Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pedasnya Ulah Kartel Cabai

Oleh

image-gnews
Iklan

Dari sejumlah produk pertanian, cabai layak ditempatkan sebagai komoditas yang tak pernah tuntas diurus pemerintah. Setiap tahun, bumbu dapur ini didera masalah yang sama, yakni melambungnya harga. Badan Pusat Statistik mencatat cabai merah menyumbang inflasi 0,35 persen sepanjang tahun lalu. Itu angka yang besar.

Ironisnya, negara tak berdaya menghadapi polah pengepul dan bandar yang menguasai rantai pasokan. Tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, mereka inilah yang memicu harga cabai melejit tak keruan. Sembilan pengepul besar bersepakat mengatur harga dengan mengontrol suplai cabai. Mereka mengurangi pasokan ke pasar induk karena mengantongi kontrak dengan perusahaan pengolah makanan dengan harga lebih mahal.

Permainan harga di tingkat pengepul jelas merugikan masyarakat. Mereka menimbun puluhan ton cabai sebelum dialirkan ke industri pengolahan makanan. Permufakatan jahat ini menyebabkan pasokan cabai ke sejumlah pasar induk menurun drastis. Di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, suplai cabai merah menyusut dari 40 ton menjadi 12 ton per hari. Akibatnya, harga cabai di Kramat Jati melesat jadi Rp 122 ribu per kilogram. Angka ini jauh dari harga acuan yang sebelumnya ditetapkan Kementerian Pertanian, yakni Rp 29 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai itu sungguh tak masuk akal. Akibat musim hujan, produksi cabai biasanya hanya berkurang paling banyak 30 persen. Tapi menyusutnya hasil panen akibat tingginya curah hujan tak akan mengerek harga hingga di atas Rp 100 ribu per kilogram. Apalagi produksi cabai pada Januari lalu tercatat 73 ribu ton, sedangkan kebutuhan konsumsi sekitar 68 ribu ton. Itu sebabnya, kenaikan harga cabai mengundang kecurigaan.

Permainan harga yang dilakukan para pengepul ini jelas menabrak Pasal 11 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 mengenai larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Pasal itu menyebutkan pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha lain untuk mempengaruhi harga dengan mengatur produksi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha bersama Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri menelusuri permainan cabai ini patut diapresiasi. Dari temuan itu, polisi menetapkan tiga tersangka. Namun pengusutan praktek lancung ini tidak boleh berhenti hanya sampai di situ. Terlebih ada tiga bandar besar yang selama ini menguasai pembelian cabai dari para pengepul. Dari bandar, cabai dijual ke agen atau pedagang di pasar.

Sama seperti komoditas lainnya, rantai distribusi cabai dari petani hingga konsumen terlalu panjang. Akibatnya, harga komoditas pangan rentan dipermainkan. Pengepul selalu mengeruk keuntungan. Sebaliknya, petani tak pernah menikmati tambahan rezeki di tengah gejolak harga pangan.

Agar kejadian ini tak berulang, pemerintah harus membuka akses pasar seluas mungkin untuk petani. Jangan biarkan mereka bergantung pada makelar. Salah satu cara memperbaiki rantai pasokan adalah mendorong petani memasarkan produknya di situs jual-beli online. Tujuannya: petani cabai berinteraksi langsung dengan pembeli terakhir agar keduanya sama-sama memperoleh harga yang menguntungkan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Spesial Liburan Sekolah, KAI Beri Diskon Makanan dan Gratis Kerajinan Kertas Kereta

7 menit lalu

Ratusan calon penumpang kereta api memadati Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (29/6). Libur panjang sekolah dimanfaatkan warga untuk liburan ke sejumlah kota di Pulau Jawa. TEMPO/Subekti
Spesial Liburan Sekolah, KAI Beri Diskon Makanan dan Gratis Kerajinan Kertas Kereta

PT KAI menghadirkan program khusus liburan sekolah bernama Kidsfun Menu with Papercraft Train Series hingga 28 Juli 2024.


Ajukan Gelar Guru Besar, Bamsoet Lulus S2 Dahulu Baru S1

9 menit lalu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, menjadi pembicara secara daring dalam Seminar Nasional Pascasarjana Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya di Jakarta, Sabtu 15 Juni 2024.
Ajukan Gelar Guru Besar, Bamsoet Lulus S2 Dahulu Baru S1

Penjelasan Bamsoet lulus S2 dahulu baru S1.


