Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hukuman

Oleh

image-gnews
Iklan

Ada seseorang yang menekuni dunia spiritual dan berminat menjadi pendeta. Dia banyak membaca kitab agama dan sudah mengamati praktek ritual. Ketika niatnya dia sampaikan kepada perguruan dan dibuka-buka syarat untuk menjadi pendeta, betapa kagetnya orang itu. Dia tidak memenuhi syarat. Dia pernah dihukum penjara selama 3 bulan beberapa tahun yang lalu. Kasusnya, terbukti ikut menjadi penyelenggara sabungan ayam.

Berat sekali syarat menjadi pendeta. Pelaku tindak pidana, betapa pun ringannya hukuman itu, adalah noda tak berampun. Tidak jelas dari mana asal-usul syarat mahaberat itu. Memang ada yurisprudensi begini. Alkisah ada seorang perampok yang sudah bertobat. Begitu kuat tobatnya dan bertahun-tahun menekuni samadi, dia ingin menjadi pendeta. Ternyata tak ada satu pun perguruan yang bersedia menampung karena dia mantan perampok. Tapi orang itu tak putus asa. Gagal jadi pendeta, dia pun menumpahkan ilmunya dengan menulis sloka (syair) panjang yang bernapaskan agama. Syair bercerita itu sekarang dikenal sebagai Ramayana. Dialah Valmiki, bekas perampok yang tetap diberi gelar Rsi, meski bukan pendeta pemimpin ritual. Rsi Valmiki, namanya lebih harum daripada para resi (pendeta) lain di zamannya.

Pesan dari kisah ini, seorang pelaku tindak pidana yang sudah dikenai hukuman tetap "orang yang ternoda". Betapa pun dia menyatakan tobat, tak mengulangi perbuatannya, berkelakuan baik, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagaimana umumnya syarat-syarat menjadi seorang pemimpin, tetap saja ada "noda". Dan, "noda" itu tak hilang-hilang. Ibarat setetes noda tinta dalam segelas air, noda itu membuat air tak bening. Meski kemudian "air kebajikan" terus-menerus ditambah dan gelas diganti belanga yang jauh lebih besar, "noda" itu tak hilang, hanya air tampak semakin bening. Penampakan yang kasatmata.

Sekarang, apakah jabatan bupati, wali kota, dan gubernur harus seketat syarat itu dan harus mendapatkan orang yang betul-betul bebas dari noda dan cela? Ini perlu direnungkan, apakah calon pemimpin itu cukup dilihat dengan "penampakan kasatmata", artinya dilihat keadaannya saat ini, atau kita perlu menelisik lebih jauh rekam jejaknya? Peraturan yang dirancang Komisi Pemilihan Umum (KPU) membolehkan calon peserta pilkada orang yang dikenai hukuman percobaan. Ini menimbulkan kontroversi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Yang setuju beralasan bahwa hukuman percobaan adalah hukuman yang sangat ringan dan tak berdampak pada penahanan kalau selama masa percobaan itu tidak berbuat tindak pidana lagi. Yang menolak beralasan bahwa hukuman percobaan tetap sebuah keputusan bahwa orang itu sudah bersalah. Artinya, sudah melakukan tindakan tercela. Persoalannya, apakah calon bupati, wali kota, dan gubernur harus orang yang betul-betul bersih tanpa cela?

Tidak ada manusia yang sempurna. Namun, jika kita sepakat mencari pemimpin yang punya kredibilitas dan moralnya terjaga, bukankah kita harus mencari pemimpin yang tingkat kesalahannya paling kecil? Dua ratus lima puluh juta lebih penduduk Indonesia, apakah mencari bupati dan gubernur yang tak sampai ratusan itu sulit setengah mati? Apakah stok orang-orang tak tercela sedikit yang minat menjadi bupati, wali kota, gubernur bahkan menteri? Bagi yang pernah tercela dan sudah tobat, masih banyak ladang pengabdian yang lain.

Mari membuat syarat yang lebih ketat untuk jabatan publik. Saring orang-orang yang jejaknya baik, karena mereka akan menjadi teladan di mata rakyat. Pemimpin tercela, rakyat tak akan jatuh cinta.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kampanye Pengobatan Long-Acting, Risma Ingin Mudahkan Perawatan ODGJ

1 jam lalu

Menteri Sosial, Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke Kabupaten Pandeglang, dalam rangka bakti sosial dan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu serta penyandang disabilitas, Jumat 14 Juni 2024.  TEMPO/ Sandi Prastanto.
Kampanye Pengobatan Long-Acting, Risma Ingin Mudahkan Perawatan ODGJ

Metode pengobatan long-acting diberikan satu bulan sekali. Memudahkan anggota keluarga lain tetap mencari penghasilan.


