Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kolaborasi Dua Raksasa yang Sia-sia

Oleh

image-gnews
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Maestro Zhang Yimou seperti pelanduk di antara dua raksasa: hasilnya sebuah film dengan pretense sejarah tembok raksasa Cina bercitarasa Hollywood.

***

THE GREAT WALL

Sutradara    : Zhang Yimou

Skenario    : Tony Gilroy, Carlo Bernard, Doug Miro, Max Brooks, Edward Zwick dan Marshall Herskovitz

Pemain        : Matt Damon, Andy Lau, Willem Dafoe, Pedro Pascal, Jiang Tian

***
Zhang  Yimou, Hollywood dan mitos tembok raksasa.

Mengapa tidak? Itu yang muncul dari kepala Thomas Tull, bos Legendary Entertainment, perusahaan film kerjasama Hollywood dan Beijing. Maka hasilnya adalah mengirim Matt Damon sebagai pahlawan yang menyelamatkan sebuah kerajaan fiktif di masa lalu. Tembok Raksasa  Cina yang sudah dibangun sejak berabad-abad silam itu memang melahirkan puluhan cerita legenda. Dan inilah salah satu legenda versi para pemilik mesin hitung uang Hollywood itu:

Syahdan, setiap 60 tahun, Kekaisaran akan selalu diserbu oleh ribuan monster pimpinan Sang Ratu. Monster itu disebut  Taotie, spesies berbentuk seperti dinosaurus pemakan manusia. Mereka bukan cuma berlari-lari dan menganga seperti dalam film-film lain yang berfantasi  tentang dinosaurus, tetapi Taotie luar biasa agresif berjumlah jutaan; memiliki kemampuan strategis  untuk menyerang. Lihat saja, mereka tahu bagaimana dan kapan menyerbu tembok raksasa kerajaan; mereka tahu bagaimana melindungi  dan melayani sang Ratu yang tak kunjung kenyang mengganyang manusia. Tentu saja  Sang Kaisar yang masih kecil, yang mungkin diinspirasikan oleh  tokoh nyata Kaisar Pu Yi, memiliki pimpinan militer dan ahli stategi peperangan seperti Wang (Andy Lau) dan  Komandan  Lin Mae (Jiang Tian) yang luar biasa cekatan dan prima, namun tetap saja serangan monster itu mengancam kepunahan seluruh kekaisaran dan rakyatnya.

Muncul William Garin (Matt Damon) dan kawan-kawannya, antara lain Pero Tovar (Pedro Pascal).  Mereka prajurit bayaran yang datang ke Timur untuk mencari “bubuk hitam” ajaib yang kelak kita kenal sebagai bahan peledak. Meski diawali dengan saling curiga antara kelompok asing dan tentara kekaisaran, toh akhirnya ketika terjadi serangan ribuan monster , Garin dan Tovar ikut membantu mereka menghalau binatang keji itu. Bayangkan saja serangan Taotie itu seperti jutaan rayap yang menggerogoti rak kayu Anda, tetapi ini dalam ukuran gigantik dan yang digerogoti adalah tubuh Anda. Jijik dan mengerikan.

Dari sisi cerita tentu saja kita tak bisa mengharapkan apa-apa. Ini ide cerita Hollywood: manusia versus monster, yang kemudian dicangkokkan ke masa kekaisaran Cina. Apakah mereka memang butuh seorang maestro seperti Zhang Yimou untuk film seperti ini? Tidak. Jika mereka ingin sekedar blockbuster dengan latar belakang kisah legenda Tembok Raksasa, tak perlu  menyeret-nyeret sineas sekelas Zhang Yimou, karena toh plot cerita sama saja seperti kisah monster versus manusia buatan Hollywood. Bedanya ini ditambah “rasa Timur”  dan komandan perempuan cantik serta  keahlian pasukan perempuan yang mampu bertempur sambil melayang-layang; meski toh jagoannya tetap si pemanah kulit putih, William Garin.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Plot cerita tidak ruwet. Sinematografi penuh citarasa Zhang Yimou yang selalu mementingkan warna , gerak dan format yang cantik bahkan dalam bentuk kolosal seperti film Curse of the Golden Flower (2006). Bahkan sebelum adegan perang yang keji dan menjijikkan itu-- jutaan binatang buatan CGI  mempersembahkan manusia untuk dilahap oleh sang Ratu—Zhang Yimou masih memerlukan genderang perang yang ditabuh dan ratusan bendera yang dilambaikan.

Persoalan berikut yang diramaikan adalah: apakah film ini sebuah upaya whitewashing, ini sebuah istilah dalam industri film di mana film yang seharusnya menampilkan tokoh kulit berwarna diperankan oleh aktor kulit putih (seperti film The King and I, raja Thailand Mongkut diperankan Yul Bryner; atau film Lawrence of Arabia , Pangeran Faisal diperankan oleh aktor kulit putih Alec Guiness). Dalam hal ini, tokoh William Garin sejak awal digambarkan sebagai orang asing yang meluncur masuk ke Cina, karena cerita ini adalah produk dari perkawinan industri film Hollywood dan Tiongkok. Ini sama seperti film The Last Samurai (Edward Zwick, 2003) ketika tokoh Tom Cruise masuk ke sebuah kampung di Jepang menjadi pahlawan sekaligus mengalami pencerahan. Jadi tak ada whitewashing dalam film ini, yang ada hanyalah cerita klise dari produksi raksasa. Dan kesia-siaan menggunakan Zhang Yimou dan Andy Lau dalam film ini.

