Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tak Jua Belajar dari Tragedi

Oleh

image-gnews
Iklan

Gempa besar yang mengguncang bumi Pidie Jaya, Aceh, Rabu lalu, lagi-lagi memberi pelajaran pahit kepada kita. Aceh adalah wilayah rawan gempa. Kita masih ingat gempa besar pada Desember 2004, disusul tsunami yang menewaskan lebih dari 165 ribu orang, hanya di Aceh. Namun ingatan traumatis akan bencana itu tak cukup membuat kita waspada. Gempa pada Rabu lalu kembali menelan banyak korban karena aspek pencegahan lagi-lagi terabaikan. Kita begitu mudah melupakan tragedi dan tak mau belajar darinya.

Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter itu telah menewaskan lebih dari seratus orang. Semestinya, pemerintah bisa mencegah hilangnya nyawa dan cedera sebanyak itu jika dari awal membuat aturan yang ketat soal persyaratan pendirian bangunan di daerah rawan gempa. Syarat inilah yang sering diabaikan.

Korban jatuh karena terperangkap bangunan yang tidak kokoh. Bangunan beton merupakan titik rawan penyebab jatuhnya banyak korban setiap kali terjadi gempa. Berbeda dengan bangunan tradisional berbahan kayu, yang lebih elastis dan tahan guncangan, gedung beton lebih rentan gempa jika tidak dibangun sesuai dengan standar. Terbukti, saat gempa Yogyakarta 2006, bangunan tua tradisional lebih mampu bertahan dibanding bangunan beton modern. Kejadian serupa berulang di Pidie Jaya. Puluhan orang terjebak dalam bangunan rumah toko bertingkat yang ambruk.

Bangunan yang memakan banyak korban ini dipastikan dibangun tidak sesuai dengan ketentuan untuk gedung daerah rawan gempa. Akibatnya, begitu terjadi guncangan, bangunan justru menjadi pembunuh, bukan sebagai tempat berlindung. Ini terjadi karena lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap pembangunan gedung.

Di sejumlah wilayah, terbitnya surat izin mendirikan bangunan (IMB) tidak menjadi syarat pembangunan gedung. Kalaupun ada keharusan mengurus IMB, acap kali dinas pengawas bangunan mendiamkan saja gedung yang tidak berizin. Sering pula izin terbit karena aparat disogok, sehingga pengawasan terhadap kelayakan dan keamanan bangunan diabaikan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Seharusnya bencana besar tsunami di Aceh pada 2004, yang merenggut ratusan ribu jiwa, menjadi momentum bagi pemerintah untuk membenahi perizinan bangunan ini. Pendirian gedung anti-gempa jangan hanya saat ada proyek restorasi pasca-bencana. Aparat juga harus tegas dalam mengatur dan mengawasi pendirian gedung untuk mencegah jatuhnya lagi korban jiwa saat bencana datang.

Pengeluaran IMB perlu ekstraketat karena, selain potensi gempa berasal dari sesar Indo-Australia di selatan Pulau Sumatera, Aceh terancam patahan Samalanga-Sipopok, yang tak kalah berbahaya meski tak menimbulkan tsunami. Patahan yang berpusat di darat ini pernah mengguncang kawasan Pidie Jaya pada 1967.

Kita memang tidak bisa memprediksi, apalagi mencegah, terjadinya gempa. Namun aturan pendirian bangunan dan pengawasan yang ketat setidaknya akan meminimalkan jatuhnya lebih banyak korban.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


4 Temuan Satgas Judi Online, Transaksi Mencapai Rp 40 Miliar Hingga Jual Beli Rekening

1 menit lalu

Petugas membawa barang bukti uang usai konferensi pers pengungkapan kasus judi online, Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024.  Periode 23 April- 17 Juni 2024, Satgas Pemberantasan Perjudian Online yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo telah mengungkap 318 kasus judi online dan menetapkan 464 tersangka, serta menyita barang bukti berupa 67,5 miliar, 494 ponsel, 36 leptop, 257 rekening, 98 akun judi online dan 296 kartu ATM. TEMPO/ Febri Angga Palguna
4 Temuan Satgas Judi Online, Transaksi Mencapai Rp 40 Miliar Hingga Jual Beli Rekening

Menkopolhukam menyatakan satgas telah menemukan praktik jual beli rekening yang berkaitan dengan judi online.