Andy Robertson: Timnas Skotlandia Bisa Buat Sejarah di Euro 2024

1 jam lalu

Andy Robertson. REUTERS
Andy Robertson: Timnas Skotlandia Bisa Buat Sejarah di Euro 2024

Kapten Timnas Skotlandia, Abdy Robertson, mengatakan bahwa timnya bisa membuat sejarah di Euro 2024.


Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Klaster Filantropi Konservasi Tanam 3 Ribu Pohon di 18 Provinsi

1 jam lalu

Penanaman pohon di bantaran Sungai Ciliwung, Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Kamis, 13 Juni 2024. Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi melakukan tanam pohon serentak  di 18 provinsi di Indonesia memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024. (FOTO/DOK. KFLHK)
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Klaster Filantropi Konservasi Tanam 3 Ribu Pohon di 18 Provinsi

Hari Lingkungan Hidup Sedunia jatuh setiap 5 Juni dan tahun ini ini mengangkat tema 'Our Land, Our Future, We Are #GenerationRestoration'.


Jerman vs Skotlandia Awali Euro 2024: Kuncinya Ada pada Pertarungan Lini Tengah

1 jam lalu

Timnas Jerman. Instagram/tonikroos
Jerman vs Skotlandia Awali Euro 2024: Kuncinya Ada pada Pertarungan Lini Tengah

Pertandingan Jerman vs Skotlandia akan mengwali Euro 2024. Simak bedak pertarungan lini tengah dan rekor pertemuan kedua tim.


Laga Pembuka Euro 2024: Nagelsmann Yakin Timnas Jerman Bisa Atasi Tekanan dan Kalahkan Skotlandia

2 jam lalu

Pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann memimpin latihan timnas Jerman pada 27 Mei 2024. REUTERS/Karina Hessland
Laga Pembuka Euro 2024: Nagelsmann Yakin Timnas Jerman Bisa Atasi Tekanan dan Kalahkan Skotlandia

Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, yakin skuadnya bisa mengatasi tekanan dan mengalahkan Skotlandia di laga pembukaan Euro 2024.


Penelitian Ini Bandingkan Risiko Kanker Para Pekerja di 3 Pabrik Cat Berbeda

2 jam lalu

Ilustrasi mengecat furnitur. Pixabay.com
Penelitian Ini Bandingkan Risiko Kanker Para Pekerja di 3 Pabrik Cat Berbeda

Pemerintah Indonesia diharap lebih terdorong melarang penggunaan timbal dalam cat yang beredar di pasaran. Risiko kanker dan non kanker meningkat.


Euro 2024 Dimulai, Simak Hasil Semua Laga Perdana dalam Sejarah Piala Eropa

2 jam lalu

Logo Euro 2024.
Euro 2024 Dimulai, Simak Hasil Semua Laga Perdana dalam Sejarah Piala Eropa

Turnamen Euro 2024 atau Piala Eropa 2024 dimulai hari ini, dibuka dengan laga Jerman vs Skotlandia. Simak hasil laga pembuka sebelumnya.


Bakti Sosial di Banten, Ikhtiar Risma Selamatkan Warga Rentan

2 jam lalu

Menteri Sosial Tri Rismaharini mendatangi penyandang diabilitas di Pendopo Pandeglang, Banten, Jumat 14 Juni 2024. TEMPO/ Sandi Prastanto
Bakti Sosial di Banten, Ikhtiar Risma Selamatkan Warga Rentan

Sulitanya akses dipengaruhi wilayah geografis di Banten. Kemensos penetrasi langsung untuk mempercepat penyelesaian masalah-masalah sosial


Demi Bisa Kembali ke Timnas Indonesia, Ini yang Akan Dilakukan Ramadhan Sananta

3 jam lalu

Pesepak bola Timnas Indonesia Ramadhan Sananta mencoba mengejar dalam pertandingan melawan Timnas Brunei Darussalam pada babak fase kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Oktober 2023. Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Timnas Brunei Darussalam dengan skor 6-0. Gol Indonesia dicetak oleh Dimas Drajad (tiga gol), Ramdhan Sananta (dua gol) dan Rizky Ridho (satu gol). TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Demi Bisa Kembali ke Timnas Indonesia, Ini yang Akan Dilakukan Ramadhan Sananta

Ramadhan Sananta mengaku dirinya tak takut bersaing demi bisa kembali ke Timnas Indonesia.


6 Film dan Drama Korea di Viu yang Tayang Juni 2024

3 jam lalu

High School Return of a Gangster. (dok. Viu)
6 Film dan Drama Korea di Viu yang Tayang Juni 2024

Rekomendasi drama baru Viu di bulan Juni menawarkan cerita aksi dan fantasi.