Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jangan Abaikan Nasib TKI

Oleh

image-gnews
Iklan

Pemerintah sebaiknya segera membantu buruh migran asal Indonesia yang dirundung masalah di Malaysia. Sebagian dari mereka ditahan dan banyak pula yang diburu petugas karena tak memiliki dokumen lengkap.

Malaysia menggelar operasi penangkapan pekerja asing ilegal sejak awal bulan ini. Langkah itu dilakukan menyusul berakhirnya program E-Kad (Enforcement Card) atau Kartu Pekerja Legal Sementara. Program yang digelar sejak Februari itu berakhir pada akhir bulan lalu. Semula ditargetkan 600 ribu pekerja dari 15 negara masuk dalam program pemutihan ini. Realisasinya hanya 155 ribu pekerja yang ikut.

Setelah batas akhir terlewati, pemerintah Malaysia tak mau berkompromi. Pada hari pertama razia terjaring 3.393 tenaga kerja ilegal, termasuk 135 orang dari Indonesia. Mereka kini ditahan di 17 Depo Imigrasi yang tersebar di berbagai daerah. Malaysia menyatakan akan terus merazia dan menahan para pekerja tanpa izin serta segera memulangkan mereka agar depo tahanan yang hanya berkapasitas 36.300 orang tidak sesak.

Jumlah TKI yang terkena razia itu bisa kian membengkak. Sesuai dengan catatan Kementerian Ketenagakerjaan, saat ini ada sekitar 1,5 juta TKI ilegal di Malaysia. Banyak dari mereka yang saat ini lari dan tidur di hutan untuk menghindari kejaran aparat. Mereka umumnya enggan mengikuti program E-Kad karena biayanya mencapai Rp 4-8 juta. Padahal, menilik dari pengalaman pemutihan pada 2011 dan 2014, proses tersebut tak menjamin mereka bisa diputihkan.

Pemerintah Indonesia seharusnya aktif mendorong para TKI memanfaatkan program E-Kad itu. Mereka bisa didampingi, bahkan dibantu pendanaannya. Kini, setelah program itu telanjur ditutup, pemerintah sebaiknya mendekati pemerintah Malaysia. Permintaan keringanan perlu diajukan, termasuk mendorong agar dilakukan program pemutihan lanjutan bagi para TKI.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jangan biarkan para TKI ditahan terlalu lama. Pemerintah harus segera membantu memulangkan mereka. Langkah yang juga mendesak adalah mendirikan crisis center dan menyediakan pengacara untuk mendampingi para pekerja bermasalah dan sedang diburu. Jangan sampai mereka mengalami pemerasan, pelecehan, dan kekerasan fisik.

Pemerintah juga perlu meminta Malaysia berlaku adil. Selama ini disinyalir banyak majikan memang sengaja mempekerjakan buruh tak berdokumen karena bisa menghemat biaya gaji hingga 40 persen. Bila para majikan seperti itu terus dibiarkan, dapat dipastikan keberadaan TKI ilegal bakal susah hilang karena permintaannya masih akan terus mengalir.

Pembenahan di dalam negeri mesti dilakukan pula demi mencegah meningkatnya jumlah TKI ilegal. Banyak hal yang bisa ditempuh, termasuk penyederhanaan prosedur perizinan, sosialisasi aturan, dan penegakan hukum terhadap para calo. Langkah itu amat penting agar TKI tidak terus-menerus menjadi bulan-bulanan di negeri tetangga.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Apa Itu Khodam yang Sering Muncul di FYP TikTok? Ini Artinya

2 menit lalu

Cara mengatasi TikTok Shop yang tidak muncul di aplikasi cukup mudah. Anda bisa memeriksa jaringan internet hingga menghapus cache. Foto: Canva
Apa Itu Khodam yang Sering Muncul di FYP TikTok? Ini Artinya

Istilah khodam akhir-akhir ini sering muncul di FYP TikTok. Apa sebenarnya arti khodam? Berikut ini informasinya untuk Anda.


