Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

SBY - Jokowi

Oleh

image-gnews
Iklan

Putu Setia

BALI ibarat kedatangan dua kepala negara yang mengadakan KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) pada Selasa lalu. Keamanan di kawasan Nusa Dua diperketat. Hotel tempat pertemuan kedua tokoh itu dijaga berlapis. Wartawan, baik media cetak, televisi, maupun online, dan wartawan media sosial (jurnalis warga, ehm, keren) sudah menunggu sejak siang, padahal pertemuan dimulai malam hari.

Siapa kedua petinggi itu? Yang satu masih menjabat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, disingkat SBY. Yang satu lagi, Presiden terpilih Joko Widodo, dipopulerkan Jokowi. Ealah, kenapa begitu genting?

Karena pertemuan ini, menurut pengamat, bersejarah. Untuk pertama kali presiden yang akan lengser bertemu dengan presiden yang akan menggantikan. Sejarah mencatat-begitu kata pengamat yang belum kehilangan nyinyirnya di televisi-SBY telah menorehkan tradisi yang bagus dalam pergantian kepemimpinan nasional.

Soeharto menggantikan Sukarno dengan mengganjar "tahanan" untuk Sang Proklamator. Soeharto digantikan B.J. Habibie dengan "dipaksa" lewat aksi mahasiswa yang menduduki gedung DPR/MPR. Habibie diganti Abdurrahman Wahid dengan menolak pertanggungjawabannya di MPR, dan Abdurrahman Wahid pun digantikan Megawati dengan "persekongkolan" di MPR juga. Mega digantikan oleh SBY dengan pemilihan langsung oleh rakyat tetapi hubungan keduanya beku. Nah, layaklah pertemuan SBY dan Jokowi jadi sejarah.

Rakyat yang lebih banyak di rumah menonton televisi-sulit keluar karena Premium sudah langka di sepanjang Aceh sampai Merauke-menunggu siaran langsung pertemuan itu. Jokowi pun terlihat tergopoh-gopoh menghampiri SBY, mengenakan baju batik, bukan baju putih yang lengannya digulung. Jokowi sadar ini bukan blusukan, tetapi pertemuan formal, harus berpakaian rapi sesuai dengan budaya Nusantara. Dia disambut SBY dengan kedua tangan, sesaat melakukan cipika-cipiki (ini ritual formal yang tak perlu dijelaskan), lalu menuju meja dengan dua kursi yang sudah disiapkan. Pertemuan empat mata.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Seusai pertemuan, kedua tokoh diberi mimbar yang bentuknya sama persis, dengan lambang Garuda Pancasila-bukan garuda yang lain. Keduanya menjelaskan apa yang dibicarakan. Apa? La, apa, ya? Ini adalah pertemuan awal yang akan dilanjutkan dengan pertemuan berikutnya, begitu inti penjelasan. Ya, formal banget.

Esoknya, dan esoknya lagi, beredar berita bahwa Jokowi mengusulkan agar SBY segera menaikkan harga bahan bakar minyak, tetapi SBY menolak. Berita ini terus digoreng sehingga apa benar hal itu dibicarakan dalam "empat mata" tak jelas. Atau hanya dibicarakan dalam "bukan empat mata", juga tak jelas. (Belum ada komentar dari Tukul Arwana, host Bukan Empat Mata). Tiba-tiba saja Jokowi mengatakan: "Saya siap tidak populer untuk menaikkan harga minyak."

Jika SBY takut (lebih bagus kata itu diganti hati-hati), tampaknya Jokowi sudah mantap menaikkan harga minyak, kompak dengan Jusuf Kalla, wakilnya. Tetapi tak sesuai dengan tuit dari Megawati (@MegawatiSSP) yang intinya lebih baik cari jalan lain, misalnya Premium bersubsidi dilarang untuk mobil dan sepeda motor di atas 150 cc. Tak sesuai pula dengan pernyataan Faisal Akbar, deputi tim transisi, yang menyebutkan: ada opsi lain seperti menaikkan pajak sepeda motor dan mobil, lalu mengoptimalkan pajak tambang. Bahkan tuit Rieke Diah Pitaloka (@Rieke_RDP) lebih keras: TOLAK KENAIKAN HARGA BBM (huruf kapital sesuai dengan aslinya).

Minyak mudah membakar atau membuat orang tergelincir. Sebelum saya tergelincir, lebih baik saya akhiri tulisan ini. Biarkan SBY dan Jokowi yang menulis sejarah.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Syarat dan Cara Gadai Laptop di Pegadaian yang Mudah

10 detik lalu

Suasana pelayanan nasabah Pegadaian Salemba, Jakarta, Selasa, 20 Februari 2024. PT Pegadaian mencatatkan kinerja positif pada tahun 2023 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp 4,38 Triliun.  TEMPO/Tony Hartawan
Syarat dan Cara Gadai Laptop di Pegadaian yang Mudah

Ketahui syarat dan cara gadai laptop di Pegadaian. Caranya cukup mudah dilakukan. Anda bisa langsung pergi ke kantor Pegadaian terdekat.