Leila S.Chudori


Video Trailer Film Great Wall

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Rekomendasi Film Keluarga Indonesia untuk Menemani Libur Idul Adha

4 jam lalu

Film Eyang Ti yang dibintangi Beby Tsabina dan Widyawati. Dok. Vidio
Rekomendasi Film Keluarga Indonesia untuk Menemani Libur Idul Adha

Rekomendasi film keluarga Indonesia yang cocok untuk dinikmati saat momen libur Idul Adha.


Mengenal Pemeran Moana Live-action Catherine Laga'aia

2 hari lalu

Catherine Laga'aia berperan sebagai Moana dalam film live-action Moana. Instagram.com/@disneystudios
Mengenal Pemeran Moana Live-action Catherine Laga'aia

Catherine Laga'aia terpilih sebagai pemeran utama film live-action Moana


Film Hanung Bramantyo yang Tayang Juni 2024

2 hari lalu

Sutradara Hanung Bramantyo di sela pemutaran film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa di JAFF (1/12). Dok.istimewa.
Film Hanung Bramantyo yang Tayang Juni 2024

Hanung Bramantyo telah meluncurkan beberapa film pada 2024


Dibintangi Diane Kruger, Film Thriller Little Disasters Sudah Mulai Syuting

3 hari lalu

Aktris Diane Kruger menerima penghargaan Palme d'Or sebagai aktris terbaik, dalam perannya di film, In The Fade di Festival Film Cannes ke-70 di Cannes, Perancis, 28 Mei 2017. Dalam perannya, Kureger memerankan seorang perempuan yang kehilangan suami dan anak dalam serangan teror oleh kelompok neo-Nazi. REUTERS
Dibintangi Diane Kruger, Film Thriller Little Disasters Sudah Mulai Syuting

Film Little Disasters, adaptasi dari novel keempat karya Sarah Vaughan, telah memulai proses syuting


7 Film Horor Terseram Indonesia yang Jangan Ditonton Sendirian

4 hari lalu

Poster film Pengabdi Setan 2: Communion. Dok. Disney+ Hotstar
7 Film Horor Terseram Indonesia yang Jangan Ditonton Sendirian

Beberapa film horor terseram di Indonesia berikut ini sebaiknya jangan ditonton sendirian. Berikut rekomendasinya untuk Anda.


Film Little Disasters Dibintangi Diane Kruger dan Jo Joyner

4 hari lalu

Aktris Diane Kruger beraksi usai namanya disebut sebagai peraih penghargaan Palme d'Or sebagai aktris terbaik, dalam perannya di film, In The Fade saat berlangsungnya Festival Film Cannes ke-70 di Cannes, Perancis, 28 Mei 2017. REUTERS
Film Little Disasters Dibintangi Diane Kruger dan Jo Joyner

Diane Kruger dan Jo Joyner akan membintangi film thriller psikologis baru berjudul Little Disasters di Paramount+


Johnny Depp akan Bermain Film Baru

5 hari lalu

Johnny Depp saat menghadiri Festival Film Cannes 2023. Foto: Instagram/@festivaldecannes
Johnny Depp akan Bermain Film Baru

Sutradara Terry Gilliam menggarap film terbarunya The Carnival at the End of Days dan menjadikan Johnny Depp


Termasuk Film Anime Terlaris, The First Slam Dunk Tayang di Disney+ Hotstar

6 hari lalu

Film The First Slam Dunk. Dok. Disney+ Hotstar.
Termasuk Film Anime Terlaris, The First Slam Dunk Tayang di Disney+ Hotstar

Setelah tayang di bioskop, film The First Slam Dunk akhirnya sudah bisa disaksikan di Disney+ Hotstar.


Sinopsis dan Pemeran Film Romeo Ingkar Janji

8 hari lalu

Morgan Oey dan Valerie Thomas dalam film Romeo Ingkar Janji. Dok. Adhya Pictures/Creative Power Management
Sinopsis dan Pemeran Film Romeo Ingkar Janji

Film Romeo Ingkar Janji dibintangi oleh Morgan Oey dan Valerie Thomas akan tayang di bioskop pada 25 Juli 2024


Pemeran Paku Tanah Jawa, Masayu Anastasia hingga Wanda Hamidah

9 hari lalu

Poster film Paku Tanah Jawa. Foto: Istimewa.
Pemeran Paku Tanah Jawa, Masayu Anastasia hingga Wanda Hamidah

Film Paku Tanah Jawa telah tayang sejak 6 Juni 2024