Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mahomet

Oleh

image-gnews
Iklan

April 1741, sebuah lakon tentang "Mahomet" dipanggungkan di sebuah teater di Lille, Prancis utara. Penulisnya akan dikenang orang berabadabad (meskipun lakon ini jarang dibicarakan), karena ia Voltaire, karena Voltaire selalu mengutarakan pikiranpikiran yang cerdas, kadangkadang dalam, kadangkadang dangkal, bisa kocak, bisa kasar, tapi umumnya merisaukan. Khususnya tentang sesuatu yang berlanjut hingga abad ke21 ini: manusia dan fanatisme dan kebengisan.

Ia mengerjakan karyanya itu, Le Fanatisme, ou Mahomet le Prophete, sejak 1739. Dari judulnya sudah kelihatan bahwa ia mengaitkan fanatisme dengan Nabi yang membawa Islam ke dunia.

Cerita yang terdiri atas lima babak ini berkisar pada rencana Mahomet untuk mengalahkan Zopire, Gubernur Kota Mekah. Dalam babak ke4, Zopire dibunuh pemuda yang ia sayangi, Sede, yang sebenarnya anaknya sendiri tapi telah jadi pengikut Mahomet yang dengan patuh menjalankan perintah pembunuhan itu. Pada saat yang sama, Sede diracun Omar, orang kepercayaan Mahomet. Anak muda itu mati pelanpelan. Ia harus disingkirkan agar tak lagi berada di dekat Palmire, gadis yang menawan hati sang Prophete. Di akhir lakon, Palmire menampik Mahomet dan perempuan itu bunuh diri.

Saya tak tahu adakah Mahomet sebuah karya utama dalam riwayat Voltaire; lakon ini tak seterkenal karyanya yang lain, Candide, misalnya, meskipun berkalikali dipentaskan Tapi ada seorang pengkritiknya yang layak didengar meskipun bukan datang dari kalangan sastra dan dikutip pendapatnya hampir seabad kemudian: Napoleon Bonaparte.

Ketika penguasa Prancis ini berjumpa dengan Goethe pada 1808 di Kota Erfurt, ia menyatakan ketidaksukaannya kepada Mahometmeskipun Goethelah yang menerjemahkan lakon itu. Sebuah "karikatur", kata Napoleondan saya bisa mengerti kenapa demikian. Mahomet tak mendalam, mudah ditebak tendensnya, tokohnya hampir sepenuhnya satu sisi. Mirip sebuah melodrama. Atau sebuah propaganda.

Goethe tak membantah. Ia pengagum Voltaire tapi pada saat yang sama amat kuat simpatinya kepada Islam; ia dijuluki "Meccarus" karena itu. Tak mengherankan bila ia mencoba mengubah sosok Mahomet dalam versi Jerman lakon ini. Ia tak ingin mengulang "sikap kasar" Voltaire. Dalam teks asli Mahomet mengatakan kepada Zopire ia siap jadi lebih kejam ketimbang musuhnya itu, Je serai plus que toi cruel, impitoyable, sementara dalam teks Goethe yang kita temukan adalah kalimat, "Kau mengundangku untuk bengis," Du forderst selbst zur Grausamkeit mich auf.

Bagi Goethe, berbeda dari bagi Voltaire, kekerasan dalam sejarah Islam terjadi karena sesuatu yang datang dari luar. Tapi bersama Voltaire ia menolak iman yang melahirkan kebengisan dan agama yang bersandar pada kekuasaan yang tak mau digugat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam Mahomet, sang tokoh utama menyatakan ambisinya: ia, dengan "iman yang lebih murni" ketimbang keyakinan lain, ingin menegakkan imperium yang mencakup semesta. Mungkin sebab itu dalam tafsir Goethe, Mahomet adalah sindiran bagi Gereja Katolikmeskipun anehnya Voltaire mempersembahkan karyanya buat Paus Benediktus XIV. Bisa jadi ini caranya melindungi diri dari sensor. Permusuhan antara Voltaire dan Gereja memang termasyhur, dan di zamannya kekuasaan atas nama agama memang bisa terdengar bodoh tapi tetap mengancam: sebuah sajak Voltaire diperintahkan Parlemen Paris untuk dibakar di depan umum, 23 Januari 1759.

