Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perbaiki Perlindungan TKI

Oleh

image-gnews
Iklan

Adanya pungutan tambahan terhadap tenaga kerja Indonesia di Malaysia yang berlangsung hingga kini menunjukkan satu hal: perlindungan bagi pekerja migran kita tak juga membaik. Sejumlah peraturan yang dibuat pemerintah belum mampu melindungi mereka, yang selama ini diagungkan sebagai "pahlawan devisa".

Dengan dalih melindungi majikan dari pekerja Indonesia yang tak sesuai dengan kompetensi, negeri jiran ini memperketat penyaringan yang mengakibatkan biaya penempatan membengkak. Ada tiga pungutan yang diterapkan, yakni kebijakan visa satu pintu--yang membuat ongkos visa melonjak dari Rp 45 ribu menjadi Rp 882 ribu--pemeriksaan kesehatan Rp 450 ribu, dan izin imigrasi (Immigration Security Clearance) Rp 418 ribu. Pungutan itu berlangsung sejak 2014. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), pekan lalu, mengancam menghentikan pengiriman TKI jika Malaysia tak juga menghentikan pungutan tersebut.

Pungutan "baru" yang mencapai Rp 1,7 juta per orang itu jelas membebani TKI, yang sudah membayar sekitar Rp 5 juta untuk bekerja di Malaysia. Pemerintah, melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 152 Tahun 2011 tentang biaya penempatan dan perlindungan calon TKI tujuan Malaysia, menyebutkan ketiga biaya tersebut ditanggung majikan. Malaysia dan Indonesia telah menyepakati hal itu. Hanya, kenyataannya, agen di Malaysia membebankan pungutan tersebut kepada calon pekerja migran lewat pelaksana penempatan TKI swasta.

Kasus yang menimpa TKI ini semestinya mendorong BNP2TKI segera memperbaiki perlindungan terhadap buruh migran. Badan ini mesti terus aktif berdialog dengan pemerintah Malaysia untuk menuntaskan masalah tersebut. Jika persoalan ini berlarut-larut, TKI yang menjadi korban akan semakin banyak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pembenahan lain yang juga harus segera dilakukan adalah menuntaskan revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI. Aturan ini mendesak diperbaiki karena lebih mencerminkan perlindungan terhadap pengusaha ketimbang buruh migran. Dari total 109 pasal, hanya delapan pasal yang mengatur perlindungan pekerja migran. Selebihnya adalah soal pengaturan bisnis penempatan buruh migran lewat perusahaan pengerah tenaga kerja swasta.

Pemerintah semestinya belajar kepada Filipina, yang dikenal gigih memperjuangkan kepentingan buruh migrannya. Overseas Workers Welfare Administration--badan perlindungan pekerja migran negara itu--dikenal cekatan mendampingi warganya yang bermasalah. Filipina pun mengizinkan pengiriman buruh migran hanya bila martabat dan hak asasi mereka dijamin.

Pemerintah Indonesia tak boleh membiarkan praktik pungutan yang merugikan TKI terus berlangsung. Pemerintah harus bersikap tegas terhadap agen atau majikan yang merugikan TKI tersebut. Salah satu caranya: tak melayani permintaan agen atau majikan di Malaysia sepanjang mereka belum melunasi ketiga pungutan itu. Kita mendesak BNP2TKI secepatnya membahas persoalan ini dengan Malaysia--dan bukan hanya mengancam karena jelas hal itu tak menyelesaikan masalah ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sistem One UI 6.1.1 Samsung Rilis Juli 2024, Begini Peningkatan Fungsi AI yang Dibawanya

3 menit lalu

Logo Samsung. Foto: gadgetsndtv.com
Sistem One UI 6.1.1 Samsung Rilis Juli 2024, Begini Peningkatan Fungsi AI yang Dibawanya

Pembocor teknologi mengungkapkan fitur baru pada sistem One UI 6 terbaru Samsung. Hasil pembaruan itu meluncur pada Juli mendatang.


Respons Mendagri Tito Soal Hanura Beri Rekomendasi Wamendagri John Wempi Wetipo di Pilkada

7 menit lalu

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo saat Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah dalam rangka Pra-peresmian Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan di Hotel Dynasty Resort Bali, Rabu (26/10/2022).
Respons Mendagri Tito Soal Hanura Beri Rekomendasi Wamendagri John Wempi Wetipo di Pilkada

Mendagri mengingatkan semua ASN harus mengundurkan diri sebelum ditetapkan sebagai pasangan calon untuk Pilkada 2024.


Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembuat Uang Palsu Rp 22 Miliar, Begini Peran Masing-masing Tersangka

8 menit lalu

Barang bukti Rp 22 miliar uang palsu siap edar pecahan Rp 100 ribu yang diamankan Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2024 di Srengseng, Jakarta Barat. Dok. Istimewa
Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembuat Uang Palsu Rp 22 Miliar, Begini Peran Masing-masing Tersangka

Polda Metro Jaya kembali menangkap satu tersangka pembuat uang palsu sebesar Rp 22 miliar di Srengseng Raya, Jakarta Barat.


Arti Aura Magrib yang Viral di Medsos, Sering Digunakan untuk Mengejek

10 menit lalu

Arti aura magrib yang viral di sosial media. Foto: Canva
Arti Aura Magrib yang Viral di Medsos, Sering Digunakan untuk Mengejek

Istilah aura magrib akhir-akhir ini viral dan dikaitkan dengan ejekan penampilan seseorang yang gelap. Ini arti aura magrib yang sering dibicarakan.


562 Jamaah Haji Meninggal, Terbanyak karena Gelombang Panas

12 menit lalu

Jamaah haji berjalan untuk melempar jamrah hari ketiga menuju Jamarat di Mina, Arab Saudi, Jumat 30 Juni 2023. Jamaah haji yang melakukan nafar awal sudah harus meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam, namun jamaah yang akan mengambil nafar tsani harus menginap satu malam lagi di Mina sampai denga 13 Dzulhijah. ANTARA FOTO/Wahyu  Putro A
562 Jamaah Haji Meninggal, Terbanyak karena Gelombang Panas

Angka kematian jamaah haji 2024 bertambah menjadi 562 orang, yang sebagian besar karena gelombang panas.


Timnas Indonesia Tetap di Peringkat 134 Dunia FIFA, Posisi Teratas Timnas Argentina

13 menit lalu

Pemain Timnas Indonesia menyapa supporter seusai mengalahkan Filipina pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Sebanyak 64.942 supporter memadati GBK, dalam pertandingan yang ditutup dengan kemenangan timnas Indonesia tersebut. TEMPO/Febri Angga Palguna
Timnas Indonesia Tetap di Peringkat 134 Dunia FIFA, Posisi Teratas Timnas Argentina

Timnas Indonesia tetap di perigkat 134 dunia meski ada tambahan poin setelah menjalani dua laga terakhir putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026.


Kuasa Hukum Pegi Setiawan Minta KPK Kawal Praperadilan Kasus Pembunuhan Vina

14 menit lalu

Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu 26 Mei 2024. Polda Jabar berhasil menangkap Pegi Setiawan alias perong atas dugaan kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky yang terjadi di Cirebon pada tahun 2015 silam. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Kuasa Hukum Pegi Setiawan Minta KPK Kawal Praperadilan Kasus Pembunuhan Vina

Kuasa hukum Pegi Setiawan tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon menyerahkan surat permohonan ke KPK untuk mengawal jalannya praperadilan.


Justin Timberlake Ditangkap Akibat Mengemudi saat Mabuk, Dibebaskan dengan Jaminan

20 menit lalu

Justin Timberlake tampil saat iHeartRadio Music Awards di Dolby Theater di Los Angeles, California, AS, 1 April 2024. Penyanyi tersebut saat ini sedang menjalani tur
Justin Timberlake Ditangkap Akibat Mengemudi saat Mabuk, Dibebaskan dengan Jaminan

Penyanyi dan aktor Justin Timberlake ditahan karena mengemudi dalam keadaan mabuk. Ia dibebaskan dengan jaminan dan dijadwalkan untuk sidang lanjutan.


Polisi Sebut Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat akan Dijual Seperempat Harga

21 menit lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi saat konferensi pers pengungkapan kasus home industry narkotika tablet PCC dan obat tanpa Ijin edar dari BPOM RI, di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Mei 2024. Seorang tersangka ditangkap dalam pembongkaran pabrik rumahan narkoba ini. Tersangka berinisial MH (43 tahun) yang perannya sebagai karyawan. Ia bertugas sebagai supir mobil APV, mengambil bahan baku dan mengirim tablet PCC maupun obat tanpa ijin edar dari BPOM RI. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Sebut Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat akan Dijual Seperempat Harga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indriadi, mengatakan, uang palsu itu akan dijual seperempat dari nominal yang asli.


Cara Transfer Bank Gratis Pakai ShopeePay dan Keuntungannya

23 menit lalu

Cara Transfer Bank Gratis Pakai ShopeePay dan Keuntungannya

Cara transfer bank gratis di ShopeePay dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Pastikan Anda mengunduh aplikasi ShopeePay.