Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Seorang Lelaki Tanpa Bernama

Oleh

image-gnews
Film Headshot (2016)
Film Headshot (2016)
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKarya terbaru karya sutradara duo Kimo dan Timo yang kini memasuki genre film laga.  Aroma film The Raid tetap terasa.

*** 

HEADSHOT
Sutradara :  Kimo Stamboel, Timo Tjahjanto
Skenario : Timo Tjahjanto
Pemain : Iko Uwais, Julie Estelle, Chelsea Islan, David Hendrawan, Sunny Pang, ,  Zack Lee, Yayu Unru, 
Produksi : Screenplay Infinite Films

***  

Seorang lelaki  tanpa nama terdampar di pinggir pantai.  Hingga dibawa ke rumah sakit dalam keadaan koma, tak ada yang  berhasil mengetahui  identitasnya atau keluarganya. Bahkan ketika sang lelaki bangun,  ia mengalami amnesia. Karena kepala yang menyimpan sebutir peluru, dia juga tak tahu namanya sendiri. Dokter muda cantik Ailin (Chelsea Islan) yang senang membaca lantas memberikan nama agar mereka bisa berkomunikasi. Ishmael…,  demikian Airin memberikan nama bagi si pemuda tanpa nama itu, yang diambil dari tokoh pencerita dalam novel terkemuka Moby Dick karya Herman Melville.

Untuk beberapa saat, baik para tokoh maupun penonton sama-sama dibangun keinginan tahu, siapakah sesungguhnya pemuda tampan yang babak belur ini; apa latar belakangnya; apa penyebab benturan di kepalanya yang membuat dia lupa segalanya yang terjadi padanya. Tak banyak waktu menebak-nebak, layar lebar itu diterkam. Tiba-tiba saja muncul macam-macam pembunuh yang mengejar-ngejar Ishmael habis-habisan. Jadilah Ishmael dan Airin berlari-lari seperti Jason Bourne –yang sepanjang film mencoba mengingat-ingat siapa dirinya—sambil berkelahi di sana dan di sini, di dalam bis, di luar bis, di pinggir pantai hingga ruang-ruang sempit di dalam penjara.

Belakangan , secara perlahan-lahan kita mengenal siapa Ishmael dan kepala geng mana yang tengah mengejar-ngejarnya dan siapa yang meletakkan peluru di kepalanya. Kita berkenalan dengan Lee (Sunny Pang) yang muncul dengan baju hitam sembari menenteng sebungkus mie goreng. Déjà vu?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tentu saja. Banyak sekali elemen dalam film ini yang sangat  mengingatkan kita pada film The Raid. Adil atau tak adil, tak mudah untuk memisahkan kemiripan film ini dengan The Raid (Gareth Evans). Sebetulnya Headshot menampilkan cerita yang tak kalah unik dengan koreografi yang spektakuler, terutama beberapa menit yang panjang di atas bis. Tetapi, tetap saja karena kebetulan Iko Uwais yang juga muncul dalam trilogi film laga karya Gareth Evans agak sulit untuk tidak membandingkan film ini dengan film-film Evans yang bukan hanya menggebrak Indonesia, tapi Hollywood.

Belum lagi scoring dan beberapa adegan yang menampilkan si bos dari dunia hitam yang menenteng sebungkus mie (yang tentu saja mengingatkan kita pada tokoh Ray Sahetapy yang menikmati mie instan sebelum menghajar kepala orang dengan palu). Ada pernik-pernik lain, misalnya beberapa frasa dialog bahasa Indonesia yang masih terasa sebagai terjemahan harafiah dari bahasa Inggris. 

Duo sutradara Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto menyebut diri, yang kini memutuskan terjun ke dunia film laga sebetulnya adalah dua sutradara yang berbakat . Sebelumnya  mereka menorehkan sidik jari mereka melalui film Rumah Dara dan Killers yang memperlihatkan kecenderungan pada genre horor slasher –kini dikenal sebagai film jagal.  Tak pernah salah untuk melahirkan sebuah karya bertema sama, dengan bintang sama, dan bahkan dengan tim yang sama. Tetapi seorang sineas (dalam hal ini dua sineas) tentu juga ingin karyanya memiliki keunikan dan sidik jarinya. Karya yang membuat penonton segera merasa mengenali titik-titik khas  milik sang sutradara, dan adegan-adegan yang langsung saja membuat kita malah merindukan karya sutradara lain (baca Gareth Evans), karena apa yang terjadi pada layar terasa sebuah ‘pinjaman’.

Di luar itu semua, bahwa Kimo dan Timo percaya bahwa  perempuan adalah bagian penting dari film laga –Chelsea Island an Julie Estelle—mungkin sedikit membuat saya lega. Karena sudah terlalu lama film laga Indonesia didominasi pemeran lelaki melulu.

