Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Stop Jual-Beli Jabatan

Oleh

image-gnews
Iklan

Maraknya praktek jual-beli jabatan di pemerintahan daerah dan institusi pemerintah lainnya sungguh mencemaskan. Jika dibiarkan, perilaku kotor itu jelas akan membuat birokrasi kita rapuh dan bobrok. Karena itu, harus dilakukan langkah cepat dan serempak untuk menghentikan praktek tak terpuji tersebut.

Penangkapan Bupati Klaten Sri Hartini pada 30 Desember lalu hanyalah puncak gunung es "kegiatan" jual-beli jabatan yang selama ini terjadi. Hal serupa diduga kuat juga banyak terjadi di daerah lain. Komisi Aparatur Sipil Negara, misalnya, sepanjang 2016 menerima 278 aduan soal ini. Dalam setahun, menurut Komisi, diperkirakan uang suap jual-beli jabatan mencapai Rp 35 triliun.

Dalam kasus ini masalahnya memang bukan uang negara yang hilang, melainkan dampaknya yang mengerikan. Birokrasi tak berjalan optimal karena yang menjalankannya bukan orang yang ahli. Dia menduduki jabatan tersebut karena menyuap. Pejabat semacam itu pada akhirnya akan memanfaatkan kedudukannya semata-mata untuk mencari duit guna "menutup" uang suap yang telah ia keluarkan. Tugas melayani rakyat menjadi terbengkalai. Jika hal ini terus terjadi, Indonesia pada akhirnya akan menjadi negara gagal.

Praktek ini sesungguhnya bisa dicegah jika pemerintah daerah menerapkan aturan seperti ditentukan dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ihwal pengisi suatu jabatan. Aturan itu mewajibkan pengisian jabatan dilakukan melalui lelang terbuka. Hal itu dibuat guna mendapatkan pejabat yang kompeten.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Celakanya, aturan tersebut banyak diterabas. Dalam kasus di Klaten, misalnya, pengisian jabatan dilakukan tidak transparan dan Bupati Sri Hartini mematok Rp 400 juta untuk mereka yang ingin menduduki jabatan eselon II atau setingkat kepala dinas. Pakta integritas antikorupsi yang ditandatangani Sri-bersama 17 kepala daerah lain sebelas bulan lalu-ternyata tak cukup kuat untuk membendung hasrat Bupati Klaten itu menyalahgunakan jabatannya.

Komisi Aparatur Sipil Negara, lembaga pengawas seleksi pejabat daerah, harus lebih aktif mengawasi proses pergantian pejabat di daerah. Untuk mencegah terjadinya suap atau kongkalikong demi memperoleh jabatan itu, Komisi perlu meningkatkan kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, masyarakat harus diedukasi agar tidak segan-segan segera melapor ke KPK jika melihat terjadinya indikasi jual-beli jabatan.

Kementerian Dalam Negeri juga harus segera menyelesaikan peraturan pemerintah untuk membina dan mengawasi kepala daerah yang kini tengah mereka godok. Peraturan itu memang diharapkan akan menjadi amunisi kuat pemerintah untuk membasmi praktek jual-beli jabatan. Dengan peraturan yang kuat serta kerja sama antara Komisi Aparatur Sipil Negara dan KPK, kita berharap tak ada lagi alasan praktek jual-beli jabatan itu tak bisa dilenyapkan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Anak Mulai Remaja, Ini Gaya Ayu Ting Ting Jaga Kedekatan dengan Bilqis

7 menit lalu

Lebaran ala Ayu Ting Ting dan putrinya Bilqis/Foto: Instagram/Ayu Ting Ting
Anak Mulai Remaja, Ini Gaya Ayu Ting Ting Jaga Kedekatan dengan Bilqis

Penyanyi sekaligus presenter Ayu Ting Ting menceritakan seputar kedekatannya bersama sang anak, yakni Bilqis yang saat ini mulai memasuki usia remaja


Jessie J Ingin Gelar Konser Tunggal untuk Tebus Kekecewaan Fans Indonesia

13 menit lalu

Jessie J. Foto: Instagram/@jessiej
Jessie J Ingin Gelar Konser Tunggal untuk Tebus Kekecewaan Fans Indonesia

Jessie J minta maaf batal tampil di konser David Foster. Dia mengaku akan menggelar konser di Indonesia untuk menebusnya.


Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

19 menit lalu

Foto udara sejumlah kendaraan antre memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu 15 Juni 2024. Balai Besar TNBTS menyiapkan skema penambahan kuota kunjungan wisatawan sebanyak 25 persen dan akan disesuaikan jika terjadi peningkatan kunjungan dari hasil pantauan petugas pada laman booking online selama masa libur panjang Idul Adha.  ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyatakan kawasan wisata Gunung Bromo, di Jawa Timur akan ditutup total untuk wisatawan.


7 Relawan MER-C Masih Bertugas di Gaza

23 menit lalu

Warga Palestina melaksanakan salat Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan Masjid Al-Rahma yang hancur akibat serangan Israel di Khan Younis, Gaza, 16 Juni 2024. Warga Palestina yang menjadi korban konflik antara Israel dan Hamas merayakan Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan. REUTERS/Mohammed Salem
7 Relawan MER-C Masih Bertugas di Gaza

MER-C mengkonfirmasi relawannya yang bertugas di Gaza tersisa tujuh orang. Bersama warga Gaza, pada 16 Juni 2024, mereka solat Idul Adha


Anwar Ibrahim Sedekah 42 Ekor Sapi untuk 29 Masjid dan 13 Surau

23 menit lalu

 Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan pernyataan upaya pengiriman bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina dalam sidang parlemen diikuti secara daring di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (16/10/2023). ANTARA/Virna P Setyorini/aa.
Anwar Ibrahim Sedekah 42 Ekor Sapi untuk 29 Masjid dan 13 Surau

Anwar Ibrahim sedekah uang Rp394 juta dan 42 ekor sapi di hari Idul Adha untuk 29 masjid dan 13 surau.


Rayakan Idul Adha 1445 H, Yuni Shara Pilih Cara Sederhana

27 menit lalu

Yuni Shara bagikan potret dalam balutan kain batik berwarna coklat dalam memperingati Hari Kartini 2024. Foto: Instagram/@yunishara36
Rayakan Idul Adha 1445 H, Yuni Shara Pilih Cara Sederhana

Penyanyi Yuni Shara mengaku merayakan momen Idul Adha 1445 H hanya bersama ibunya tanpa menggelar acara khusus.


Puncak Haji Hari Kedua di Mina, Petugas Minta Jemaah Haji Antisipasi Kepadatan saat Lontar Jumrah

35 menit lalu

Jamaah haji berjalan usai melempar jumrah hari kedua di Jamarat, Mina, Arab Saudi, Kamis, 29 Juni 2023. Jutaan jamaah haji memadati kawaaan Jamarat untuk melaksanakan lempar jumrah Ula, Wustha, Aqabah. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Puncak Haji Hari Kedua di Mina, Petugas Minta Jemaah Haji Antisipasi Kepadatan saat Lontar Jumrah

Sehari sebelumnya, jemaah haji telah menyelesaikan lontar jumrah Aqabah lalu Tahallul Awal.


Tumor Ganas Sering Dikaitkan dengan Kanker, Apa Beda dengan Tumor Jinak?

39 menit lalu

Imas Masitoh (13 tahun) yang menderita tumor ganas di bagian perutnya di rumahnnya di Desa Wanakerta. kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. TEMPO/Jhoni Atmanegara
Tumor Ganas Sering Dikaitkan dengan Kanker, Apa Beda dengan Tumor Jinak?

Pakar menjelaskan tumor ganas adalah tumor yang bersifat kanker dan bisa tumbuh tak terkontrol dan menyebar ke bagian tubuh lain.


Idul Adha Yogyakarta, Sapi Sultan Hamengku Buwono X Jadi Sasaran Foto Selfie Warga

40 menit lalu

Warga berfoto dengan latar sapi kurban bantuan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta Senin (17/6). Tempo/Pribadi Wicaksono
Idul Adha Yogyakarta, Sapi Sultan Hamengku Buwono X Jadi Sasaran Foto Selfie Warga

Postur besar sapi-sapi bantuan Sultah Hamengku Buwono X yang diperkirakan berbobot sekitar hampir satu ton itu menarik perhatian warga Yogyakarta.


Momen Keluarga Tahanan Berkunjung ke Rutan KPK Saat Idul Adha

41 menit lalu

Para keluarga tahanan KPK mengantarkan makanan dalam layanan kunjungan Idul Adha di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK, Jalan Kuningan Persada Kav. 4, Jakarta Selatan, Senin, 17 Juni 2024. TEMPO/Defara
Momen Keluarga Tahanan Berkunjung ke Rutan KPK Saat Idul Adha

Keluarga tahanan KPK terlihat berkunjung atau sekadar mengantarkan makanan untuk penghuni rutan pada Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah ini.