PKS Buka Peluang Ubah Peta Pencalonan Sohibul Iman, Mardani Ali: Kami Ambil Keputusan Terbaik

4 menit lalu

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kedua dari kiri) bergandengan tangan dengan Bakal Calon Presiden Republik Indonesia, Anies Baswedan (kedua dari kanan) didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera, Habib Aboe Bakar Alhabsyi (kanan) dan Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Kamis, 23 Februari 2023. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
PKS Buka Peluang Ubah Peta Pencalonan Sohibul Iman, Mardani Ali: Kami Ambil Keputusan Terbaik

Kata PKS soal perubahan posisi Sohibul Iman di Pilgub Jakarta.


PKS Usung Sohibul Iman daripada Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024, Ini Profil Sohibul dan Anies

4 menit lalu

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Aljufrie (tengah), Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS 2019 di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. Rakornas PKS 2019 bertema
PKS Usung Sohibul Iman daripada Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024, Ini Profil Sohibul dan Anies

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan mengusung Sohibul Iman dalam Pilkada Jakarta 2024 daripada Anies Baswedan. Ini profil keduanya.


Apple Menunda Peluncuran Fitur AI di Uni Eropa, Ini Fungsi Ketiga Fitur Baru Itu

9 menit lalu

Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. Dok. Shutterstock
Apple Menunda Peluncuran Fitur AI di Uni Eropa, Ini Fungsi Ketiga Fitur Baru Itu

Teknologi ini memanfaatkan kekuatan chipset Apple untuk menciptakan bahasa dan gambar, mengambil tindakan dan memanfaatkan konteks pribadi.


Profil Dewan Syariah Nasional MUI yang Mengharamkan Short Selling dalam Bursa Efek Indonesia

15 menit lalu

Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia  Foto MUI
Profil Dewan Syariah Nasional MUI yang Mengharamkan Short Selling dalam Bursa Efek Indonesia

Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mengharamkan short selling dalam perdagangan saham. Ini beberapa wewenang lainnya.


Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Area di Jabodetabek Hujan, Jakarta Masih Berawan

15 menit lalu

Ilustrasi Cuaca DKI Jakarta yang berawan. Tempo/Tony Hartawan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Area di Jabodetabek Hujan, Jakarta Masih Berawan

Cuaca Jakarta cenderung cerah berawan siang ini, Senin, 24 Juni 2024. Nihil potensi hujan, kecuali di Kepulauan Seribu pada esok dinihari.


Rutin Mengonsumsi Kafein, Jangan Lupa Kenali Dampaknya untuk Kesehatan

20 menit lalu

Ilustrasi kopi panas. Foto: Unsplash.com/Rene Porter
Rutin Mengonsumsi Kafein, Jangan Lupa Kenali Dampaknya untuk Kesehatan

Bagaimana pengaruh kafein pada tubuh yang dikonsumsi secara rutin berhari-hari?


Anang Hermansyah Duta Promosi Pulau Jeju, 5 Drakor yang Pernah Syuting di Pulau Ini

23 menit lalu

Yoona SNSD dan Lee Junho 2PM dalam drama King the Land. Dok. Netflix
Anang Hermansyah Duta Promosi Pulau Jeju, 5 Drakor yang Pernah Syuting di Pulau Ini

Anang Hermansyah Duta Promosi Pulau Jeju yang kerap dijadikan tempat syuting drama Korea. Berikut 5 drakor dengan latar belakang Pulau Jeju.


Eskalasi Hizbullah-Israel, Siapa yang Harus Membayar Mahal?

24 menit lalu

Hizbullah memiliki persenjataan yang besar dan telah berkembang secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. REUTERS
Eskalasi Hizbullah-Israel, Siapa yang Harus Membayar Mahal?

Hizbullah dan Israel telah berada di ambang perang.


Jelajah Negeri: 4 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Kota Pekanbaru

29 menit lalu

Museum Sang Nila Utama, Pekanbaru.
Jelajah Negeri: 4 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Kota Pekanbaru

Berikut adalah empat destinasi wisata di Kota Pekanbaru yang layak untuk dikunjungi saat berada di Provinsi Riau.