Tentu saja menyaksikan film ini tak berarti kita harus putus asa. Karya duo dinamis berikutnya, The Night Comes for Us pasti akan kita nantikan.

Leila S.Chudori

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Film yang Dibintangi Jang Ki Yong, Aktor Korea yang akan Fan Meeting Asia

23 menit lalu

Jang Ki Yong dalam drama The Atypical Family. Dok. JTBC
Film yang Dibintangi Jang Ki Yong, Aktor Korea yang akan Fan Meeting Asia

Jang Ki Yong akan mengadakan jumpa penggemar atau fan meeting di beberapa negara di Asia


3 Film yang Dibintangi Thomas Brodie-Sangster

2 jam lalu

Thomas Brodie-Sangster dan Talulah Riley. Foto: Instagram/@talulahrm
3 Film yang Dibintangi Thomas Brodie-Sangster

Thomas Brodie-Sangster aktor yang belakangan disoroti. Ia menikah dengan aktris Talulah Riley


Film Dokumenter Elton John: Never Too Late akan Tayang di Festival Film Toronto 2024

2 jam lalu

Elton John berpose dalam sesi pemotretan film
Film Dokumenter Elton John: Never Too Late akan Tayang di Festival Film Toronto 2024

Film dokumenter Elton John mengenai tur perpisahan sang musisi, Farewell Yellow Brick Road


Slamet Rahardjo Membintangi Agrafi, Ini Deretan Film Lawas yang Dibintanginya Semasa Muda

5 jam lalu

Aktor Slamet Rahardjo melakukan wawancara dengan awak media setelah acara malam Nominasi Festival Film Indonesia di Lotte Ciputra Avenue, Jakarta 5 Oktober 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah
Slamet Rahardjo Membintangi Agrafi, Ini Deretan Film Lawas yang Dibintanginya Semasa Muda

Aktor Slamet Rahardjo membintangi film terbaru, Algrafi


Halsey Perdana Muncul di Premiere Film MaXXXine Usai Umumkan Diagnosis Lupus

9 jam lalu

Halsey menghadiri acara red carpet pemutaran perdana film MaXXXine di Hollywood, Amerika Serikat, Senin, 24 Juni 2024. Foto: Instagram Story/@maxxxinemovie
Halsey Perdana Muncul di Premiere Film MaXXXine Usai Umumkan Diagnosis Lupus

Halsey pertama kali menghadiri acara karpet merah film terbarunya, MaXXXine, setelah mengungkapkan bahwa dia didiagnosis lupus.


5 Hal tentang Film Romeo Ingkar Janji yang akan Tayang 25 Juli 2024

3 hari lalu

Morgan Oey dan Valerie Thomas dalam film Romeo Ingkar Janji. Dok. Adhya Pictures/Creative Power Management
5 Hal tentang Film Romeo Ingkar Janji yang akan Tayang 25 Juli 2024

Film Romeo Ingkar Janji dibintangi oleh Morgan Oey dan Valerie Thomas


Mengenal Lupita Nyong'o, Aktris yang Ingin Mendapat Peran Film Komedi Romantis

3 hari lalu

Aktris Lupita Nyong'o berbicara saat menghadiri Critics Choice Awards  ke-25 di Santa Monica, California, AS, 12 Januari 2020. Lupita Nyong'o juga masuk dalam nominasi peraih Oscars 2020 lewat Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam perannya di film US. REUTERS/Mario Anzuoni
Mengenal Lupita Nyong'o, Aktris yang Ingin Mendapat Peran Film Komedi Romantis

Aktris Lupita Nyong'o ingin memainkan salah satu genre komedi romantis jika mendapat kesempatan untuk proyek film selanjutnya


Film Michael Jackson, Mengenali Neverland Ranch Tempat Syuting Biopik Ini

3 hari lalu

Taman bermain Neverland, milik mendiang Michael Jackson di Santa Ynez, California. Jason Kirk/Getty Images
Film Michael Jackson, Mengenali Neverland Ranch Tempat Syuting Biopik Ini

Biopik ini disutradarai oleh Antoine Fuqua, akan menampilkan keponakan Michael Jackson, Jaafar Jackson, sebagai pemeran utama


Film Daddio, Ini Sinopsis dan Para Pemerannya

3 hari lalu

Poster film
Film Daddio, Ini Sinopsis dan Para Pemerannya

Film Daddio dibintangi Dakota Johnson dan Sean Penn akan tayang di bioskop Indonesia pada 10 Juli 2024


My Broken Mariko dan Film Klasik Twenty-Four Eyes Tayang di Japanese Film Festival Online 2024

3 hari lalu

Poster Japanese Film Festival Online 2024
My Broken Mariko dan Film Klasik Twenty-Four Eyes Tayang di Japanese Film Festival Online 2024

Untuk pertama kalinya, Japanese Film Festival Online 2024 menayangkan dua serial drama Jepang bertema keluarga dan bisnis.