63 Tahun Jokowi, Rekam Jejak Politiknya dari Solo

19 menit lalu

Walikota Solo Joko Widodo berpose di depan mobil Kiat Esemka. TEMPO/Ukky Primartantyo
63 Tahun Jokowi, Rekam Jejak Politiknya dari Solo

Presiden Jokowi berulangtahun ke-63 pada 21 Juni lalu. Karier politiknya melejit ketika ia berhasil menjabat dua periode sebagai Wali Kota Solo.


Asal Usul Pelat Nomor Kendaraan Satu Huruf, Ini Daftar dan Cara Baca Pelat Nomor

22 menit lalu

Ilustrasi plat mobil. momobil.id
Asal Usul Pelat Nomor Kendaraan Satu Huruf, Ini Daftar dan Cara Baca Pelat Nomor

Masih banyak yang belum tahu bahwa gabungan antara huruf dan angka di pelat nomor kendaraan memiliki arti dan ada asal usulnya.


IQAir Catat Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Belum Berubah Empat Hari Terakhir

23 menit lalu

Deretan gedung bertingkat yang tertutup polusi di Jakarta, Jumat 21 Juni 2024. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 15.53 WIB, Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) di Jakarta berada pada angka 155 yang menempatkannya sebagai kota besar dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia di bawah Kinshasa, Kongo. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
IQAir Catat Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Belum Berubah Empat Hari Terakhir

Data IQAir menunjukkan polusi udara di Jakarta sedang tinggi. Konsentrasi polutan PM 2,5 mencapai 80 mikrogram per meter kubik.


Jadwal Piala AFF U-16 2024: Timnas U-16 Indonesia vs Filipina Senin Malam 24 Juni

24 menit lalu

Pesepak bola Timnas Indonesia Evandra (kiri) berselebrasi bersama rekannya Mierza (kanan) usai mencetak gol ke gawang Singapura pada pertandingan penyisihan grup A Piala AFF U-16 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat 21 Juni 2024. Timnas Indonesia menang atas Singapura dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Jadwal Piala AFF U-16 2024: Timnas U-16 Indonesia vs Filipina Senin Malam 24 Juni

Timnas U-16 Indonesia vs Filipina di laga kedua Grup A Piala AFF U-16 2024 akan digelar di Stadion Manahan Solo, Senin, 24 Juni 2024, mulai 19.30 WIB.


Mantan Menteri BUMN Tanri Abeng Meninggal Dunia, Menjabat di Era Soeharto dan Habibie

31 menit lalu

Tanri Abeng di kediamanya, Simprug Golf 12/A3, Jakarta Selatan, 2014. dok. Dasril Roszandi
Mantan Menteri BUMN Tanri Abeng Meninggal Dunia, Menjabat di Era Soeharto dan Habibie

Tanri Abeng pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN di Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan.


21 Tahun Adhisty Zara, Ini Perjalanan Karier Cucu Musisi Acil Bimbo

36 menit lalu

Zara Adhisty dan kakeknya, Acil Bimbo. Instagram/@zaraadhsty
21 Tahun Adhisty Zara, Ini Perjalanan Karier Cucu Musisi Acil Bimbo

Adhisty Zara atau Zara Adhisty, cucu Acil Bimbo ini pernah berkarir di dunia musik sebelum terjun ke bidang akting. Berikut profilnya.


Heru Budi Bakal Ikut Upacara HUT RI ke-79 Bareng Jokowi di IKN

37 menit lalu

Presiden Joko Widodo bersama Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memberikan keterangan pers usai meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin, 31 Juli 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Heru Budi Bakal Ikut Upacara HUT RI ke-79 Bareng Jokowi di IKN

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyatakan bakal mengikuti upacara bendera peringatan hari lahir Indonesia ke-79 pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara atau IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.


Mahkamah Agung Iran Batalkan Hukuman Mati Rapper Terkenal

37 menit lalu

Rapper Iran,  Toomaj Salehi. Foto : X
Mahkamah Agung Iran Batalkan Hukuman Mati Rapper Terkenal

Mahkamah Agung Iran telah membatalkan hukuman mati terhadap rapper populer Toomaj Salehi.