan Olimpiade.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Para atlet yang terbukti menggunakan doping tentu tak pantas menjadi juara, karena mereka merebut kemenangan dengan cara-cara curang. Pemerintah provinsi selayaknya tak memberikan bonus bagi atlet yang berjaya dengan cara yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas itu.

Menpora juga harus mengusut kontingen yang menaungi para atlet tersebut. Penggunaan doping, bisa jadi, merupakan upaya kontingen mengejar target medali atau menunjukkan bahwa mereka berhasil membina atlet. Di sisi lain, bisa saja atlet tak tahu dirinya menggunakan doping. Misalnya karena tim kesehatan kontingen memasukkan steroid ke makanan atau minuman mereka. Padahal, selain membahayakan kesehatan, penggunaan zat-zat terlarang untuk meningkatkan performa atlet itu dapat merusak moral atlet dan pada akhirnya dapat menamatkan karier atlet tersebut.

Seorang atlet, apalagi di tingkat nasional, umumnya telah memiliki pengetahuan ihwal zat-zat yang mengandung doping. Penyelenggara kejuaraan sekelas PON pun biasanya telah membekali atlet dengan buku saku tentang macam makanan dan obat yang dilarang dikonsumsi selama kejuaraan. Para pembina olahraga pun harus terus-menerus memberikan penyuluhan tentang doping dan bahayanya bagi tubuh seorang atlet.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cara Transfer Bank Gratis Pakai ShopeePay dan Keuntungannya

1 menit lalu

Cara Transfer Bank Gratis Pakai ShopeePay dan Keuntungannya

Cara transfer bank gratis di ShopeePay dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Pastikan Anda mengunduh aplikasi ShopeePay.


Liga 1 Tak Libur, PSSI Berpeluang Kirim Tim Lapis Dua ke Piala AFF 2024

2 menit lalu

Dari kiri ke kanan: Ketua Badan Tim Nasional Sumardji, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, Direktur PT Liga Indonesia Baru Ferry Paulus, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga dalam sesi jumpa pers di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Juni 2024. TEMPO/Randy
Liga 1 Tak Libur, PSSI Berpeluang Kirim Tim Lapis Dua ke Piala AFF 2024

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjadikan Piala AFF 2024 sebagai sasaran antara untuk SEA Games 2025.


Sebab Obat TBC Sebaiknya Diberikan pada Anak saat Perut Kosong

3 menit lalu

Ilustrasi Tuberkulosis atau TBC. Shutterstock
Sebab Obat TBC Sebaiknya Diberikan pada Anak saat Perut Kosong

Obat TBC pada anak sebaiknya diberikan pada anak di waktu yang sama dan saat perut kosong agar obat bisa bekerja dengan lebih optimal.


Polres Jakbar Tangkap Virgoun Diduga karena Kasus Narkoba

8 menit lalu

Virgoun saat memberikan klarifikasi di kanal Youtubenya, Jumat, 28 April 2023.
Polres Jakbar Tangkap Virgoun Diduga karena Kasus Narkoba

Polisi belum memberikan penjelasan terperinci tentang penangkapan Virgoun.


Joe Alwyn Buka Suara Usai Kandas dengan Taylor Swift, Minta Pahami Kesulitannya

11 menit lalu

Joe Alwyn dan Taylor Swift. Foto: Instagram/@joe.alwyn @taylorswift
Joe Alwyn Buka Suara Usai Kandas dengan Taylor Swift, Minta Pahami Kesulitannya

Joe Alwyn memberikan tanggapannya usai putus dari Taylor Swift setelah enam tahun bersama.


Hasil Euro 2024 Kamis Malam: Slovenia vs Serbia Berakhir 1-1, Luka Jovic Jadi Pahlawan Selamatkan Timnya dari Kekalahan

11 menit lalu

Pemain Serbia Luka Jovic melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Slovenia  dalam pertandingan Grup C Euro 2024 di Munich Football Arena, Munich, 20 Juni 2024. REUTERS/Michaela Stache
Hasil Euro 2024 Kamis Malam: Slovenia vs Serbia Berakhir 1-1, Luka Jovic Jadi Pahlawan Selamatkan Timnya dari Kekalahan

Slovenia unggul lebih dulu lewat gol Zan Karnicnik pada menit ke-69 saat menghadapi Serbia di laga kedua Grup C Euro 2024.


Timwas Haji Ingin Mengevaluasi Penyelenggaraan Haji 2024

12 menit lalu

Jemaah haji Indonesia berjalan menuju Jamarat untuk melempar jamrah aqobah di Mina, Makkah, Arab Saudi, Minggu, 16 Juni 2024. Lempar jamrah aqobah merupakan salah satu syarat yang wajib dilakukan pada ibadah haji sebagai simbol pengusiran setan yang pernah dilakukan Nabi Ibrahim AS. ANTARA/Sigid Kurniawan
Timwas Haji Ingin Mengevaluasi Penyelenggaraan Haji 2024

Ketua Timwas Haji DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau mengatakan, hampir semua masalah yang ditemukan dalam penyelenggaraan haji 2024 merupakan pengulangan dari tahun-tahun sebelumnya, termasuk masalah transportasi, katering, dan tenda bagi jemaah. Sehingga evaluasi sangat dibutuhkan.


Salah Seorang Pendiri OpenAI Hengkang dan Membangun Startup Baru

13 menit lalu

Ilustrasi OpenAI. REUTERS/Dado Ruvic
Salah Seorang Pendiri OpenAI Hengkang dan Membangun Startup Baru

Sutskever keluar dari OpenAI dengan alasan ingin punya siklus produk yang memprioritaskan keselamatan dan tanpa gangguan.


3 Cara Agar Tidak Dimasukkan di Grup WhatsApp Tanpa Izin

14 menit lalu

Memori penyimpanan WhatsApp harus rutin dibersihkan agar kinerja aplikasi tidak lemot. Ini cara bersihkan penyimpanan WhatsApp. Foto: Canva
3 Cara Agar Tidak Dimasukkan di Grup WhatsApp Tanpa Izin

Bagi Anda yang sering dimasukkan grup WhatsApp tanpa izin, perlu mengetahui cara agar tidak dimasukkan di grup WhatsApp oleh orang yang tidak dikenal.


Alasan Bulog Berniat Akuisisi Sumber Beras Kamboja: Jamin Pasokan Ketika Indonesia Sedang Kekurangan

15 menit lalu

Direktur Utama Bulog Bayu Krisnamurthi usai konferensi pers Hasil High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat pada Senin, 29 Januari 2024 di Jakarta. TEMPO/Yohanes Maharso Joharsoyo
Alasan Bulog Berniat Akuisisi Sumber Beras Kamboja: Jamin Pasokan Ketika Indonesia Sedang Kekurangan

Bulog ungkap alasan hendak mengakuisisi sumber beras kamboja, yakni gar bisa menjamin pasokan pangan ketika diperlukan.