Dari Voltaire ke Goethe, cukup panjang masa itu. Tapi ada yang berlanjut terus: hasrat akan kehidupan rohani yang berbeda dari yang ditunjukkan agamaagama. Para sejarawan mengatakan niat itu lahir bersama Zaman Pencerahan yang mengutamakan nalar manusia. Tapi saya kira tak hanya terbatas di masa itu. Tiap kali agamaagama bergerak jadi mekanisme pembalasan, tiap kali Tuhan dirindukan dengan cara lain.

Voltaire menampik agamaagama, ketika pada saat yang sama ia juga menolak atheisme. Ia menyebut diri seorang "theis". Sekitar tahun 1750 ia mengumumkan penjelasannya tentang apa yang disebutnya "theisme":

Seorang theis adalah seseorang yang menerima dengan teguh adanya satu Wujud Yang Maha Luhur yang menghukum kejahatan tanpa sikap yang kejam, dan yang dengan baik hati memberi anugerah kepada laku kebajikan. Seorang theis tak tahu bagaimana cara Tuhan menghukum, bagaimana cara Tuhan menganugerahi, bagaimana cara Tuhan mengampuni, sebab ia tak menganggap dirinya mengerti laku Tuhan. Yang ia ketahui Tuhan itu adil ....

Voltaire: hampir tiga abad kemudian. Rasanya ada yang salah di hari ini ketika dari Prancis ia seakanakan perlu mengulang katakatanya lagi.

Goenawan Mohamad

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Prediksi Kroasia vs Italia di Laga Hidup-Mati Grup B Euro 2024: Jadwal, Kondisi Tim, H2H, Perkiraan Formasi

22 detik lalu

Pemain Italia Riccardo Calafiori mencetak gol bunuh diri saat melawan Spanyol dalam pertandingan Grup B Euro 2024 di Arena AufSchalke, Gelsenkirchen, 21 Juni 2024. Gol bunuh diri Calafiori  bawa Spanyol kalahkan Italia 1-0. REUTERS/Carmen Jaspersen
Prediksi Kroasia vs Italia di Laga Hidup-Mati Grup B Euro 2024: Jadwal, Kondisi Tim, H2H, Perkiraan Formasi

Kroasia diprediksi akan tampil habis-habis mengincar kemenangan, sementara Italia bermain lebih pragmatis di laga terakhir grup B Euro 2024.


Harga Emas Antam Naik Rp 3.000, per Gram Dibanderol Rp 1.360.000

7 menit lalu

Emas fine gold Antam. Foto: logammulia.com.
Harga Emas Antam Naik Rp 3.000, per Gram Dibanderol Rp 1.360.000

Harga emas Antam per gram hari ini naik Rp 3.000 menjadi Rp 1.360.000.


Kementerian Sosial Klaim Data Penerima Bansos Diperbarui Setiap Bulan

11 menit lalu

Kepala Pusdatin Kemensos Agus Zainal Arifin dan Staf Khusus Menteri Sosial, Bidang Pengembangan SDM dan Program Kementerian, Suhadi Lily, memberi klarfikasi terkait bansos di kantor Kemensos, Cawang, Jakarta Timur, Jumat, 21 Juni 2024.
Kementerian Sosial Klaim Data Penerima Bansos Diperbarui Setiap Bulan

Kementerian Sosial mengklaim data penerima bansos di DTKS diperbarui setiap bulan. Pemutakhiran data itu padan dengan NIK.


Benarkah Perempuan Lebih Mudah Kedinginan Dibanding Laki-laki?

15 menit lalu

Ilustrasi kedinginan. Shutterstock
Benarkah Perempuan Lebih Mudah Kedinginan Dibanding Laki-laki?

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dan laki-laki bereaksi terhadap perubahan suhu dengan cara yang sama.


