Horor dan persahabatan berganti

Oleh :

Tempo.co

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SESEORANG telah menulis sebuah kumpulan, "Doa Sederhana sagi Dunia Yang Ruwet". Barangkali memang itulah yang kita perlukan. Sebab kita tiap kali menjadi bengong, siapakah kita yang guncang oleh keruwetan kehidupan, atau pikiran. Dalam sebuah dunia yang kadang penuh persahabatan, kadang penuh kekerasan, Joseph Conrad, menulis tentang seorang manusia, bernama Kurtz, di hutan Kongo, yang mati sambil berbisik (mungkin tentang dirinya sendiri), "The horror. . . the horror . . . " Kita melihat titisan novel Heart of Darkness itu dalam film Appocalypse Now!, tapi bukan itu yang penting. Yang penting ialah bahwa tiba-tiba kita bergidik, mendengar fanatisme yang sanggup membunuh. Sukma yang rusak itu lebih menyedihkan dari badan yang ditembak. "Alam pikiran manusia," kata Conrad, "mampu untuk apa saja sebab segala sesuatu ada di dalamnya, semesta masa lalu dan juga semesta masa depan." Semesta yang tak terduga. Horor, kadang heroisme.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.