Mengunyah Favreau dan Cubanos dengan Nikmat  

Oleh :

Tempo.co

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Chef. Dvdreleasedates.com

    Film Chef. Dvdreleasedates.com

    CHEF

    Sutradara: Jon Favreau
    Skenario: Jon Favreau
    Pemain: Jon Favreau, Sofia Vergaram,
    John Leguizamo, Scarlett Johansson, Dustin Hoffman, Oliver Platt

    ***

    Jon Favreau adalah tambang emas. Tetapi dia lelah menjadi sapi perah dan bosan mengutak-atik film gigantik “Iron Man” yang setiap musim panas. Rumus penceritaan sudah klise dan kuno dan meski film “Iron Man” telah menjadikannya sebagai salah satu sineas terkaya di Hollywood.

    Maka Favreau ingin kembali menjadi sosok yang kita cintai, yang dekat dengan penonton sebagai aktor dalam serial “Friends”—ingat dia berperan sebagai kekasih Monica?—Favreau ingin kembali ke jantung penciptaan sinema: membuat film dengan anggaran rendah yang asyik, hangat, menyenangkan sekaligus bebas dari campur tangan tangan eksekutif studio besar. Kembali ke masa kejayaan film Swinger  (sutradara: Doug Liman) yang membuat dia sebagai seorang penulis skenario indie yang dianggap unik dan berani.

    Favreau memilih dirinya sendiri sebagai sebuah inspirasi yang lezat.  Berperan sebagai Carl Casper, koki terkemuka sebuah restoran fine-dining di Los Angeles yang mencintai kuliner sebagai bagian dari jiwa dan hidupnya. Makanan yang dimasak bukan hanya untuk pencari nafkah. Selurun proses pemilihan makanan, penggunaan pisau khusus, merajang, meracik hingga memasak makanan adalah sebuah upacara yang dinikmatinya sebagai proses berkesenian. Tetapi, apakah kehidupannya sebagai chef di restoran besar itu membahagiakannya?

    Film dimulai dengan pagi yang ramai, penuh sayur,daging, rempah, bunyi ketak ketuk irisan pisau di atas papan dan Carl yang begitu bersemangat mencoba menu baru untuk menyambut kedatangan blogger kritikus kuliner Ramsey Michel (Oliver Platt)  yang dianggap berpengaruh. Dari adegan awal kita segera mengetahui Carl harus jumpalitan membagi waktu sebagai seorang duda cerai yang mempunyai anak lelaki, Percy (Emjay Anthony) yang rindu kehadirannya; berdebat dengan pemilik restoran Riva (Dustin Hoffman) yang selalu saja campur tangan dengan isi menu dan tidak menyukai perubahan apapun.

    Tokoh Riva seperti simbol para penguasa di studio eksekutif di Hollywood yang mendominasi keputusan tanpa peduli permintaan pengunjung; sedangkan Carl adalah sineas yang idealis, yang semula patuh mengikuti bos, dengan harapan suatu hari dia bisa mengikuti hasratnya untuk mencipta aneka masakan sesuai dorongan hati dan lidahnya. Itu tak akan pernah terjadi selama si pemilik adalah Riva yang tak percaya inovasi. Maka sekali lagi Ramsey disajikan menu yang sama, dan tentu saja Ramsey ngoceh membantai masakan staff Carl.

    Carl lantas melabrak Ramsey akibat kicauan Ramsey di media sosial. Hebohlah dunia penggemar makanan. Peristiwa labrakan Carl terhadap Ramsey ditonton begitu banyak orang dan menjadi bulan-bulanan masyarakat. Carl kemudian meninggalkan restoran besar selama-lamanya

    Film ini kemudian menjadi sebuah perjalanan seorang koki terkemuka mencari diri. Dia memutuskan membeli, merombak dan membersihkan sebuah food-truck, gerobak-mobil makanan, untuk  berdagang makanan khas Cuba bernama Cubanos. Carl menyusuri Amerika bersama anak tunggalnya dan rekannya Martin (John Leguizamo).  Mencari kebahagiaan dengan satuan usaha yang jauh lebih kecil dengan menu yang asyik, pedas, membakar lidah itu seperti gambaran sang sutradara/protagonis dalam film ini. Setiap proses pembuatan Cubanos—roti dampit berisi daging asap , keju dengan olesan mustard atau terkadang sedikit saus yang pedas, tergantung permintaan-- memperlihatkan visual yang berwarna dan menggiurkan. Setiap mereka akan mampir ke salah satu kota, Percy berkicau sekaligus mengunggah foto gerobak makanan mereka sehingga rombongan penggemar Cubanos sudah menanti dengan airliur yang sudah berleleran. Proses pembuatan roti dampit ini memperlihatkan bagaimana makanan, sosial media dan kedekatan koki dengan para pemburu makanan menjadi satu kesatuan yang penting.

    Membuat film atau novel kuliner, menurut saya bukan saja hanya harus bermodal kemampuan teknis sinematik dan bercerita , tetapi satu unsur penting yang wajib dimilikki adalah para passion terhadap makanan dan seni kuliner. Favreau jelas seorang sineas yang bukan saja jago mengundang nama-nama besar di dalam film ini—Dustin Hoffman, Robert Downey Jr, Scarlett Johansson—tetapi dia juga seorang  pencipta yang sangat mencintai dan menikmati makanan, dari proses pembuatan hingga produk akhir. Faktor gairah ini akan selalu muncul pada layar film, karena keberhasilannya menyatukan plot cerita dengan karakter dan makanan dan terlebih lagi, makanan yang disajikan sepanjang film, Cubanos, menjadi salah satu ‘tokoh penting’ yang lantas ingin kita cicipi setelah menyaksikan film ini.

    Meski dia mengakui mengambol referensi Eat Drink Mank Woman (Ang Lee) dan Big Night, tetapi jelas Favreau tidak berpretensi menyajikan film kuliner yang berat. Ini film keluarga yang ringan, yang akhirnya berhasil menyatukan keluarga karena kedahsyatan makanan.

    Leila S.Chudori


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.