Seniman Patung Gabriel Aries Gelar Pameran Poetical Urgency di Lawangwangi Bandung

18 menit lalu

Pameran tunggal seniman patung Gabriel Aries di Galeri Lawangwangi Bandung, 22 Juni-29 Juli 2024. Foto:  TEMPO| ANWAR SISWADI.
Seniman Patung Gabriel Aries Gelar Pameran Poetical Urgency di Lawangwangi Bandung

Seniman patung, Gabriel Aries menggelar pameran dengan mengolah karyanya yang menghubungkan material alami dengan resin.


Top 3 Tekno: Jalur PPDB 2024, Adopsi AI Game oleh Embracer Group, dan Ulasan Kratom

23 menit lalu

Orang tua calon peserta didik mendatangi posko pra-pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024 di SMAN 1, Jakarta, Rabu 5 Juni 2024. Petugas dari Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) serta Sudin Pendidikan Wilayah Jakarta Pusat disiagakan untuk melayani orang tua calon peserta didik yang mengalami kendala terkait PPDB. Prapendaftaran PPDB Jakarta 2024 ditutup pada Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Subekti.
Top 3 Tekno: Jalur PPDB 2024, Adopsi AI Game oleh Embracer Group, dan Ulasan Kratom

Ulasan mengenai fungsi jalur PPDB 2024 memuncaki Top 3 Tekno, Senin, 24 Juni 2024.


PPDB SMA di Jakarta Jalur Zonasi Dimulai Hari Ini, Perhatikan 4 Ketentuannya

23 menit lalu

Posko Pelayanan PPDB Tahun 2024 Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan di SMA Negeri 70 Jakarta, pada Senin, 10 Juni 2024. Tempo/Aisyah Aisyah Amira Wakang.
PPDB SMA di Jakarta Jalur Zonasi Dimulai Hari Ini, Perhatikan 4 Ketentuannya

Jakarta telah memulai tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jalur Zonasi Jenjang SMA Tahun Ajaran 2024/2025 per hari ini, Senin 24 Juni 2024


Jenderal AS: Serangan Israel di Lebanon Dapat Meningkatkan Risiko Perang Lebih Luas

24 menit lalu

Seorang tentara Israel berjalan di samping api menyusul serangan dari Lebanon, di tengah permusuhan lintas batas yang sedang berlangsung antara Hizbullah dan pasukan Israel, dekat Kiryat Shmona, Israel utara, 14 Juni 2024. REUTERS/Ammar Awad
Jenderal AS: Serangan Israel di Lebanon Dapat Meningkatkan Risiko Perang Lebih Luas

Pasukan AS lebih sulit melindungi Israel dari serangan Hizbullah dilihat dari jarak yang dekat antara Lebanon dan Israel dan posisi pasukannya.


Brimob Polda Sumut Jaring 13 Remaja Hendak Tawuran di Deli Serdang

25 menit lalu

Personel Polda Sumatera Utara menangkap remaja yang hendak melakukan tawuran di Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (23/6/2026). ANTARA/HO-Brimob Polda Sumut.
Brimob Polda Sumut Jaring 13 Remaja Hendak Tawuran di Deli Serdang

Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara menangkap 13 remaja yang hendak tawuran di Pasar Pasar XII Kampung Kolam, Kabupaten Deli.


Prediksi Timnas U-16 Indonesia vs Filipina di Piala AFF U-16 2024: Jadwal, Kondisi Tim, H2H, Perkiraan Susunan Pemain

37 menit lalu

Pesepak bola Timnas Indonesia U-16 mengikuti latihan jelang pertandingan AFF U-16 di Stadion UNS, Solo, Jawa Tengah, Minggu, 23 Juni 2024. Indonesia akan bertanding melawan Filipina pada grup A Piala AFF U-16. ANTARA/Mohammad Ayudha
Prediksi Timnas U-16 Indonesia vs Filipina di Piala AFF U-16 2024: Jadwal, Kondisi Tim, H2H, Perkiraan Susunan Pemain

Timnas U-16 Indonesia lebih diunggulkan meraih kemenangan atas Filipina dalam laga grup A Piala AFF U-16 2024.