7 Makanan Khas Kuningan Jawa Barat yang Sayang untuk Dilewatkan

3 menit lalu

Nasi Kasreng. Foto: TelusuRI| Nita Chaerunisa.
7 Makanan Khas Kuningan Jawa Barat yang Sayang untuk Dilewatkan

Banyak tempat makan dan hidangan menggugah selera yang bisa menambah pengalaman menyenangkan saat liburan di Kuningan Jawa Barat.


Kampanyekan Diplomasi Makanan, Australia Kenalkan Menu Baru Olahan Daging Domba di Surabaya

5 menit lalu

Chef asal Australia Bent Draper demonstrasi memasak bertema
Kampanyekan Diplomasi Makanan, Australia Kenalkan Menu Baru Olahan Daging Domba di Surabaya

Kedutaan Besar Australia Jakarta bersama Konsulat Jenderal Australia Surabaya mengkampanyekan diplomasi makanan bertema "Taste of Australia."


3 Hal tentang Lisa Blackpink Menjelang Peluncuran Single Rockstar

6 menit lalu

Lisa BLACKPINK. Foto: Instagram/lalalalisa_m
3 Hal tentang Lisa Blackpink Menjelang Peluncuran Single Rockstar

Lisa Blackpink mengumumkan akan meluncurkan single terbaru Jumat, 28 Juni 2024 pukul 09.00 waktu Korea Selatan


Kampung Wisata di Yogyakarta Dapat Bantuan Alat Pengelolaan Sampah

12 menit lalu

Dinas Pariwisata DI Yogyakarta mulai salurkan bantuan alat pengelolaan sampah di kampung wisata. Dok.istimewa
Kampung Wisata di Yogyakarta Dapat Bantuan Alat Pengelolaan Sampah

Alat pengolahan sampah bantuan untuk kampung wisata di Yogyakarta ini menghasilkan produk akhir pupuk cair.


Cerita Hanaa Kena Tipu Rp 60 Juta Berkedok Investasi Skincare

18 menit lalu

Chat penipuan berkedok investasi skincare dengan korban Hanaa Septiana. Tempo/Hanaa Septiana.
Cerita Hanaa Kena Tipu Rp 60 Juta Berkedok Investasi Skincare

Penipuan dengan modus investasi skincare seperti yang dialami Hanaa ini ternyata acap terjadi.


BRIN: Indonesia di Peringkat 19 Dunia dalam Jumlah Publikasi Ilmiah

19 menit lalu

Suasana Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN di Jakarta. Tempo/Tony Hartawan
BRIN: Indonesia di Peringkat 19 Dunia dalam Jumlah Publikasi Ilmiah

Menurut deputi BRIN, dalam soal jumlah publikasi ilmiah, Indonesia saat ini berada di posisi ke-19 dunia.


Proliga 2024: Ditekuk Jakarta BIN, Jakarta Elektrik Harus Jalani Laga Hidup Mati vs Petrokimia

20 menit lalu

Jakarta Elektrik PLN.
Proliga 2024: Ditekuk Jakarta BIN, Jakarta Elektrik Harus Jalani Laga Hidup Mati vs Petrokimia

Tim bola voli putri Jakarta BIN menjuarai putaran kedua Proliga 2024 setelah mengalahkan Jakarta Elektrik PLN dengan skor 3-1.


Cara Tidur Sehat yang Perlu Diajarkan pada Anak

21 menit lalu

Ilustrasi bayi tidur. Foto: Freepik.com/user18526052
Cara Tidur Sehat yang Perlu Diajarkan pada Anak

Dokter menjelaskan cara tidur yang sehat perlu diajarkan pada anak sejak dini untuk meningkatkan kualitas hidup.


83 Persen Masyarakat Sumut Suka dengan Nikson Nababan

21 menit lalu

Nikson Nababan
83 Persen Masyarakat Sumut Suka dengan Nikson Nababan

Hasil survei yang dilakukan Pusat Data dan Analisis Tempo (PDAT) menyatakan tingkat kesukaan masyarakat Sumatera Utara terhadap calon Gubernur Sumatera Utara Nikson Nababan mencapai 83,1 persen.