Jadwal Live dan Preview Polandia vs Austria di Penyisihan Grup D Euro 2024 Malam Ini

7 menit lalu

Timnas Polandia. REUTERS
Jadwal Live dan Preview Polandia vs Austria di Penyisihan Grup D Euro 2024 Malam Ini

Duel Polandia vs Austria akan tersaji pada babak penyisihan Grup D Euro 2024 atau Piala Eropa 2024 di Stadion Olimpiade. Siapa yang diunggulkan?


Catatan Ketua MPR RI: Membangun Manusia Indonesia dengan Program Makanan Bergizi

7 menit lalu

Ketua MPR RI/Dosen Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Borobudur, Universitas Trisakti dan Universitas Pertahanan RI, Bambang Soesatyo.
Catatan Ketua MPR RI: Membangun Manusia Indonesia dengan Program Makanan Bergizi

Gagasan presiden terpilih Prabowo Subianto tentang program penyediaan sarapan gratis bergizi untuk anak dan membuka akses seluas-luasnya bagi anak usia sekolah mengenyam pendidikan, sejatinya melekat pada kewajiban konstitusional negara.


Ayah bunuh Anak di Serang akan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RSDP Serang

11 menit lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Ayah bunuh Anak di Serang akan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RSDP Serang

Seorang ayah di Serang, Banten membunuh anak kandungnya demi mendalami ilmu kebatinan


PDIP: Hasto Kristiyanto Diperiksa KPK hingga Strategi Partai Menjelang Pilkada 2024

15 menit lalu

Logo PDIP
PDIP: Hasto Kristiyanto Diperiksa KPK hingga Strategi Partai Menjelang Pilkada 2024

Belakangan PDIP menjadi sorotan soal Hasto Kristiyanto yang menjadi saksi di KPK, dan strategi partai menjelang Pilkada 2024


Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp16 Ribu, Jadi Rp1.371.000 per Gram

16 menit lalu

Emas fine gold Antam. Foto: logammulia.com.
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp16 Ribu, Jadi Rp1.371.000 per Gram

Harga emas Antam mengalami kenaikan tertinggi setelah periode libur panjang Idul Adha.


Lionel Messi Gagal Cetak Gol Saat Argentina Kalahkan Kanada 2-0 di Copa America 2024

17 menit lalu

Pemain timnas Argentina, Lionel Messi berusaha menjebol gawang timnas Kanada dalam laga penyisihan grup A Copa America di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, 21 Juni 2024. REUTERS
Lionel Messi Gagal Cetak Gol Saat Argentina Kalahkan Kanada 2-0 di Copa America 2024

Lionel Messi tak mampu memaksimalkan dua peluang emas yang didapat saat Argentina mengalahkan Kanada di Copa America 2024.


Pertamina Peringkat 3 Terbaik Fortune 500 Asia Tenggara 2024, Tahukah Arti Kuda Laut dalam Logo Pertamina Dahulu?

24 menit lalu

Logo Pertamina dari masa ke masa. Foto: Istimewa
Pertamina Peringkat 3 Terbaik Fortune 500 Asia Tenggara 2024, Tahukah Arti Kuda Laut dalam Logo Pertamina Dahulu?

Pertamina raih peringkat 3 terbaik Fortune 500 Asia Tenggara 2024. Berikut logo Pertamina dari masa ke masa, tahukah arti kuda laut di logo sebelumnya


Jamdatun Feri Wibisono Siap Sinergikan Fungsi Kejaksaan Setelah Dilantik jadi Wakil Jaksa Agung

29 menit lalu

Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Feri Wibisono. Foto: Kejaksaan.go.id
Jamdatun Feri Wibisono Siap Sinergikan Fungsi Kejaksaan Setelah Dilantik jadi Wakil Jaksa Agung

Feri Wibisono siap mendukung Jaksa Agung untuk meningkatkan sinergitas layanan Kejaksaan. Ia akan dilantik menjadi Wakil Jaksa Agung pada Juli nanti.


Hari Kedua Gangguan Server PDN Kominfo, Penumpang di Bandara Soekarno Hatta: Antrean Cek Imigrasi Lumayan Panjang

38 menit lalu

Server imigrasi mengalami gangguan termasuk di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis, 20 Juni 2024. Foto Istimewa
Hari Kedua Gangguan Server PDN Kominfo, Penumpang di Bandara Soekarno Hatta: Antrean Cek Imigrasi Lumayan Panjang

Karena sistem masih gangguan, layanan perlintasan Imigrasi Soekarno-Hatta masih dilakukan secara manual.